300 comment untuk buka next chapter ♥♥
[!] bgm, risk it all; typo; pengulangan kata.
;:;:;:;
Jungkook kembali terbangun; bahkan untuk kedua kali netranya tak jua terbiasa dengan suasana ruang yang kemerahan.
Menjernihkan atensi, ia menelaah sekeliling dengan mata menyipit, mencari keberadaan Si keparat merah yang telah dihajarnya habis-habisan.
Tidak ada.
Jungkook mengerjap sekali, perlahan mendudukkan diri dan terbengong menatap dinding di seberang sana, memoriandum pun terbersit; "Kau tau dengan benar aku akan mengabulkan segala yang kau inginkan ... kau tau itu, Jungkook."
Vokal beratnya masih terdengar sangat jelas di telinga.
Maka Jungkook menunduk, menghela napas panjang; "Benar," desaunya, "Lebih baik seperti ini," netra yang menatap bawah mengunci punggung tangan, mengingat bagaimana kepalan itu menghajar Taehyung berkali-kali.
●●●
Jungkook berendam di clawfoot tub yang ia pikir airnya akan mendidih, beberapa dayang perempuan dari Kasta Kette masuk; memijat kepala serta bahunya, mengoleskan scrub di lengannya dan memastikan temperatur air terasa pas.
Kini Jungkook menenggelamkan diri sampai setengah wajahnya ikut tertutup sabun; setelah pertarungan panjang serta penolakannya akan kehadiran mereka.
Karena—sungguh, dia bukan bayi yang harus dibantu mandi. Bukan pula seorang lady.
Ia tak habis pikir dan malu sekali namun mereka bersikeras untuk melayaninya, berkata tentang sanksi-sanksi yang akan mereka dapat. Maka Jungkook menahan rasa malu untuk membiarkan para dayang merawatnya seperti gadis muda bangsawan.
Werewolf muda ini menciptakan gelombang kecil saat bibirnya melakukan 'berrr' di dalam air, lantas mengangkat wajah, "Kemana Taehyung?" atensi tertuju ke tumpukan sabun yang menutupu raganya.
"Yang Mulia tengah bepergian, Tuan," seorang dayang yang menggosok scrub dengan lembut di tangannya menjawab.
"Bepergian kemana?" Jungkook mendelik, menyadari wanita dewasa itu tetap menundukkan pandang dan fokus ke pekerjaannya.
"Tak satupun dari kami diizinkan mengetahuinya, Tuan."
Maka Jungkook mendenghela napas panjang seraya kembali lungsur ke dalam air.
●●●
Usai dibantu berpakaian serta menata rambut, dayang-dayang itu pergi, salah seorang dari mereka berkata akan memastikan apakah dapur mansion telah selesai menyiapkan hidangan untuknya. Jungkook membiarkan mereka keluar kamar, tidak pula menunggu-nunggu makanan apa yang datang, karena pikirnya ... di dalam neraka bisa saja yang disajikan adalah daging manusia.
KAMU SEDANG MEMBACA
YaGook Academy
Fanfiction[ mitologi!AU, fantasy!AU ] Maka banyak sekali kaum yang menghela napas saat sepuluh aristokrat dibuat. Sebab faktanya adalah; mereka menghalangi pertumpahan darah dari bangsa Demigod yang menggunakan akal dan kaum Werewolf yang mendahulukan otot. d...
