Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
••••
Kaynara menatap lautan yang terlihat begitu tenang. Beberapa hari ini Kaynara bukan lagi menjadi gadis ceria yang selalu menyapa orang-orang di sekitarnya. Bukan juga gadis yang selalu memberikan senyuman manisnya pada setiap orang yang dia temui.
Beberapa hari belakangan ini, Kaynara berubah menjadi seseorang yang berbeda. Mata yang selalu berseri-seri itu terlihat seperti menyimpan banyak kesedihan. Kaynara lebih banyak menyendiri. Menjauhkan dirinya dari orang-orang. Menolak segala bentuk interaksi dengan mereka, termasuk kedua temannya dan Andrew yang juga menyadari perubahannya.
Sekarang Kaynara sedang melakukan pemotretan di pantai dan ketika waktu istirahat datang, ia lebih memilih untuk menyendiri. Tanpa ada siapa pun di dekatnya, Kaynara duduk di tepi pantai dan menatap lurus ke depan tanpa ekspresi. Sampai sekarang Kaynara masih terus bertanya-tanya, apa dia pantas mendapatkan ini semua?
Kaynara tidak pernah mengusik kehidupan orang lain. Dia tidak pernah ingin tau tentang masa lalu seseorang, tapi mereka melakukan itu padanya. Mereka mengulik masa lalu kedua orang tuanya dan menjadikan hal itu untuk memberikan ujaran kebencian padanya.
Padahal Kaynara tidak pernah melakukan apa-apa. Kaynara tidak pernah berlaku buruk pada mereka. Kaynara selalu berusaha untuk menjadi orang yang baik di mata semua orang, tapi kenapa dia mendapatkan ini semua sebagai balasannya?
"Aku juga enggak pernah mau dilahirkan seperti ini," gumam Kaynara pelan.
Beberapa hari ini juga Kaynara mengabaikan orang tuanya. Kaynara berusaha untuk pergi sepagi mungkin dan melewatkan sarapan bersama. Kaynara juga selalu pulang setelah lewat jam makan malam hingga ia tidak perlu makan malam bersama orang tuanya.
Kaynara tau mereka tidak salah, tapi Kaynara merasa kalau dia tidak bisa bertemu dengan siapa-siapa untuk saat ini.
"Ngapain ngelamun?" tanya seseorang yang kini mengambil tempat di samping Kaynara.
Perlahan Kaynara menoleh dan melihat rekan kerjanya tanpa ekspresi apapun. Dia juga bergeser sedikit dan memberikan jarak yang semakin jauh dengannya. Tidak ingin ada rumor apapun yang melibatkannya dan membuat orang-orang kembali menggunjingnya. Karena pria di sampingnya adalah seorang public figure.
Apa yang ia lakukan membuat pria di sampingnya mengangkat satu alisnya, merasa bingung dengan apa yang baru saja Kaynara lakukan.
"Gue enggak bakal ngapa-ngapain," katanya sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya pelan.
Kaynara tidak mau menanggapi. Dia memilih untuk menutup rapat-rapat bibirnya. Dan pria di sampingnya itu masih tersenyum sambil menatapnya.
Damian Asher, pria itu adalah pasangan untuk pemotretan hari ini dan mereka bukan pertama kali terlibat dalam satu project yang sama seperti sekarang. Sebelumnya juga mereka pernah beberapa kali pemotretan bersama dan selama itu juga Kaynara selalu menjaga jarak serta membatasi interaksi mereka.