Seperti biasa, kalau lupa jalan cerita bisa baca chapter sebelumnya ya🙏😭
Maaf banget, kelamaan lagi ya?
Udah pada kangen?
Yaudah sini langsung baca aja! Hope you enjoy, dear...
●●●
Keesokan harinya Elvi baru bisa melihat kondisi Joanna yang didampingi berbagai macam alat rumah sakit yang entah bernama apa. Elvi perlahan mendekat, butuh perjuangan ekstra agar dia bisa sampai di dalam ruangan penuh penjagaan ketat tersebut.
Elvi harus membujuk, memohon kepada Jazzki supaya mau bergantian.
Jemari tangan Elvi yang terbungkus sarung tangan sekali pakai bergerak mengusap surai hitam Joanna yang terurai menutupi kening.
Elvi menggelengkan kepala melihat betapa tidak berdayanya Joanna di hadapan matanya sekarang. Elvi tidak berani menyentuh sudut bibir Joanna yang lebam, mulut anak itu sedang dimasuki selang, Elvi tidak berani menyentuh bagian tubuh yang terdapat alat rumah sakit.
"Jo ... sayang ... bangun yuk..." cicit Elvi memandang wajah Joanna yang tidak berdaya.
"Maafin Mama ya nak," Elvi berhenti pada punggung tangan Joanna yang tertancap banyak jarum.
"Mama tau keputusan ini pasti nyakitin kamu, maaf kamu sudah banyak tersakiti gara-gara Mama. Mama salah, Mama minta maaf Mama belum bisa bahagiain kamu, Mama udah ngambil keputusan. Dan keputusan Mama udah bulat," Elvi menggenggam jemari tangan Joanna.
"Mama janji, setelah ini Mama akan tebus seluruh kesalahan Mama ke kamu. Mama akan turutin semua kemauan kamu. Tapi satu yang nggak bisa Mama usahakan sayang ... Mama sama Papa nggak bisa bersatu lagi. Maaf kalau kita egois, maaf kita lebih mementingkan ego masing-masing. Ini semua berat, Jo. Berat sekali..." Elvi terisak di samping Joanna.
Elvi dan Yohan terpaksa mengambil keputusan tersebut di saat putra mereka sedang terbaring kritis di rumah sakit.
Flashback on
Jauh sebelum memiliki Jazzki dan Joanna, sebelum Yohan dan Elvi memiliki rumah sendiri. Elvi tinggal bersama keluarga Yohan. Sejak kecil Yohan terlahir dari keluarga yang berpenghasilan besar, ayahnya bekerja di perusahaan tambang sedangkan ibuhya bekerja sebagai dosen di sebuah universitas ternama di kota tempat tinggalnya.
Rasanya tidak heran jika sifat jenius kedua orangtuanya menurun kepada dirinya dan kini dia bisa memanfaatkan kecerdikannya untuk mencari nafkah dan menghidupi anak serta istrinya.
Namun demikian, setelah menikah Yohan belum memiliki penghasilan yang begitu besar sehingga dia harus menumpang untuk tinggal di rumah milik orang tuanya.
Beberapa minggu awal setelah pernikahan, keluarga Yohan menerima baik orang baru yang kini singgah di rumah mereka. Dia Elvi, istri sah Yohan yang mau diajak satu rumah dengan keluarga pihak suaminya.
Hari demi hari berlalu, bulan demi bulan dilalui bersama.
Ketika satu rumah terdapat dua ratu maka mulai timbul perselisihan. Memiliki mertua yang sama kerasnya dengan suaminya membuat Elvi harus menjaga sikap di rumah itu. Ayah mertuanya tidak selalu ada di rumah, dia bekerja di wilayah timur Indonesia, sehingga pulangnya tidak bisa setiap saat. Meski hanya bersama Ibu mertua serta dua saudara Yohan, mertua Elvi benar-benar tegas, sama seperti Yohan. Elvi harus membantu setiap pekerjaan rumah, bahkan ia sudah mirip babu yang diperas akan pekerjaan setiap harinya.
Ketika terjadi pertikaian, Elvi selalu menatap Yohan dengan sorot memohon supaya suaminya itu mau membela Elvi di depan keluarganya. Namun yang terjadi justru sebaliknya, Yohan bungkam.
KAMU SEDANG MEMBACA
JAZZKI & JOANNA
General FictionSi Kembar yang satu ini berbeda. Cerita ini menceritakan tentang dua cowok kembar bernama Jazzki dan Joanna. Dari segi fisik mereka berdua memang serupa, tapi apakah sifat mereka serupa pula? Jangan ditanya. Mending langsung baca aja!
