Bab 04

1K 100 1
                                        

Taehyung berjalan masuk ke dalam rumah, dia sampai rumah pukul 5 pagi setelah menyelesaikan pekerjaannya mengantar surat kabar. Walau dengan kondisi yang kurang sehat, Taehyung masih sempat untuk bekerja. Dia berpikir kalau hanya mengantarkan surat kabar saja, itu tidak apa-apa untuknya sebelum dia pulang.

Sesampainya di rumah, Taehyung melihat Jungkook yang sedang tidur di ruang tengah rumah. Sepertinya Jungkook benar-benar menunggu Taehyung yang tidak pulang semalaman. Dia berjalan ke dapur sebelum membangunkan Jungkook untuk menyiapkan sarapan. Sambil sesekali menahan sakit, Taehyung tetap melanjutkan kegiatan memasaknya, untuk sarapan mereka berdua.

Jungkook terbangun saat mendengar suara seseorang yang sedang memuntahkan isi perutnya. Dia, Taehyung.

"Hyung!" panggil Jungkook.

"Kau sudah bangun rupanya. Aku sudah siapkan sarapan untukmu. Mandi setelahnya makanlah," ucap Taehyung sambil berjalan meninggalkan Jungkook.

"Kenapa Hyung tidak pulang. Hyung bahkan tidak menjawab telponku, Hyung ke mana saja?" Jungkook mencerca pertanyaan kenapa kakaknya itu sampai tidak pulang semalam.

"Aku menginap di rumah teman dan ponselku hilang," jelas Taehyung yang sedang duduk bersandar di sofa ruang tengah.

"Hyung bahkan tidak bilang kepadaku kalau Hyung tidak akan pulang. Bukankah Hyung bisa meminjam ponsel teman Hyung untuk memberiku kabar," ucap Jungkook.

"Jungkook aa, bisa aku meminta tolong kepadamu. Bisa biarkan aku tidur sebentar saja, aku lelah sekali," sahut Taehyung, dia sudah mulai memejamkan mata.

"Bangunkan aku kalau kamu sudah selesai mandi dan bersiap. Kita berangkat ke sekolah bersama," tutur Taehyung lagi.

Jungkook menatap wajah pucat Taehyung dan mencoba mengecek suhu tubuhnya, benar saja ternyata kakaknya itu sedang demam.

"Sebaiknya hari ini Hyung istirahat di rumah. Badan Hyung demam. Hyung--"

"Aku hanya ingin tidur sebentar saja  tolonglah." Taehyung memotong ucapan Jungkook.

Jarang sekali Taehyung memohon untuk istirahat kepada Jungkook, memang tubuh Taehyung terasa sangat lemas dengan kepala dan perutnya yang terasa sakit. Taehyung memilih memejamkan mata, Dia tidak ingin membuat Jungkook tambah khawatir. Tanpa bertanya kepada sang Hyung, Jungkook kemudian mengambilkan air dan handuk kecil untuk kompres kening Taehyung yang sedang demam.
Kalau saja Taehyung tidak memaksakan keluar rumah sakit, dia akan baik-baik saja, tapi Taehyung tetap tidak ingin tinggal di rumah sakit. Dan pada akhirnya Jungkook memutuskan menemani Taehyung yang sedang sakit, istirahat dirumah, mereka tidak bersekolah hari ini. Jungkook tidak tega untuk membangunkan Taehyung dan mengajaknya pergi ke sekolah karena demamnya tinggi.

***

Pukul 10 pagi, Namjoon sampai rumah setelah pulang bekerja, tidak tahu ada apa karena tidak bisanya dia pulang lebih awal.
Saat baru masuk, Namjoon melihat Jungkook yang sedang mengurus Taehyung.

"Kalian tidak sekolah?" tanya Namjoon. Dari nadanya, terdengar Namjoon sedang marah.

"Hyung sedang sakit, Hyung demam--"

"Bangunkan dia, aku sangat lapar. Kenapa anak itu malas sekali" ucap Namjoon memotong ucapan Jungkook. Dia bahkan tidak mendengarkan penjelasan Jungkook.

"Tapi Ayah, Hyung sedang sakit biar Jungkook saja yang--"

"Jungkook aa!!! Ayah tidak akan mengulangi ucapan Ayah lagi," ucap Namjoon. Dia memamg bersikap berbeda kepada Taehyung, padahal Jungkook juga bisa menyiapkan makan untuknya.

Jungkook hanya menurut apa yang Ayahnya suruh. Saat Jungkook akan membangunkan Taehyung, ternyata kakaknya itu sudah bangun dan sedang di dapur untuk menyiapkan makanan untuk Ayahnya.

PROMISE (KTH)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang