Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu tak mengerti- bagaimana rasanya dijauhi- bagaimana rasanya ditinggal pergi- bagaimana rasanya dibuang dan tak diinginkan lagi.
Kamu tak mengerti- bahwa senyum yang selama ini ku tunjukkan- tak lain hanyalah senyum dalam kepalsuan. Hanyalah senyum dalam kepahitan.
Mana mungkin kamu mengerti. Aku hanyalah jangkrik hitam di kegelapan- sementara kamu adalah bintang yang menerangi malam. Bintang tak mungkin dan tak akan pernah mengerti keadaan si jangkrik.
Aku itu apa sih, bagimu? Bukan apa-apa. Tidak pernah jadi siapa-siapa. Tidak pernah jadi orang berharga.
Aku itu cuman j a n g k r i k ! Dan Bintang tak akan pernah menginginkan jangkrik. Bintang menginginkan Bulan- atau setidaknya kawan sejenisnya yang lain.
Udah, jangan mimpi! jangkrik tetaplah jangkrik! tinggal di atas tanah- dan tak akan pernah menyentuh langit.