sebelas.

611 57 12
                                        

lindraVey

Hari ini geng bar-bar baru saja sampai di sekolah, diparkiran sudah ada lima personil geng bar-bar, siapa itu? Ariana, Ardan, Gizko, Sovra dan Azura. Kemana si tengik Letta? Mereka tidak tau.

"Duh, lama banget sih bebeb kyu!" Gizko yang sedari tadi menunggu kedatangan sang partner bacod itu merasa resah karena partner nya belom menampakan batang hidungnya.

"Itu! Itu Letta!" Sovra menunjuk ke arah gerbang.

Mereka semua menoleh dan melongo. Tampak tak berdosa sekali Leta! Udah ditungguin dari tadi, tapi dia santai sekali berjalan bak putri Indonesia.

"Woi kampret! Ditungguin dari tadi, malah jalan kayak ratu Inggris yang keseleo!" kesal Gizko.

Leta hanya menoleh dan menampakan muka sebal nya.

"Au ah! Gue masih kesel sama yang kemaren! Lo pada jahat banget sama gue!" ucap Letta.

Kelima panglima tempur itu nampak tengah berfikir.

"Yaelah! Cuma gegara muka cemong kena bedak doang udah kesel! Hu gak seru!!" Gizko menjulurkan lidahnya.

"Dasar cubluk! Gue tuh udah badmood, ditambah lihat muka lo tambah enek! Pergi lo jauh-jauh dari hadapan gue! Sekalian, dari bumi tercinta ini!!" ucap Letta dengan emosi yang mendebar-debar kepada Gizko.

Sedangkan Azura dan yang lain hanya menonton perdebatan antara mahluk Pluto dan Mars itu

"Pergi yuk!" bisik Ariana kepada Azura.

Azura menoleh dan mengangguk sambil tersenyum.

Mereka berdua kabur dan Ardan menyadarinya. Ardan menarik tangan Sovra untuk ikut pergi meninggalkan dua onta yang selalu menghiasi pagi indah mereka.

Tak lama kemudian, "WOI TUNGGUIN GUE!!!! teriak Gizko dan Letta setelah menyadari jika mereka berdua sudah ditinggal pergi oleh teman - temannya.

Ardan, Ariana, Azura, dan Sovra hanya cekikikan melihat Gizko dan Letta yang kesal pada mereka.

***

Jam istirahat adalah jam-jam yang paling ditunggu semua murid dan sama hal nya dengan geng bar-bar yang sudah stand by ditempat favorit mereka, yakni di kantin.

"Hallooo! Gue boleh gabung kan? Soalnya sahabat gue lagi gak masuk. Gue males kalo nimbrung sama yang lain. Mereka pada gak nyambung kalau sama gue. Jadi bolehin gue ya plisss!!" Geng bar-bar yang hanya melongo melihat Dania yang datang tiba-tiba dan langsung nyerocos tampah henti.

"Eh, buset! Ardan kok bisa-bisanya punya adek yang modelannya kek ginian!" Letta yang tak habis pikir hanya bisa geleng-geleng.

Sedangkan Ardan hanya menggedikan bahu.

"Duduk aja neng, samping abang kosong kok. Ga usah sungkan," goda Gizko yang membuat Dania tersenyum.

"Idih, modus lo cubluk!" ucap Sovra.

"Serah gue lah! Idup - idup gue!" Gizko mengucapkan itu sambil menjulurkan lidahnya kearah Sovra.

"Udahlah, Sov. Dia kan emang kambing jantan," timpal Letta yang hanya bisa melihat Gizko tanpa ada niatan untuk beradu bacotan lagi. Letta sedang letih saat ini.

****

Azura melihat buku yang baru ia ambil diperpus berserakan karena ulah seorang cewek yang tak ia kenal.

"Eh, sorry ya?" ucap cewek itu.

"Oh, gapapa. Santai aja," balas Azura sambil tersenyum ramah. Sepertinya cewek ini murid baru, pikir Azura.

[1]Labirin Cinta✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang