Bab 19

629 56 0
                                        

Taehyung segera bergegas ke rumah sakit saat mendengar kabar Jungkook di temukan pingsan di depan rumah Bibi Song dengan kondisi yang dibilang tidak baik-baik saja. Bibi Song yang panik melihat kondisi Jungkook segera menghubungi Taehyung dan kemudian membawa Jungkook ke rumah sakit.


"Bagaimana kondisnya, Eomma?" Taehyung yang baru datang langsung menghampiri Bibi Song yang sedang ada di depan UGD.

"Dia mengalami luka memer di beberapa bagian tubuhnya. Dia di pukuli saat pulang dari tempat Yoongi," jelas Bibi Song.

"Apa Jungkook sudah sadar?" tanya Taehyung.

"Belum, Nak. Eomma takut sekali." Sangking takutnya tubuh Bibi Song terasa lemas. Apalagi melihat darah di wajah Jungkook tadi.

"Eomma tenanglah, Tae akan melihat kondisi Jungkook sebentar," ucap Taehyung sambil memeluk tubuh Bibi Song.

Taehyung masuk ke dalam ruang IGD melihat kondisi Jungkook yang sedang terbaring lemas dengan beberapa luka di wajah dan tubuhnya. Taehyung duduk di samping tempat tidur Jungkook dan melihat lekat wajah Jungkook. Taehyung berpikir siapa yang berani melakukan ini kepada Jungkook.


"Apa terjadi luka serius, Dok?" tanya Taehyung.

"Bagaimana dia bisa mendapatkan luka seperti itu? Apa Dia kecelakaan?" tanya sang Dokter.

"Saya kurang tau, Dok, tapi bagaimana kondisinya sekarang?" Kembali Taehyung bertanya tentang kondisi adiknya.

"Tenanglah, pasien tidak mengalami luka yang serius. Dia akan sadar setelah ini," jelas dokter.

Setelah sadar, Jungkook menceritakan semua yang terjadi. Saat Dia pulang dari tempat Yoongi, Jungkook merasa ada yang mengikutinya. Ada beberapa orang yang mengikuti nya, awalnya Jungkook tidak memperdulikan itu, tapi saat dia berjalan keluar dari bus yang di naiki orang itu kemudian menghajar Jungkook tiba-tiba. Mereka bahkan tidak hanya satu, tapi beberapa orang yang menghajar Jungkook tanpa Jungkook sempat melawan, pelaku itu hanya bilang.

"Suruh Hyungmu menemuiku," jelas Jungkook.

itu kata-kata yang Jungkook ingat. Entah siapa, tapi Jungkook seperti mengenal salah satu dari mereka walau dengan kondisi yang setengah sadar.


"Siapa memangnya?" tanya Taehyung dengan emosi yang tertahan.

"Aku kira itu Kwang Soo," jawab Jungkook.

"Dia memang ingin mati." Taehyung berjalan meninggalkan Jungkook, dia bahkan tidak mendengarkan panggilan Jungkook yang melarangnya untuk pergi.

"Hyung tolong cegah dia, Tae Hyung akan berbuat nekat nanti," pinta Jungkook kepada Jimin.

Jimin mencoba mengejar Taehyung yang sudah berada di dalam mobil dan saat akan melajukan mobilnya Jimin masuk, mencoba untuk menghentikan Taehyung.

"Keluarlah, aku ingin sendiri," tegas Taehyung.

"Tidak. Kau tidak bisa seperti ini Taehyung aa." Jimin coba menghentikan sahabatnya untuk tidak terburu-buru menemui Kwang Soo. Apalagi dengan kondisi emosi.

"Apa aku harus diam saat adikku dihajar seperti itu olehnya? Tidak Jimin aa. Keluarlah kalai kau hanya ingin menghalangiku," pinta Taehyung.

"Tidak. Aku tidak akan ke mana-mana." Jimin bersikeras ikut Taehyung ke mana dia akan pergi.

Tanpa bicara lagi Taehyung melajukan mobilnya ke tempat di mana Kwang Soo sedang menunggunya. Dia mencari masalah dengan Taehyung, lama tidak mendengar kabar Kwang Soo, dia tiba-tiba datang dengan menghajar Jungkook demi bertemu Taehyung. Sejak awal Kwang Soo memang licik, dia sangat senang membuat Taehyung marah.

PROMISE (KTH)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang