"Aduh! Aw! Pelan-pelan dong! Sakit tau!"
"Rasain nih. Rasain. Lagian kalian berdua lagi ngapain sih, sampai pinggang lo bengkak gini?" Semprot Jihyo sambil terus neken pinggang Sana.
"Momo tuh." Adu Sana.
"Apaan, kok gue? Yang mulai duluan siapa coba?" Sergah Momo ngga terima.
"Sama aja kalian berdua tuh. Untung cuma bengkak doang, coba kalo sampe ada apa-apa gimana?" Omel Mina.
"Aneh-aneh aja sih lo Kak? Kemaren lupa makan, sekarang kepentok meja, besok apa lagi?" Ucap Dahyun jengah.
"Mungkin besok gue mati. Aw! Ergh, sakit Jihyo."
Sana mengerang keras saat lagi-lagi Jihyo neken pinggangnya. Kali ini lebih keras dari sebelumnya.
"Syukurin tuh! Mulut kalo ngomong suka seenaknya deh."
"Emang tuh. Dari kemaren ngomongnya ngaco mulu." Sahut Momo.
"Suka-suka gue lah."
"Iya suka-suka lo lah, tapi kalo lo mati ya kita ga suka." Ketus Nayeon.
"Iya maaf. Adeeuh, kenapa masih sakit sih Hyo?" Tanya Sana sambil benerin posisi tidurnya.
"Sabar dong. Kan baru diobatin tadi, ya ngga langsung sembuh. Suruh siapa baru ngomong coba?" Tanya Jihyo kesel.
Pasalnya, Sana baru ngabarin dia tadi pagi lewat chat. Padahal kepentoknya kemarin siang, bukan salah Jihyo dong kalo dia baru dateng ke rumah Momo sekarang?
Mereka juga sengaja dateng semua ke rumah Momo. Kebetulan juga sekarang hari minggu, jadi mereka ngga ada kegiatan.
"Mana gue tahu kalo bakal bengkak gini."
"Ck, kalian kenapa bisa main tendang-tendangan gitu sih?" Tanya Tzuyu.
"Main lo bilang?" Tanya Chaeyoung ngga percaya.
"Ngga sengaja itu tuh gue nendang Sana, orang dia yang duluan jatuhin badannya diatas punggung gue. Dikira ngga sakit apa?" Jelas Momo dengan nada keselnya.
"Lain kali jangan kaya gitu lagi. Bahaya tau." Peringatan Jeongyeon.
"Iya maaf." Ucap Sana sama Momo barengan.
"Tapi Kak, gue masih penasaran banget soal ini." Ucap Tzuyu tiba-tiba.
"Soal apa?" Tanya Dahyun.
"Gue juga, gue punya satu hal yang pengen banget gue tanyain sama Sana dan Dahyun. Mumpung kita semua ada di sini, sekalian aja." Sambung Jeongyeon.
Sana sama Dahyun saling melempar pandang bingung. Begitu pula Tzuyu sama Jeongyeon yang mungkin berpikiran kalo pertanyaan mereka sama.
"Soal Jungkook."
"Eunha."
Jeongyeon sama Tzuyu ngomong barengan. Sedangkan yang lain cuma natap mereka heran, apalagi Jeongyeon yang nanyain soal Eunha.
"Oke. Gue bakal jelasin, dengerin baik-baik dan jangan minta gue buat jelasin dua kali. Pinggang gue sakit."
"Yeee, ngga ada hubungannya kali!" Sorak mereka kepada Sana, kecuali Dahyun.
Flasback.
Hari itu Sana lagi jalan berdua sama Eunha. Katanya, Eunha mau traktir dia karena hari ini tepat satu tahun Eunha pacaran sama Jungkook, bocah kelas 1 SMA.
Iya. Eunha pacaran sama cowok yang usianya 2 tahun lebih muda. Sama kaya Tzuyu dan Chaeyoung.
Ngga tahu aja gitu, Eunha ngerasa suka dan nyaman kalo lagi sama Jungkook. Mungkin ini cuma cinta monyet, tapi percaya ngga percaya Eunha bener-bener suka atau bahkan cinta sama Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Life [Complete]
Fanfiction"Hidup-hidup kita, ngga usah lah pikirin apa kata orang lain."
![Our Life [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/201669933-64-k685043.jpg)