Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku dengar kabar itu. Kamu akan pergi seperti rencanamu yang dulu. Meninggalkanku, seolah itu yang kau mau. Perlahan melupakanku, seolah itu rencana kepergianmu.
Aku bukan siapa-siapa dalam hidupmu. Jadi kepergianmu sama sekali tidak perlu izin dariku. Kamu bebas; bisa pergi kemanapun yang kamu mau. Bisa terbang dan jatuh sesukamu.
Tapi tidak bagiku. Aku pernah terbang karenamu. Pernah juga jatuh kerenamu. Dan kini tak ada cara lain, selain membiarkanmu pergi dari hidupku.
Kamu akan pergi. Jadi untuk apa aku masih di sini. Untuk apa aku berharap lagi. Padahal jelas, kamu tidak menghargai sama sekali.
Aku memang bukan siapa-siapa. Tetapi setidaknya aku pernah ada. Pernah hadir dalam satu ingatanmu. Walau itu hanya angin lalu.
Membiarkanmu pergi. Kedengarannya mudah sekali. Padahal nyatanya menusuk hati. Padahal inginnya kamu tetap di sini.