Kesayangan Ayah

539 29 1
                                    

Author Pov's

' assalamualaikum! maaf ayah telat '

Amel yang sedang menyusui menoleh kearah pintu lalu tersenyum

' horraayy ayah datang! Mika seneng! '
Rayhan tersenyum lalu menghampiri Amel dan duduk di sebelahnya ' hai anak ayah.. lagi mimi ya? laper ya? '

Amel tersenyum ' Mika baru mandi yah.. habis bobo siang '

' oalah baru mandi, pantes wangi banget... kalo ibu nya udah mandi belum hm? '

Amel menoleh ' udah dong '

' coba mana sini cium ' Rayhan menarik dagu Amel lalu mencium bibirnya lembut

Amel terkekeh sambil melepaskan ciumannya ' ayah mesum '

' gapapa dong ayah cium ibu, kenapa? ade mau di cium juga? ' Rayhan mencium kepala Mika

setelah menyusui, Amel memberikan Mika kepada Rayhan

' sayangnya ayah, cintanya ayah, kebahagiaannya ayah.. ayah sayang banget sama Mika ' ucap Rayhan sambi mengelus kepala Mika

' tumbuh yang sehat, menjadi anak baik, anak sholehah, anak yang bisa membanggakan orang tua '

Mika mulai menutup matanya

' bobo ya anak ayah.. cantiknya ayah '

setelah Mika tertidur, Rayhan menyimpan Mika di box bayi yang berada di kamarnya lalu kembali ke ruang tv menghampiri Amel

' sayang.. kamu gak makan? ' tanya Rayhan

Amel menoleh ' Mika udah bobo? '

Rayhan mengangguk

' makasih ya '

' apaan sih, kok makasih segala? '

Amel menyengir

' pesen makan yuk '

' kamu mau makan apa mas? '

' maunya sih kamu, kan udah lama juga '

Amel tersenyum

' boleh ya? '

Amel mengangguk

-

' jadi gitu kak '

' jadi udah dari awal banget Rayhan berhubungan sama Amel? '

Arya mengangguk

' terus kamu gak coba lapor Tiara? '

' saya gak mau liat dia sedih, karena saya sayang sama Tiara, tapi kalo berujung kaya gini saya jadi menyesal, menyesal kenapa saya gak bunuh Rayhan waktu itu '

Dimas dan Aliya menatap bingung Arya

' maksud kamu? '

' apa kakak masih ingat waktu itu mungkin pernah denger atau liat Rayhan wajahnya babak belur? ' tanya Arya

' waktu itu kakak pernah liat wajah dia bekas luka gitu, tapi itu gara gara dia di rampok '

Arya tersenyum tipis ' bukan, itu gara gara saya pukul, dia lagi diruangannya, mesra mesraan sama jalang itu, dan dia beralasan Tiara mandul, menurut saya itu tidak masuk akal '

Aliya menganga

' saya tau mungkin saya harus minta maaf karena telah memukul Rayhan, tapi jujur, saya tidak pernah menyesal atas itu, saya justru menyesal kenapa saya tidak membunuhnya, walau ujungnya saya akan di penjara, tapi saya tidak akan melihat Tiara mati perlahan '

' lalu sampai kapan kita akan menutupi ini semua? ' tanya Dimas

Aliya menggeleng

' selamanya, kalo bisa Tiara gausah tau kalo suaminya itu selingkuh dan sudah mempunyai anak ' jawab Arya

' kejujuran itu memang menyakitkan, tapi kalo berselingkuh itu namanya brengsek, dalam hal ini Tiara gak salah, tidak bisa hamil itu takdir, tapi masih ada jalan lain yaitu adopsi, di Islam memang diizinkan seorang laki-laki menikah sebanyak 4X, lalu di perbolehkan pula seorang suami menikah lagi jika seorang istri tidak bisa memberi keturunan, tetapi bukan berselingkuh caranya, seorang suami harus tetap meminta izin kepada istrinya ' sambung Arya

Dimas mengangguk

' terus gimana? aku ngerasa bersalah banget sama Tiara sekarang, aku gak bisa ngebantu pernikahan Tiara, aku juga udah gagal jadi kakak nya Rayhan ' keluh Aliya

' pokonya gini, sekarang kita harus lebih protect Tiara, kita harus selalu ada buat dia kapan pun, karena gimana pun, sekarang Rayhan harus membagi waktunya, apalagi dia udah punya anak, anaknya pasti butuh Rayhan, dan ingat ya! anak Rayhan itu gak salah, orangtua nya yang salah! kita gaboleh benci sama anak Rayhan! ' jawab Dimas

Arya dan Aliya mengangguk

' saya titip Tiara ya ' ucap Arya

' kakak titip Rayhan '

Arya mengangguk

' kamu tau dimana apartemen Amel? ' tanya Aliya

' enggak kak, tapi kalo kaka butuh, aku bantuin ' jawab Rayhan

' udah lah sayang, gausah kamu kesana ' cegat Dimas

' aku cuma mau tau aja mas, aku gaakan ngapa ngapain, janji '

' janji? ' tanya Dimas meyakinkan

Aliya mengangguk

' besok, kalo aku udah dapet alamatnya, aku kasih tau kaka '

Aliya mengangguk ' makasih Ya '

Tidak Sempurna • COMPLETEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang