[completed]
"Punya sahabat cowok yang ganteng, famous, disukain banyak cewek itu susah, ya? dilabrak mulu sama minionnya!"
Kisah Shin Heera (Hira) yang udah sahabatan dengan seorang cowok bernama Jeon Jungkook - Dari SMP, hingga mereka dewasa. Kata...
Gak ada yang tahu hasil pengumuman ujian masuk universitas tahun ini bakal kayak gimana.
Keterima? Enggak? Gak tahu. Cuma Tuhan yang tahu.
Jungkook udah resmi jadi mahasiswa beasiswa fkg di universitas yang dia lamar sebelumnya. Bokap tirinya sebenarnya enggak suka, tapi ya mau gimana lagi. Akhirnya, Jungkook minggat (read : pindah) dari rumah dan ngekos deket universitas itu.
Dan gue... Yang masuk univ yang sama dengan Jungkook melewagi jalur ujian.. Merasa berada di ujung tanduk.. Antara hidup dan mati.
"Tarik nafaas, lepas... Tarik nafaa, lepas... Ya terus bu terus!!!!!"
Plak!
Gue nampar Jungkook. Kita lagi di kafe saat itu. Numpang wifi buat liat pengumuman. Biasa, fakir wifi begini deh.
"Lo kira gue lahiran?!" Gue kesel.
Jungkook ketawa, "Nanti latihan, Kan Hira juga mau lahiran."
"Iya iya, keterima iya, jadi dokter iya," kata Jungkook. "Kita satu fakultas ya? Asik bareng Hira lagi dong, walau bakal beda kelas sih," kata Jungkook.
"KEDOKTERAN KOOOK HUEEEEE"
"Iyaa Hiraaaa, iya kedokteraaan," kata Jungkook sambil ketawa dan ngelus rambut gue.
Beberapa saat kemudian dia ngelepas pelukan gue dan ngeliat gue. "Gausah nangis lo, jelek," katanya sambil ngasih gue tissue.
Gue langsung ngelap air mata bahagia gue (sambil mengurangi rasa malu karena dari tadi diliatin pelanggan kafe lainnya)
"Karena gue tau Hira bakal keterima di kedokteran, nih gue kasih sesuatu," Kata Jungkook.
Apaan tuc.
Buket bunga :') tumben ni anak bisa romantis :')))
"Lo beli bunganya?"
Jungkook geleng, "Engga, gue betak dari tanaman mama gue."
Njir. Gajadi romantis.
"Nih, gue balikin," kata gue sambil ngasih bunganya balik.
"LAH?"
"Buat pemakaman lo aja, takutnya pulang dari sini ketemy sama mama lo, lo tinggal nama doang,"