_____________________________________
It's time to say goodbye,
but I think goodbyes are sad
and I'd much rather say hello.
Hello to a new adventure.
______________________________________
Selamat datang kembali, kawan.
Kita sudah lama sekali tidak saling berinteraksi, sekedar bertukar sapa maupun cerita. Telah banyak yang terjadi, namun satu hal yang pasti—tidak semua hasil setia pada usahanya. Pada beberapa kisah, kita harus belajar untuk menerima kenyataannya.
Empatbelas tahun Azkia yang dulu,
tidak akan mengira bahwa goresan tinta yang telah ia buat bisa tumbuh mencapai ribuan pembaca seperti saat ini. Terimakasih teruntuk teman-teman semua yang sudah bersedia menemaninya.
Delapanbelas tahun Azkia yang sekarang,
telah belajar bahwa perasaan yang mendalam sekalipun—akan bertekuk lutut di bawah kegagahan takdir yang bahkan manusia sendiri tidak bisa bermain-main dengannya. Aku menyadari bahwa perasaan kita bukan tak berarti, guys. Hanya saja rasa itu ditujukan bukan pada seseorang yang tepat. Sekarang, mungkin kamu akan mengelaknya—tetapi suatu hari nanti kamu akan menerima kebenarannya.
__________________________________
Aku ingat, terakhir kali memperbaharui puisi yang ada di sini ketika kelulusan di SMP, setelah itu aku berniat hanya ingin berhenti sebentar menulis puisi karena disibukkan dengan proses daftar ke SMA. Akan tetapi, manusia hanya bisa berkendak. Hingga kini saat aku sudah mengawali tahun pertama di Institut Terbaik Bangsa; tak ada puisi baru yang berhasil dipublikasikan.
Aku tak penah bisa menyempatkan waktu untuk menulis lagi, selain karena sibuk—juga karena "lelah." Sekarang, aku hanya ingin mengabari bahwa antologi puisiku akan berakhir disini. Sudah saatnya ia berhenti tumbuh agar bisa menjadi sesuatu yang abadi dengan catatan ini sebagai ujungnya.
Aku ingin mengucapkan selamat tinggal, tetapi selamat tinggal itu menyedihkan. Maka, aku ingin mengucapkan selamat datang. Selamat menjalani petualangan yang baru. Sekali lagi, terimakasih atas semua cerita yang bersedia kalian bagikan untuk menginspirasi puisi-puisi di sini. Terimakasih juga atas dukungan serta komentar yang sudah kalian bagikan hingga saat ini.
____________________________________
Sebagaimana kisah yang selalu ada eksposisi hingga resolusi, maka setiap awal pada pertemuan juga akan menemukan titik akhir serta perpisahan
______________________________________
Aku selalu senang berinteraksi dengan seseorang yang membaca puisiku, and it's you. So, let's keep in touch! Kamu bisa mengunjungi aku di Instagram: @xxiaazii.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧𝐦𝐮 (𝖕𝖚𝖎𝐬𝖎)
Poetry// 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐫𝐚𝐡 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧, 𝐚𝐤𝐮 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐩𝐚𝐬𝐭𝐢𝐚𝐚𝐧 // (𝐡𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐨𝐮𝐭𝐬𝐢𝐝𝐞-𝐛𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐢𝐧𝐬𝐢𝐝𝐞) ____________________________________________ 𝐌𝐞𝐫𝐞...
