"Tzuyu!"
Seseorang merangkul pundak Tzuyu dari belakang, membuat gadis itu hampir jatuh mencium lantai andai saja keseimbangannya tidak bagus.
"Kebiasaan." Desis Tzuyu kesal, seolah memaklumi kelakuan orang tersebut.
"Mau ke mana?"
"Ke–"
"Kantin. Nemenin gue makan. Yuk, lo emang pengertian banget deh." Sela Mingyu cepat. Menyeret Tzuyu kearah kanan, padahal sebenarnya Tzuyu akan berbelok ke kiri.
"Ih. Gue mau ke kelas Kak Dahyun, nyusul Chaeyoung." Kesal Tzuyu, tapi tetap mengikuti langkah Mingyu.
"Nanti aja dia suruh nyusul sama Kak Dahyun. Ayo ah."
Sampai di kantin, suasana disana belum terlalu ramai. Mungkin sebentar lagi kantin akan segera penuh. Mingyu harus cepat-cepat memesan makanan dan memilih tempat duduk sebelum terlambat.
"Nah, lo duduk sini. Gue mau pesen makanan."
Mingyu mendudukan Tzuyu disalah satu kursi yang terletak sedikit ke pojok.
Tzuyu hanya menurut saja, dia memilih untuk menunggu Mingyu sembari bermain handphone.
"Gue tungguin juga. Taunya malah udah duluan kesini."
Chaeyoung datang langsung duduk di sebelah Tzuyu. Menatap gadis itu kesal karena telah pergi ke kantin lebih dulu. Padahal tadi Tzuyu sudah berjanji akan pergi ke kantin bersama, setelah dirinya menjemput Chaeyoung di kelas Dahyun yang sedang mengantarkan barang yang dipinjamnya kemarin.
"Gue diseret sama Kiming. Ya maaf."
"Katanya dulu ngga ada untungnya buat lo." Cibir Chaeyoung.
"Kan gue ngga tau kalo itu Kiming. Beda lah urusannya."
"Serah lo."
Chaeyoung mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kantin karena merasa ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka. Dan benar saja. Chaeyoung melihat sepasang mata tengah menatap kearah mereka, atau lebih tepatnya ke arah Tzuyu.
"Pantes aja perasaan gue ngga enak. Ternyata ada yang ngeliatin." Ucap Chaeyoung malas.
"Siapa?"
"Jungkook."
"Ngapain?"
"Mana gue tau. Dia ngeliatin lo mulu. Sebel gue."
"Ngga usah di urusin. Lagian dia sama Yeri tuh." Lirik Tzuyu tanpa minat kearah Jungkook dan Yeri.
"Eh, ada si Chaebol." Sapa Mingyu sambil meletakan beberapa makanan di atas meja.
"Chaebol, Chaebol. Chaeyoung!"
— — — —
"Momo! Ayo ikut gue, penting!"
Hoseok dateng-dateng langsung narik tangan Momo.
"Lepas! Itu pulpen gue jatuh!"
Momo mencoba untuk melepaskan genggaman tangan Hoseok karena pulpen kesayangannya jatuh, tapi gagal. Hoseok terus menariknya menuju suatu tempat.
"Woy, Hoseok! Lo mau bawa Momo kemana?!" Teriak Sana dari depan pintu kelasnya.
"Bentar doang! Penting! Itu sekalian ambilin pulpen Momo!" Balas Hoseok sambil teriak juga, dari jauh.
"Mau kemana sih? Jalannya biasa aja ngga bisa apa?" Tanya Momo setengah kesal.
"Ngga bisa. Ini penting."
"Sepenting apa sih? G–"
"Masuk." Suruh Hoseok sambil membuka pintu mobilnya.
"Ng–"
"Buruan sih."
Setelah Momo berhasil masuk, meski dengan sedikit paksaan, akhirnya Hoseok menjalankan mobilnya. Hanya sekitar 10 meter lalu kembali berhenti.
"L–"
"Ssstt. Jangan protes mulu. Tuh, liat."
Hoseok menunjuk kearah dua orang laki-laki yang sedang berbincang di depan gerbang fakultas Momo.
"Itu kan?"
Mata Momo membulat sempurna menyadari siapa mereka.
"Kok bisa sih Taehyung sama dia?" Tanya Momo bingung.
"Ini yang mau gue ceritain. Semalem Jimin bilang kalo ternyata dia itu Kakaknya Taehyung."
"Kok bisa?"
"Ya bisa lah."
"Engga. Maksudnya, perasaan ngga ada tuh rumor atau apapun tentang Taehyung ataupun Kakaknya."
"Mereka aja jarang keliatan bareng, gimana mau ada rumor?"
"Bener juga, tapi– eh! Eh! Seok liat tuh. Siapa lagi yang dateng?"
Momo menepuk-nepuk pundak Hoseok keras, saking kagetnya.
"Loh?! Kok ada dia juga disini?!" Tanya Momo keras setelah melihat seorang laki-laki menghampiri Taehyung dan Kakaknya yang sedang mengobrol.
"Dia mahasiswa pindahan dari fakultas kedokteran."
"Fakultas kedokteran? Kok Jihyo sama Mina ngga ada ngomong apa-apa?"
"Ya dia aja dikelas mulu. Terus kalo udah selesai langsung kesini. Gue pernah tuh mergokin dia sekali di depan kelas lo pas matkul Hukum Humaniter Internasional. Dua hari lalu."
"Di depan kelas gue?"
Hoseok ngangguk. "Nyari Sana."
"Sialan."
— — — —
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Life [Complete]
Fanfiction"Hidup-hidup kita, ngga usah lah pikirin apa kata orang lain."
![Our Life [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/201669933-64-k685043.jpg)