Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
••••
"Memang pantes lo diputusin."
Rafael tidak datang pada Elang untuk mendapatkan ledekan itu. Dia datang untuk meminta bantuan dan saran dari temannya itu agar ia bisa berbaikan dengan Kaynara. Kalau kalian bertanya-tanya tentang kelanjutan hubungannya, Kaynara meminta untuk break. Kaynara ingin istirahat sejenak dari hubungan mereka untuk pertama kalinya setelah enam tahun.
Dan itu semua karena kesalahannya. Rafael tau kalau apa yang ia lakukan satu minggu yang lalu adalah hal bodoh yang membuatnya terjebak dalam situasi seperti ini. Kaynara tidak membalas pesannya lagi sejak pertemuan terakhir mereka. Rafael hanya mendapatkan kabar dari personal assistant Kaynara.
"Lang, gue lagi males banget dimarahin. Bantuin gue, please. Udah satu minggu gue enggak ketemu Kaynara dan udah tiga hari juga gue sama dia enggak chatan," kata Rafael sambil menatap Elang dengan raut wajah memelas.
"Minta maaf."
"Udah, Lang. Gue udah minta maaf. Gue udah coba hubungin Kaynara, tapi enggak ada balasan sama sekali. Gue ke rumahnya, tapi dia enggak mau ketemu. Gue sampai chat ke personal assistant dia untuk nanyain kabar dan kegiatan Kaynara," kata Rafael yang terlihat frustasi karena hubungannya berada di ujung tanduk, satu langkah lagi hubungannya bisa benar-benar berakhir.
"Gue udah bilang kalau Kaynara itu cemburu sama Bella, kan??? Gue tau lo selalu jaga jarak dari dia dan enggak pernah respon chatnya kecuali kalau itu hal penting, tapi gimana bisa lo marah sama Kaynara cuman karena dia nanya tentang liburan kita kemarin??? Padahal lo tinggal jawab dan minta maaf karena enggak kasih tau kalau ada Bella, tapi lo malah marah sama dia. Mampus, akhirnya malah putus kan???" Elang emosi sendiri dengan Rafael. Meskipun sebenarnya dia kasihan, tapi biar saja memang salah Rafael juga.
"Break."
"Putus! Mampus lo. Jangan-jangan Kaynara lagi nyari cowok baru sekarang, sama Damian Damian itu misalnya," kata Elang, sengaja membuat Rafael kesal.
"LANGGG JANGAN ASAL NGOMONG ANJIR!"
Rafael mengacak rambutnya frustasi. Dia kembali membuka handphonenya dan melihat, apakah Kaynara sudah membalas chatnya atau belum?
Dan ternyata belum bahkan pesannya saja tidak dibaca oleh gadis itu.
"Lo juga harus bisa tegas sama Bella. Minta dia untuk jaga sikapnya dan berhenti hubungin lo kecuali ada hal penting. Meskipun lo juga enggak pernah balas chat dia, tapi tetap aja perlu lo kasih tau supaya dia berhenti," ujar Elang sambil menatap temannya yang nampak frustasi itu.