By : Ika Puspita
PART 37
*****
Ratu Jodha nampak ragu - ragu ingin memberitahukan kabar kehamilannya, bagaimana bisa ia memberitahukan kabar kehamilannya dihadapan sultan Omar yang notabennya adalah pria yang pernah ia cintai, namun jika tidak sekarang kapan lagi ada kesempatan memberitahu raja, mengingat pertengkaran mereka tadi, dan sebentar lagi kompetisi Pancasoka juga akan digelar, sudah pastinya akan kompetisi tersebut akan menguras tenaga dan waktu.
" Katakan apa yang ingin kau bicarakan padaku!!! aku harap itu hal penting karena kau sudah menyita waktu latihanku!!! " ucap raja dingin membuat sultan Omar memandang keduanya dengan tatapan heran.
( " Apa mereka sedang bertengkar??? kenapa kakak bicara sekasar itu pada Jauhara??? " batin sultan Omar.)
" Ehm... baiklah lebih baik aku tinggalkan kalian berdua untuk bicara, aku bisa menemuimu nanti kak... permisi... " pamit sultan Omar.
" Tetaplah disini Omar, aku perlu bicara denganmu... sekarang katakan ratu Jodha.. apa yang ingin kau katakan padaku."
" Aku... aku ingin mengatakan bahwa sebenarnya... sebenarnya aku sedang HA... "
" Ratu Jodha.... " panggilan seseorang secara tiba - tiba membuat semua orang langsung menoleh ke arah sumber suara, dan mendapati Ratu Salima yang berdiri tidak jauh dari mereka sedang memanggil ratu Jodha, sontak hal ini membuat ratu Jodha mengurungkan niatnya untuk memberitahu raja tentang kabar kehamilannya.
" Salam yang mulia, salam sultan Omar, salam ratu Jodha. " sapa ratu Salima, yang segera dibalas oleh ketiga orang tersebut.
" Salam ratu Salima... "
" Maaf jika aku menganggu kalian, aku sedang mencari ratu Jodha, aku hendak mengajaknya untuk mempersiapkan bahan - bahan untuk kompetisi pancasoka nanti, yang mulia bolehkan jika aku mengajak ratu Jodha pergi pasar istana??? " ucap ratu Salima, mendengar kompetisi itu disebut mengingatkan raja akan perdebatannya dengan gadis lotusnya, dipandanginya gadis lotusnya dengan penuh kemarahan.
" Terserah kalian!!!.... " ucap raja lalu beranjak pergi begitu saja, membuat ketiga orang tersebut terbengong melihat sikap raja.
" Maaf ratu Jodha jika aku lancang, melihat sikap raja yang sepertinya sedang marah, apa kalian sedang ada masalah??? " tanya ratu Salima hati - hati.
" Tidak ada apa - apa ratu Salima, ayo... kau ingin mengajakku kemana tadi??? " elak ratu Jodha.
" Ke pasar istana... baiklah sultan Omar kami pamit dulu... "
" Silahkan... semoga kalian mendapatkan hasil yang terbaik dalam kompetisi kali ini... " harap sultan Omar, ratu Jodha hanya tersenyum tipis lalu berlalu dari hadapan sultan Omar dan pergi bersama ratu Salima.
( " Sebenarnya apa yang terjadi antara dirimu dengan kakak, Jauhara??? " batin sultan Omar.)
~~~
Ratu Salima dan ratu Jodha pergi menuju pasar istana dengan beberapa pengawal, pasar istana sebenarnya seperti gudang istana yang menyimpan berbagai bahan makanan yang akan masuk dalam istana untuk dikonsumsi oleh penghuni istana badar, pasar itu masih masuk dalam lingkungan kerajaan, walaupun seperti gudang istana namun dibeberapa bagian pasar masih terjadi proses jual beli, namun hanya kalangan tertentu saja yang bisa berbelanja di pasar tersebut, seperti anggota keluarga istana, para pejabat pemerintahan dan orang - orang terpandang dikerajaan tersebut. Penjualpun juga bukan sembarang penjual yang bisa masuk dan menjual barang dagangannya ke pasar istana adalah pedangan - pedagang yang telah memiliki reputasi mengkilat dalam dunia perdagangan, bahkan tidak sedikit para pedangang yang berasal dari negeri seberang, barang yang diperjual belikanpun adalah barang - barang bermutu tinggi, ada berbagai macam jenis barang yang beredar dalam pasar istana, seperti perhiasan, bahan pokok makanan, peralatan rumah tangga, baju - baju mahal, dan guci - guci mahal terbuat dari emas dan perak.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Hidden Diamond
Historical Fiction-Jodha Kunwari Hazeb -Jalalludin Babur Khan -Omar Babur Khan perjuangan memperoleh status,kehormatan,penghormatan,kekuasaan,kedudukan yang di bumbuhi oleh intrik2 licik,serta perjuangan menemukan CINTA SEJATI yang tidak mudah dalam lingkaran Cinta...
