By : Ika Puspita
PART 52
*****
Hari ini istana Badhar tampak lebih sibuk dari biasanya, tepat pada hari ini adalah hari terakhir dari kompetisi Pancasoka, dan nanti malam adalah puncak dari perayaan Pancasoka, dimana tepat saat malam bulan purnama nanti malam kotak Pandora akan diberikan kepada sang pemenang kompetisi dan sebuah harapan akan diwujudkan, semua tampak antusias menyambut malam puncak perayaan terlebih mereka sangat penasaran siapakan diantara ratu Ruqayah dan ratu Jodha yang padha akhirnya akan menjadi pemenang.
Semua penghuni istana sangat tau keistimewaan dibalik kotak Pandora, bukan hanya karena kotak tersebut terbuat dari emas dan berisi batu permata Pandora dan fungsi istimewa dari kotak itulah yang membuat semua orang berhasrat untuk mendapatkannya, sebuah keinginan sang pemenang yang harus diwujudkan raja, apapun keinginan itu, sudah barang tentu kebanyakan orang yang mendapatkan kotak ini tidak akan melewatkan untuk bisa mewujudkan keinginan, diantaranya memiliki kuasaan untuk mengatur, memiliki harta/ perhiasan yang melimpah, kenyamanan atau keistimewaan serta menjadi pemimpin di istana Harem.
Semenjak peserta hanya menyisakan ratu Ruqayah dan ratu Jodha, banyak penghuni istana Harem yang telah mulai " Agresinya " untuk merapat kesalah satu calon pemenang agar jika kelak ratu yang ia dukung memenangkan kompetisi ini setidaknya ia masih bisa ikut merasakan kenyamanan atas dasar pemberian dukungan, hal ini sudah menjadi barang lumrah terjadi di istana Harem, persaingan antar ratu dan selir untuk menjadi istimewa dihadapan raja, membuat mereka melakukan segala cara agar posisi mereka di istana Harem aman dari gangguan saingannya, kenyamanan, kemewahan yang didapat dalam istana Harempun membuat mereka selalu memutar otak mencari cara agar segala bentuk kenikmatan itu tidak lepas dari tangan mereka, wanita istana Harem tiap harinya hanya hidup untuk berfikir bagaimana cara menjadi yang teristimewa dimata raja Jalal, bagaimana mendapat pengakuan diantara para penghuni istana Harem, dan bagaimana menjatuhkan lawan, benar - benar hidup yang melelahkan.
" Lihatlah ratu... semua penghuni istana Harem ini semua mendukungmu, terlihat diantara mereka banyak mengirimkan hadiah untukmu, ini membuktikan bahwa kau layak menjadi ratu utama istana ini."
" Hahahaha... Hosyar kau begitu naif sekali!!! Mereka mendukungku karena mereka takut posisi dan kenyamanan yang mereka dapat selama ini hilang begitu saja jika aku menjadi pemenang kompetisi ini... mereka tidak benar - benar mendukungku Hosyar... mereka hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri... Tetapi aku bukan orang bodoh Hosyar!!! Mereka akan tetap menjadi budakku!!! Hahahaha.... "
Sementara itu di kamarnya ratu Jodha pun tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi babak akhir dari kompetisi Pancasoka, ratu tengah berdoa dihadapan dewa Krisna memohon kelancaran serta keberhasilan dalam babak terakhir ini, dan semoga apa yang tengah ia upayakan dapat berhasil.
" Jodha... ini sudah waktunya... " peringat Moty Bai, segera ratu menyelesaikan poojanya dan bersiap menuju ruang kompetisi.
" Kau sudah siap Jodha???? " ratu menarik nafas dalam lalu mengeluarkan perlahan mencoba menghilangkan kegugupannya, bagaimanapun juga hari ini adalah babak penentuan dimana perjuangannya selama ini menghasilkan sebuah keberhasilan atau tidak, dengan penuh keyakinan dan harapan ratu Jodha melangkahkan kaki menuju ruang kompetisi.
Babak terakhir kali ini diadakan diruang utama pertemuan istana Badhar, yang hadirpun jauh lebih banyak dibanding sebelumnya, beberapa utusan kerajaan tetangga dan para gurbenur daerah juga hadir untuk memeriahkan malam puncak perayaan Pancasoka, ruang pertemuan mulai penuh, para ratu dan selir telah menempati tempat masing - masing, tidak berapa lama kemudia ratu Ruqayah hadir bersama pelayan dan beberapa selir pendukungnya, dengan langkah penuh percaya diri ratu Ruqayah masuk kedalam ruang kompetisi, sejenak ia menatap ratu Nazima lalu tersenyum penuh misteri, jika ratu Ruqayah memenangkan kompetisi ini, itu artinya ratu Nazima akan mendapat 1/2 dari kekuasaan pada istana Harem. Tak heran jika dia salah satu orang yang paling antusias dan berharap ratu Ruqayah menjadi pemenang kompetisi Pancasoka ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Hidden Diamond
Historical Fiction-Jodha Kunwari Hazeb -Jalalludin Babur Khan -Omar Babur Khan perjuangan memperoleh status,kehormatan,penghormatan,kekuasaan,kedudukan yang di bumbuhi oleh intrik2 licik,serta perjuangan menemukan CINTA SEJATI yang tidak mudah dalam lingkaran Cinta...
