Pukulan dan serangan yang Jazzki berikan kepada Bayu berhasil membuat jagoan Voli anak Galaksi itu tumbang. Siang itu ia langsung dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah tidak sadarkan diri di ruang BK.
"Banci," cibir Jazzki melihat Bayu yang dipobong para guru menuju mobil sekolah.
"Jazz! Kenapa kamu berantem sama Bayu?!"
Jazzki kembali dihadiahi sentakan nada tinggi. Ia memejamkan mata sejenak sebelum pandangan matanya menatap ke arah guru BK yang menyiratkan rasa kecewa besar kepada anak didiknya yang selama ini memberikan prestasi emas bagi Galaksi.
Jazzki tak banyak berulah nakal tetapi sekalinya berulah bisa membuat geger satu sekolah.
"Dia duluan yang mulai, Pak. Dia ikut campur masalah pribadi saya," jawab Jazzki tegas. Ia paling tidak suka dihakimi.
"Bayu itu kan teman kamu, kenapa kamu serang? Lihat, dia mimisan! Dia sampai pingsan lho, Jazz! Keterlaluan sekali kamu!"
"Terus kenapa? Bapak nggak terima? Bapak mau juga seperti dia?" Jazzki lantas menuding gurunya dengan tidak sopan.
"JAZZKI!"
"Apa?!" jawab Jazzki dengan nada tinggi.
"Tidak sopan sekali kamu hari ini! Salah pergaulan kah kamu? Sudah mengundurkan diri dari event olimpiade, sekarang malah bertengkar dengan sesama rekan. Memalukan!" cibir Pak Hengki.
Jazzki berdiri dari posisinya, matanya menatap murka mendengar perkataan Pak Hengki yang jelas-jelas merendahkan dirinya. Jazzki benar-benar merasa tidak dihargai setelah mengutarakan permintaannya. Padahal ia sudah berjuang setengah mati untuk mengharumkan nama sekolah ini.
"NGOMONG APA BAPAK BARUSAN HAH?!" Jazzki menarik kerah seragam dinas Pak Hengki membuat guru itu refleks tercekik.
"Jazz! Jazz, stop!"
Joanna tercengang bukan main melihat saudara kembarnya menantang seorang guru hingga berani menarik kerah seragam guru tersebut.
"LO JUGA NGGAK USAH IKUT CAMPUR!" Jazzki menepis tubuh Joanna kuat.
Joanna terhempas ke belakang menghantam rak buku di ruang BK. Seketika buku-buku berjatuhan, Joanna memegang pundaknya yang terasa nyeri. Tangkisan Jazzki terasa sangat kuat hingga dengan mudah membuatnya tersingkirkan.
Jazzki menoleh, seketika dia sadar jika yang dia serang tadi merupakan Joanna.
Tidak ada waktu untuk merasakan nyerinya, Joanna langsung menarik tubuh Jazzki. Mencekal kedua tangan saudaranya itu untuk digenggam erat agar tidak nakal lagi.
Joanna tidak langsung fokus kepada kenakalan Jazzki, dia tidak memarahi seperti apa yang dilakukan orang-orang. Namun mata Joanna justru mengarah kepada luka-luka Jazzki yang bahkan belum terobati.
"Pak saya minta maaf atas kelakuan Jazz-"
"Jangan minta maaf!" tegur Jazzki.
"Lo bisa diem dulu gak?" lirih Joanna.
"Sekali lagi saya minta maaf, Pak. Saya izin bawa Jazz keluar nanti kalau semua sudah bisa dibicarakan saya kembalikan Jazz ke sini," ujar Joanna.
"Sebelum pulang sekolah temuin saya di ruangan ini," ujar guru BK-nya.
Nggak sudi
Batin Jazzki.
●●●
Jazzki menyuruh Joanna memberikan waktu agar ia bisa sendiri menghirup udara di rooftop sekolah. Namun baru sebentar pergi, Joanna kembali lagi dengan membawa plastik berisi es batu. Anak itu memang tidak mengajaknya berbicara apalagi menginterogasinya. Namun Jazzki cukup terganggu dengan kehadiran Joanna.
KAMU SEDANG MEMBACA
JAZZKI & JOANNA
General FictionSi Kembar yang satu ini berbeda. Cerita ini menceritakan tentang dua cowok kembar bernama Jazzki dan Joanna. Dari segi fisik mereka berdua memang serupa, tapi apakah sifat mereka serupa pula? Jangan ditanya. Mending langsung baca aja!
