Kita tinggalkan dulu para orang tua dan kecemburuan mereka itu🤭. Mari pindah ke bagian anak-anak.
Warning : Mereka masih anak-anak ya🤭, jangan di baperin terlalu berlebihan🤗..
🌸🌸
Azriel dan Luciel mengawasi si kembar Alandra, Andreo dan Sena, membuat istana pasir super besar. Sementara Dafa dan Min Ji juga membuat istana pasir di sebelah mereka.
Setelah tadi kalah dalam lomba renang. Dafa dan Min Ji menantang tim Arion dan Yong Ji untuk membuat istana pasir.
Jadilah area pemotretan umum pindah dari kolam renang ke pantai. Para wisatawan tidak ada yang bosan untuk memotret atau merekam video kegiatan anak-anak itu.
Hampir setiap saat ada yang meminta untuk berfoto dengan para visual itu. Jadi, anak-anak sudah terbiasa dan mengabaikan mereka.
Azriel dan Luciel bertindak sebagai bodyguard. Meminta kepada para penggemar untuk tidak menganggu mereka begitu perlombaan di mulai.
Lucunya, ada tiga bahasa yang mereka gunakan untuk berkomunikasi di tengah-tengah perlombaan.
Si kembar bersama Kalysa, tentu saja menggunakan bahasa Indonesia. Mereka membagi bagian antara menghias dan membentuk istana. Sena yang memimpin tim itu.
Dafa dan Min Ji berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Tim ini adalah tim yang paling banyak omong dan sering tertawa (kesannya malah mereka tidak peduli dengan perlombaan). Begitu Dafa tak sengaja menumpahkan air, hingga bangunan yang baru di bentuk Min Ji hancur, keduanya sama-sama tertawa riang dan malah siram, hingga bangunan yang tadinya sudah jadi setengah, seketika hancur berantakan.
Arion dan Yong Ji hanya menatap mereka dalam diam. Keduanya mendadak bertemu pandang dan akhirnya sama-sama tersenyum, lalu melanjutkan kegiatan mereka membangun istana.
"Bisa tolong campurkan dengan air. Pasirnya masih susah di bentuk." Yong Ji meminta bantuan Arion menggunakan bahasa Korea.
Arion mengangguk, lalu mengambil air dan mencampurkannya dengan pasir di dekat Yong Ji.
"Sepertinya masih kurang besar." Gumam Arion. "Kita butuh menambahkan lebih banyak kamar."
Yong Ji dan Arion menatap bangunan pasir mereka yang sudah separuh jadi. "Satu kamar untuk masing-masing orang tua, lalu...kamar untuk masing-masing dari kita." Yong Ji menimpali ucapan Arion.
"Jangan hancurkan yang ini, kita hanya perlu menambah luas lahannya, lalu...membuat bangunan yang lebih tinggi. Aku akan mengambil lebih banyak pasir, kau...bikin bangunannya." Pinta Arion.
Yong Ji mengangguk. "Oke!"
Keduanya kembali bekerja dengan terlalu serius, bahkan tak menyadari orang-orang sekitar mereka yang makin terpesona.
"Beruntungnya aku liburan ke Bali kali ini, aku bisa melihat begitu banyak calon gadis-gadis dan pria tampan. Aku akan memperpanjang liburanku dan menikmati pemandangan cute ini." Salah satu penggemar para anak-anak yang mengamati mereka tak jauh dari situ, terus mengabadikan momen-momen di depannya.
Teman-teman nya ikutan mengangguk setuju. "Aku tidak sedih lagi karena kehilangan tiket konser Super Junior Oppa, Exo Oppa, bahkan BTS. Makhluk-makhluk imut ini menyegarkan mata dan hati ku."
KAMU SEDANG MEMBACA
A Little Cupid (End)
RomancePesan sebelum membaca atau mengkritik karya orang lain : tolong ya, berikan krisan yang bermanfaat, terutama kalau yang baca adalah sesama penulis. Judul maupun isi cerita, adalah 100% dari pemikiran sendiri, nggak copas, nggak nyontek. Author sela...
