Remember Me kembali lagi!
Maaf baru bisa update lagi, karena diriku sedang sibuk beberapa minggu ini :(
Semoga Part ini tidak mengecewakan bagi kalian yang menunggu kelanjutan ceritanya haha
*******
Ify diam membisu, tangan Rio masih menggenggam lengannya agar ia tidak bisa pergi kemana-mana.
"Kaa... kapan yo?" tanya Ify lagi.
"Sabtu minggu ini" jawab Rio singkat.
"Sabtu ini!?!" Ify terkejut. Wajahnya langsung berubah.
"Sabtu ini... ada acara pertemuan kolega perusahaan keluarga kita yo, tadi kak Iyel... minta gue ikut dia ke acara itu..." Ify menjawab dengan perasaan tak enak.
Rio pun melepaskan tangannya. Sempat terpampang raut muka sedih Rio namun langsung berubah kembali menjadi senyuman seperti tidak terjadi apa-apa.
"Oke kalau begitu. Yaudah, gue masuk duluan ya, bye." Rio langsung pergi dari tempatnya. Meninggalkan Ify yang masih mematung di sana.
'Lagi-lagi, kesempatan tidak datang kepadaku'
--------------------------------------------
Karena sudah tidak ada perkuliahan di akhir pekan, Ify memutuskan untuk pulang ke rumah orangtuanya. Ia sedang asik mencari barang-barang yang ingin ia beli di internet dengan laptopnya.
"earphone gue mana ya..." Ify mencari-cari earphone nya. Dia atas meja tidak ada, akhirnya ia mencoba membuka laci meja.
"ini dia" Ify pun menarik earphonenya tetapi..
"Apa ini?" ada sebuah mp3 yang masih terpasang dengan earphone yang ia ambil.
Ify pun melihat secara rinci mp3 itu. Seingatnya, ia tidak pernah mempunyai mp3 ini.
Karena penasaran, ia pun mencoba menyalakannya. Dan bisa!
Terdengar suara alunan gitar yang merdu. Membuat Ify menjadi terbawa dengan alunan nada-nada indah dari gitar tersebut. Tapi...
"Ini kan... lagu yang pernah Rio...." Lagu ini pernah Rio bawakan saat ia dan Gabriel makan di tempat part time Rio waktu itu. Sepintas momen di balik lagu ini terlihat jelas di otak Ify. Ia melihat Rio sedang duduk di sampingnya, bercanda-canda layaknya seperti teman dekat, Rio mendekatkan wajahnya ke arah Ify, ia dan Rio bercanda dengan tawa yang menghiasi wajah mereka....
Momen-momen itu langsung membuat Ify menjadi pusing, sampai ia sulit untuk bernafas. Perlahan-lahan Ify mengambil air dan obat penenang yang selalu tersedia di atas mejanya. Ify pun langsung menelan beberapa obat penenang dan cepat-cepat meminum air yang ada di dalam gelas.
Ia pun mencoba untuk mengatur nafasnya agar kembali normal. Ia genggam dengan erat mp3 yang ada di tangannya.
'Apa ini... ingatanku yang hilang...'
---------------------------------------------------------
Alvin menghampiri kamar Rio. Ia pun mengetuk-ngetuk kamar Rio beberapa kali namun Rio belum juga keluar.
Dan beberapa detik kemudian, ahirnya pintu pun terbuka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Remember Me
FanfictionKetika sebuah kenangan indah lenyap begitu saja diperlukan perjuangan sang kesatria untuk mengumpulkan dan menyusunnya kembali menjadi sebuah kenangan yang lebih indah dari sebelumnya.
