Rindu dengamu lebih berat dibanding berjemur dibawah sinar matahari.
**
Setelah sampai dirumah, Ferrel menanyakan tentang Alex ke Mamahnya karena sampai sekarang, Ferrel belum tau alasan mengapa Alex dipindahkan ke luar negeri.
Saat ini fikiran Ferrel sangat kacau, ia sangat tidak mengerti kenapa hidupnya bakal sesulit ini. Kenapa juga gue ngeizinin Fella untuk ceritain masa lalunya, kalau ujung-ujungnya yang diceritain itu abang kandung gue sendiri? Batin Ferrel.
"Mah?" Panggil Ferrel
"Iya, kenapa Rel?" Jawab Mamahnya.
"Mah, Bang Alex kenapa pindah ke luar negeri?" Tanya Ferrel frontal tanpa basa basi sedikit pun.
"Memangnya kenapa? Kenapa kamu baru nanya sekarang? Kan abang kamu pindah udah 3 tahun yang lalu." Jawab Mamahnya.
"Gapapa, Mah. Terus, disana Abang tinggal sama siapa?" Tanya Ferrel.
"Dirumah grandma, Rel. Kamu kenapa sih?" Tanya Mamahnya bingung
"Emangnya kenapa sih Bang Alex pindah ke Kanada?" Tanya Ferrel.
"Kamu mah telat nanya nya. Jadi gini, Rel. Saat keluarga kita sedang terlilit hutang dan saat itu juga kamu dan abang kamu lulus SMP bareng. Kan Alex gak naik kelas setahun waktu SMP. Mamah dan Papah bingung gimana caranya ngelanjutin sekolah kalian. Akhirnya, grandma mau bantu keluarga kita dengan diadopsinya Alex ke Kanada."
"Kenapa Abang Alex mau?" Tanya Ferrel.
"Abang saat itu juga habis putus cinta, makanya dia mau dipindahkan ke Kanada bersama grandma. Dia bilang biar bisa ngelupain mantannya." Jelas Mamahnya.
"Bang Alex bego ya, Mah? Jelas-jelas yang harus dilupain itu perasaannya bukan orangnya. Pantes aja gak naik kelas, soal cinta aja gak becus ngehadepinnya." Ucap Ferrel membuat Mamahnya tertawa.
"Ssstt gak boleh gitu. Kamu tau gak?" Tanya Mamahnya
"Gak tau." Jawab Ferrel dengan polosnya
"Ih, Mamah belum cerita kamu udah jawab aja."
"Kan Mamah nanya, makanya aku jawab." Jawab Ferrel.
"Setelah Bang Alex putus dari pacarnya, dia sempet ngedrop gak mau makan, gak keluar kamar, mukanya murung terus." Jelas Mamahnya.
"ABG ALAY!" Cibir Ferrel.
"Diem, mau tau gak sih?" Bentak Mamahnya.
"Iya, Mah. Maafin Ferrel yang ganteng yaa" Ucap Ferrel dengan percaya diri.
"Saat Bang Alex ngedrop, akhirnya Mamah bawah ke rumah sakit. Mamah syok banget, setelah tau apa penyakit abang kamu. Dia mengidap Depresi Berat, yang artinya gangguan kesehatan mental yang memengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati (mood). Ketika mengalami depresi Bang Alex selalu merasa sedih berkepanjangan, putus harapan, tidak punya motivasi untuk beraktivitas, kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang dulunya menghibur, dan selalu menyalahkan dirinya sendiri."
"Kadang aku mikir deh, Mah. Ngapain ya kita diberi perasaan cinta kalau ujung-ujungnya bakal menyakiti salah satu pihak?" Tanya Ferrel.
"Kadang disaat hati kita sedang tersakiti, sebenernya tuhan lagi nguji kemampuan kita untuk kedepannya. Supaya bisa mengambil keputusan yang lebih baik tanpa menyakiti salah satu pihak diantara mereka." Jelas Mamahnya.
"Mamah kaget banget, Rel. Pas Mamah mau nganter makan ke kamar Bang Alex, ditangan nya banyak darah. Bang Alex melukai tangannya sendiri menggunakan silet." Ucap Mamahnya.
"Gila tuh anak! Kok Ferrel baru tau sih, Mah?"
"Bang Alex melakukan itu karena ia benar-benar merasa bersalah pada dirinya. Mamah langsung obatin tangan Bang Alex, tapi dia malah brontak."
"Kayaknya Bang Alex beneran gila, Mah." Ucap Ferrel.
"Dia bilang gini 'ALEX BENCI SAMA DIRI ALEX SENDIRI, ALEX MAU MATI AJA MAH KARENA ALEX HANYA MENYUSAHKAN HIDUP KALIAN. ALEX BEGO, MAH!!' Bang Alex bilang kayak gitu, Mamah cuma bisa nangis sambil meluk."
"Terus Mamah bilang apalagi?"
"Mamah bilang, Alex gak boleh ngomong kayak gitu. Mamah, Papah, Ferrel sayang sama Alex. Kita semua seneng punya Abang kayak Alex, yang selalu membantu kita semua kalau ada yang kesusahan. Dari situ, Mamah nawarin Alex untuk pindah ke Kanada dan dia dengan senang hati nerimanya." Jelas Mamahnya.
"Tapi Ferrel gak sayang sama Bang Alex, Mah. Kok Mamah ngaku-ngaku kalau aku sayang Bang Alex?" Tanya Ferrel.
"Gak mungkin kalian punya ikatan darah tapi tidak memiliki rasa sayang. Orang lain aja bisa ngerasain kasih sayang dikarenakan selalu bersama, apalagi kamu yang punya ikatan darah."
"Kok serem ya, Mah? Udah deh, Ferrel mau skype Bang Alex, mau nanya-nanya lagi. Makasih ya, Mah." Ucap Ferrel sambil mencium pipi manja Mamahnya.
**
Ferrel memasuki kamarnya dan membuka laptopnya untuk skype dengan abang kandungnya, kebetulan sekali Bang Alex sedang online skype.
Ferrel masih menatap layar laptopnya, ia masih bingung harus menanyakan soal Fella atau tidak. Tetapi jika tidak, ia tidak akan bisa nyaman dengan hubungannya ini.
Akhirnya Ferrel memulai panggilan dan langsung diangkat oleh Bang Alex, wajahnya terlihat santai sambil menatap kamera laptopnya. Alex merasa bingung, tumben sekali adik kandungnya menghubungi lewat aplikasi skype.
"HOII, KENAPA LO? TUMBEN BANGET NGEHUBUNGIN GUE?" Sapa Alex.
Ferrel hanya menatap kamera laptopnya, ia merasa bingung harus memulai percakapan dari mana.
"EH LUTUNG, LO MASIH HIDUP KAN? WOI HEELLOWWW" Panggil Alex.
"E--hhh iyaa, berisik lo gue lagi bingung nih Bang." Ucap Ferrel.
"Lah, lo udah bisa ngomong panjang? biasanya cuma y, oh, ok." Cibir Alex.
"Gak. Udah berubah." Balasnya.
"Lo kenapa ngeskype gue? Kangen? Sini makanya nyusul." Ucapnya sambil tertawa hambar yang terlihat dari layar laptop.
"Bang, lo punya mantan berapa? Sebutin." Perintah Ferrel.
"Banyak. Neneng, Munaroh, Jamilah, Fatimah, Nunu dan yang terakhir Fella." Ucap Alex
Deg. Fella.
"Serius, Bang." Ucap Ferrel.
"Hahaha lo kenapa sih? Naksir sama mantan-mantan gue? Naksir sama yang mana?" Tanya Alex.
"Nggak!"
"Terus kenapa?" Tanya Alex.
"Tapi lo jangan marah, Bang." Ucap Ferrel
"Paling gue patahin laptopnya." Ucapnya.
"Guee----"
"Gue apaan?" Tanya Alex curiga.
"Guee....."
"AH BIKIN NYOLOT AJA LO ITIL!!!" Ucap Alex dengan wajah kesal.
"Gue sayang lo, Bang!" Jawab Ferrel.
"Alah bangsat gak penting!!!" Ucap Alex kesal.
"Ini serius nih...."
"Guee pacaran sama.."
"..."
"..."
tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
Philophobia
Teen Fictionrank!!! (05-09-2018) #1 in philophobia (11-09-2018) #1 in sajak (29-08-2018) #4 in sajak (11-09-2018) #18 in anaksma (13-08-2018) #29 in troublemaker (18-08-2018) #45 in cogan "Udah puas liat gue nya?" Tanya cowok yang ia tabrak. "Jijik banget bego...
