Satu kenangan datang.
Menghampiri tanpa melodi hujan.
Sebab sekarang musim kemarau panjang.
Bagaimana hujan akan datang?
Ingatan itu kembali berputar.
Seperti dulu, yang berbeda; aku sekarang tanpamu.
Kamu pernah bertanya, "Apa aku jahat?"
Dan kujawab, "Tidak."
Kamu memang tidak jahat.
Tapi kamu; orang pertama yang menghancurkan 'ku.
Membunuh semua harapanku.
Mematahkan hatiku.
Kamu tidak jahat, sungguh.
Kamu hanya tidak punya hati.
Manusia tidak berprasaan.
Hati beku, tubuh kedinginan dan keras kepala.
Semoga kamu baik-baik saja.
Aku akan baik; perlahan menyembuhkan luka sendirian.
Semoga kamu baik; dengan dingin yang perlahan membekukan itu.
Semoga kamu baik; dengan hati yang pernah menolak ketulusan hatiku dulu.
Untukmu; orang yang menghancurkan 'ku.
-Azkia K-
🌆🌆🌆
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧𝐦𝐮 (𝖕𝖚𝖎𝐬𝖎)
Poésie// 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐫𝐚𝐡 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧, 𝐚𝐤𝐮 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐩𝐚𝐬𝐭𝐢𝐚𝐚𝐧 // (𝐡𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐨𝐮𝐭𝐬𝐢𝐝𝐞-𝐛𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐢𝐧𝐬𝐢𝐝𝐞) ____________________________________________ 𝐌𝐞𝐫𝐞...
