Beberapa tahun kemudian.
Taehyung tumbuh menjadi remaja seperti pada umumnya, dia sudah duduk di bangku sekolah tingkat atas dan hampir menyelesaikan pendidikannya. Jungkook juga sekolah di tempat yang sama dengan kakaknya. Dia sudah kelas 1 tingkat atas.
Taehyung sempat berhenti sekolah untuk bekerja, seharusnya dia memang sudah lulus tapi Taehyung memilih untuk mencarikan biaya sekolah untuk Jungkook membantu Ayahnya sebelum Dia mendapatkan tawaran Beasiswa dari guru taekwondo nya. Dia bekerja 1 tahun sebelum dia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya.
"Kookie makan sarapanmu. Hyung tidak mau kamu sakit," ucap Taehyung.
"Hyung saja tidak makan kenapa aku harus makan," elak sang adik.
"Hyung sudah makan tadi sebelum pulang mengantar surat kabar," imbuh Taehyung.
"Hyung selalu saja menganggap Jungkook anak kecil. Aku tahu Hyung belum makan. Duduk dan makanlah bersamaku," ucap Jungkook sambil menarik lengan Taehyung untuk duduk di sampingnya.
"Kita makan bersama," lanjut Jungkook.
"Sudah makanlah," paksa Taehyung agar adiknya mau makan.
"Mau makan atau aku juga tidak makan sekalian," ancam Jungkook, dia menantang Hyungnya agar mau makan karena Jungkook tahu kalau Hyungnya rela menahan lapar untuk dia.
Taehyung kemudian menuruti permintaan Jungkook, mereka kemudian makan dalam satu piring. Itu biasa mereka lakukan saat ayah mereka tidak dirumah, mereka suka berbagi makanan berdua. Ayah mereka baru berangkat kemarin dan kemarin juga Taehyung mendapatkan hukuman dari Namjoon untuk tidak makan malam karena meninggalkan Jungkook. Mengharuskan Jungkook menunggunya lama sampai pulang dengan kondisi kehujanan. Kondisi tubuh Jungkook memang mudah sekali sakit, Dia bahkan demam setelah terkena hujan kemarin, membuat Namjoon marah kepada Taehyung yang membiarkan Jungkook kehujanan dan berakhir sakit.
Padahal sebelumnya Taehyung sudah bilang kepada Jungkook untuk pulang lebih dulu karena Taehyung sedang membantu gurunya untuk melakukan perintah sang guru agar beberapa temannya yang memberikan pelajaran tambahan. Karena kepintaran Taehyung, guru sering menyuruh Taehyung untuk membantu teman temannya. Membuat Taehyung pulang telat dan berakhir Taehyung dipukuli oleh Namjoon karena ulah Jungkook yang tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan Taehyung.
"Hyung."
"Iya," jawab Taehyung.
"Boleh aku membantumu bekerja." Jungkook memberanikan diri untuk mengatakannya. Dia kasihan pada sang kakak yang selalu mengorbankan diri untuk adiknya.
"Bukankah Hyung sudah katakan tidak. Kamu hanya harus cukup fokus dengan belajar," jawabnya.
"Tapi Hyung--"
"Tidak Jungkookie. Sebaiknya kamu masuk kelas. Hyung masih akan menemui guru," ucap Taehyung sambil meninggalkan Jungkook. Dia tidak mau berdebat dengan sang adik tentang hal itu.
Taehyung memang masih bekerja, dia bekerja sambil belajar. Sebelum berangkat sekolah Dia akan mengantar surat kabar seperti biasanya Dia lakukan. Sepulang sekolah dia akan bekerja di sebuah cafe milik Hyung sahabatnya, Jimin.
Jimin adalah sahabat untuk Taehyung, Jimin selalu ada untuk Taehyung saat lelah senang ataupun sedih temannya itu selalu tahu itu walau Taehyung sendiri jarang menceritakan apa yang dirasakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PROMISE (KTH)
Fiksi Penggemarperjuangan seorang kakak untuk menjaga adiknya. Berjanji untuk selalu ada untuknya dan berjanji akan selalu menjaganya, dan semua berubah saat rahasia besar terungkap. Jeon Taehyung, bocah 8 tahun yang harus menjaga Jeo Jungkook, adiknya, usia 5 tah...
