Kesepian dalam keramaian.
Tawa mereka hanyalah gema.
Perbincangan mereka hanyalah melodi dalam sunyi.
Rengekan anak-anak hanyalah nada melengking dalam ruangan hampa yang gelap.
Inilah yang terjadi.
Jika aku tinggal dalam pikiranku sendiri.
Semua orang di sekitar sedang berbincang.
Tapi aku terdiam seolah mendengarkan.
S e p i padahal r a m a i .
Sebab semua orang adalah orang lain.
Tak ada yang kenal siapa aku.
Tak ada yang tahu aku tinggal sendirian di dalam pikiranku.
Menyedihkan memang.
Inilah resiko sendirian.
Dan sekarang aku merasa makin kesepian.
Sebab kamu; satu-satunya orang yang kukenal telah pergi menghilang.
🌆🌆🌆
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧𝐦𝐮 (𝖕𝖚𝖎𝐬𝖎)
Poesía// 𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐫𝐚𝐡 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧, 𝐚𝐤𝐮 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐩𝐚𝐬𝐭𝐢𝐚𝐚𝐧 // (𝐡𝐚𝐩𝐩𝐲 𝐨𝐮𝐭𝐬𝐢𝐝𝐞-𝐛𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐢𝐧𝐬𝐢𝐝𝐞) ____________________________________________ 𝐌𝐞𝐫𝐞...
