By : Ika Puspita
PART 15
*****
Setelah semalaman tidak bisa tidur dengan nyenyak, raja memutuskan untuk melakukan rutinitasnya tiap paginya lebih awal yaitu berlatih pedang, setelah siap dengan menggunakan baju latihannya segera raja Jalal menuju tempat latihan, sejenak langkahnya terhenti saat ia melewati kamar alm.Asyah adik perempuannya yang kini ditempati oleh ratu barunya ratu Jodha, teringat kembali bagaimana kejadian semalam yang terjadi antara dirinya dengan putri Rajmera tersebut, raja tidak ingin semakin larut dalam pikirannya segera ia pergi menuju tempat latihan membuang jauh bayangan ratu Jodha dan bayangan mata gadis Lotus itu.
Saat raja sampai ditempat biasa ia berlatih ternyata disana telah ada seseorang yang telah mendahuli ia berlatih, raja Jalal tersenyum melihat bagaimana kelincahan permainan pedang orang tersebut, walaupun orang tersebut menutup wajahnya dengan jubahnya raja Jalal cukup tau siapa orang tersebut, tanpa permisi dengan segera raja Jalal bergabung dalam latihan dengan memberikan serangan tiba - tiba yang mengejutkan orang tersebut.
" Gerakan yang bagus Omar... sekarang aku ingin melihat sejauh mana kemampuan ketrampilanmu bermain pedang." tantang raja Jalal yang ternyata orang tersebut tidak lain adalah sultan Omar.
" Aku tidak akan mengalah padamu kak..." dengan cekatan sultan Omar mengayunkan pedangnya untuk memberikan serangan kepada raja Jalal, berbeda dengan adu pedang mereka pada pertemuan pertama kali ini mereka beradu pedang lebih berani, serangan dan tangkisan mereka lakukan dengan sangat lihai, mereka saling berusaha menjatuhkan lawan, tak ayal pertarungan seru ini menarik perhatian mata yang berada disekitar mereka, semua mengagumi ketrampilan raja dan pangeran Badhar dalam bermain pedang.
Suara pedang yang saling beradu menciptakan harmonisasi suara yang begitu indah membuat ratu Jodha yang sedang melakukan meditasi tiap paginya langsung membuka mata begitu mendengar suara dentingan pedang yang beradu, timbul keinginan dalam hatinya untuk melihat dimana sumber suara itu berasal, ratu Jodha pun berdiri dari duduknya lalu menuju balkon kamarnya, matanya mencari dimana sumber suara yang telah menganggu meditasinya, mata coklat itu menangkap 2 sosok yang saling beradu pedang dengan begitu hebatnya, ratu Jodha mengetahui salah satu dari orang tersebut adalah raja Jalal sedang orang satunya ia tidak mengenali karena memang orang tersebut menutup wajahnya dengan surbannya.
Ratu Jodhapun tertarik untuk melihat sejauh mana keterampilan pedang raja Jalal, dilihatnya lawan dari raja Jalal lumayan tangguh, gerakan yang ia lakukan juga cukup cepat dan tangkas, untuk sesaat raja Jalal merasa kewalahan menerima serangan dari lawannya namun pertahanan raja Jalal cukup kuat.
" Perhatikan pertahan sisi kananmu raja, ia sedang mengincarnya." guman ratu Jodha sambil mengamati pertarungan pedang mereka dari atas balkonnya, dan benar saja apa yang dikatakan ratu Jodha, sultan Omar memberi serangan mengejutkan kepada raja Jalal dari sisi kanan yang membuat raja Jalal sedikit terhuyung, ratu Jodhapun tersenyum sinis melihatnya.
Tanpa diduga seketika mata elang raja Jalal menatap dirinya, ratu Jodha terkejut saat tiba - tiba raja Jalal melihatnya, segera ratu Jodha pergi masuk kembali kedalam kamarnya, tampak raja Jalal tersenyum misterius melihat kepergian ratu Jodha, raja Jalal bukannya tidak tau bahwa sejak awal ratu Jodha melihat ia berlatih pedang dengan sultan Omar, raja Jalal ingin menunjukkan betapa lihainya ia bermain pedang tapi ia salah perkiraan ternyata adiknya sultan Omar bukanlah lawan yang mudah dikalahkan.
" Kenapa kau sampai kehilangan konsentrasimu kak... ini benar - benar berbahaya, jika kau berhadapan dengan musuh kau tidak boleh kehilangan konsentrasimu, jika tidak kau akan dengan mudah dikalahkan musuh, memang apa yang telah membuatmu kehilangan konsentrasi kak?!?! " ucap sultan Omar menyudahi serangannya, lalu membuka sorban yang menutupi wajahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Hidden Diamond
Fiction Historique-Jodha Kunwari Hazeb -Jalalludin Babur Khan -Omar Babur Khan perjuangan memperoleh status,kehormatan,penghormatan,kekuasaan,kedudukan yang di bumbuhi oleh intrik2 licik,serta perjuangan menemukan CINTA SEJATI yang tidak mudah dalam lingkaran Cinta...
