Kenapa....mendadak mereka berada di pulau Dewata ini?
Seseorang yang terus-terusan mengelus kepala Lily dengan penuh sayang hanya menjawab satu kata 'liburan'
Dan....kenapa mereka mendadak liburan?
Orang itu kembali menjawab, 'pengen aja'
Lalu...kenapa kita hanya tidur berdua?
Seseorang tersenyum penuh arti. 'Ini waktunya orang dewasa'
"....."
"Hahahaha~"Sudahlah, ayo senang-senang, aku udah lama menanti liburan seperti ini."
Lily menggeleng tidak percaya. Kemarin setelah pulang dari acara makan-makan itu, terjadi keributan besar sampai seseorang yang menghina Lily kemarin datang ke rumah dan minta ma'af.
Wanita bernama Erika itu perayu ulung para bos besar. Uang yang di dapatkannya rata-rata merupakan hasil menjadi kekasih gelap pria beristri.
Erika awalnya mentargetkan Alfa Alfandi, pemilik Alpha Entertainment, perusahaan besar yang mengelola aktor dan aktris serta idol dan memiliki stasiun TV sendiri, namun usahanya gagal lantaran pria itu tidak tertarik bekerja sama dengan wanita manapun baik sebelum atau setelah menikah.
Sebelum menargetkan Varo dan akhirnya benar-benar jatuh cinta pada suami Lily itu, Erika sempat 10 kali gonta ganti pasangan dan rata-rata sudah punya tunangan dan istri, beberapa diantara mereka ada yang sampai bercerai saking cintanya pada wanita yang lemah lembut di luar ini. Namun begitu mengetahui kalau harta dari mereka bukanlah milik mereka dan milik istri-istri mereka gadis itu dengan tipu muslihatnya berhasil memutuskan hubungan.
Lily sempat melihat berita di TV tentang kehancuran keluarga Wijaya (keluarga besarnya Erika). Harta dan kekayaan yang keluarga itu miliki ternyata milik dari mantan istri kakeknya yang di buang dari keluarga itu. Untungnya kekayaan dan harta tersebut berhasil kembali ke pemiliknya dan itu tentu saja berkat Alfa dan Varo.
Mereka berdua entah bagaimana bisa berbuat baik dan menghancurkan sebuah keluarga dalam 1 malam. Lalu setelahnya liburan seperti ini.
Seseorang mengetuk pintu kamar, membuat Lily mencubit lengan Varo dulu, agar pria itu melepaskannya dari pelukan guritanya.
"Ma'af tapi...bukankah ini terlalu pagi untuk terus berada di dalam kamar dan membiarkan anak-anak bermain sendirian di luar?."Jinhyuk bertanya sambil menggendong balita laki-laki yang baru berusia 8 bulan di pelukannya.
"Kan elo bisa sekalian jagain." Varo berkata sambil menusuk-nusuk pipi chubby balita itu dengan jari telunjuknya.
Jinhyuk menghela nafas dalam. "Di sana ada si kembar tiga Aciel, Azriel, dan Luciel, juga si kembar tiga Alandra, Andreo dan Sena, lalu Dafa dan Kalysa, lalu Arion lalu anaknya kembarnya temanku, Yong Ji dan Min Ji. Kalian datang ke sini sengaja mau menyiksa ku ya?. Kenapa para orang tua malah masih asyik di kamar masing-masing, sementara aku dan Mocca menjaga anak-anak, dan kenapa para balita juga di titipkan pada kami?"
Lily tersenyum malu, lalu mengambil balita di pelukan Jin Hyuk. "Aku...akan membantumu mengurus balita cute ini."
Varo segera berdiri dan mengambil balita itu dari pelukan Lily. "Kenapa mesti sama dia? Kan ada aku juga di sini!"
Pria pencemburu itu melirik Jinhyuk. "Elo! Sana main sama anak-anak! Biar gue sama Lily yang ngurusin Jeno."
"...." Jinhyuk akhirnya pergi meninggalkan anaknya.
"...." Sementara Lily hanya bisa menarik nafas dalam dengan kelakuan Varo.
🌺🌺
KAMU SEDANG MEMBACA
A Little Cupid (End)
RomancePesan sebelum membaca atau mengkritik karya orang lain : tolong ya, berikan krisan yang bermanfaat, terutama kalau yang baca adalah sesama penulis. Judul maupun isi cerita, adalah 100% dari pemikiran sendiri, nggak copas, nggak nyontek. Author sela...
