Setelah berbincang-bincang dengan Seokjin, Taehyung yang memang mengatarkan Seokjin keluar Cafe tiba-tiba di kejutkan dengan seseorang yang mencoba menyerang Seokjin.
Dengan cepat Taehyung menolongnya, ada orang yang datang dan akan menusuk Seokjin dari belakang. Untung Taehyung mengetahuinya dan segera menangkis, walau tangannya terluka karena menangkis pisau yang akan ditusukkan ke tubuh Seokjin.
Sontak orang itu segera pergi dan Taehyung mencoba untuk mengejarnya. Taehyung melemparkan pot bunga kecil yang dilihatnya, sampai mengenai kepala orang itu. Membuat pelaku itu terjatuh dan Taehyung segera memeranginya agar tidak lari.
"Siapa kau?" tanya Taehyung.
Sambil memegang tangan pelaku Taehyung mencoba untuk bertanya siapa dia. Tapi pelaku itu hanya diam sambil menatap Taehyung.
"Kau melindungi Ayahmu," ucap pelaku itu.
"Siapa yang menyuruhmu?" tanya Taehyung.
"Tanyakan saja kepada Ayahmu," jawabnya.
"Apa maksudmu?" tanya Taehyuny bingung kenapa doa harus bertanya pada ayahnya saat orang yang bersamanya coba melukai Seokjin.
"Kau tetap menjadi anak yang tidak di harapkan," ucapnya lagi yang semakin membuat Taehyung bingung.
"Biarkan polisi yang mengurusnya, tangan Anda terluka," sahut Tuan Kang pada Taehyung
Setelah menyerahkannya kepada polisi, Taehyung di bantu Yoongi mengobati luka yang dia dapat saat menangkis pisau pelaku itu.
"Sebaiknya kita ke rumah sakit. Biar diobati," ujar Seokjin.
"Saya tidak apa-apa. Bagaimana dengan Anda, apa Anda baik-baik saja tuan?" tanya Taehyung.
"Tapi lukamu--"
"Ini hanya luka gores saja. Sungguh saya tidak apa-apa."
"Kau selalu bilang dirimu baik-baik saja saat kenyataannya kau sedang tidak baik-baik saja," celetuk Yoongi begitu saja.
"Hyung." Taehyung menatap kesal ke arah Yoongi sudah mengatakan itu.
"Hyung, kau baik-baik saja?" tanya Jungkook yang baru datang dengan Jimin.
"Ya aku baik-baik saja."
Setelah Seokjin pulang, Taehyung berencana untuk pergi ke suatu tempat untuk mendapatkan uang. Dia harus fokus untuk membayar hutang Appanya. Membiarkan goresan di tangannya karena menyelamatkan Seokjin. Sebenarnya Seokjin ingin membawanya ke rumah sakit, tapi Taehyung menolaknya. Dia tidak bisa hanya bersantai saat penagih hutang itu memberinya waktu 2 hari.
"Jimin aa, boleh aku meminjam motormu sebentar?" tanya Taehyung.
"Hyung mau ke mana lagi." Jungkook yang mendengarkan hal itu segera bertanya pada sang kakak.
"Aku ada keperluan sebentar kau pulanglah," jawab Taehyung.
"Jangan bilang Hyung ingin menjadi preman seperti yang ditawarkan penagih hutang itu," sahut Jungkook.
Taehyung yang memang berjalan ke arah pintu, berhenti saat mendengar ucapan Jungkook. Bagaimana dia bisa tau tentang tawaran itu.
"Ada apa? Benar apa yang aku katakan? Hyung bahkan menutupi hal sebesar itu dariku," ujar Jungkook.
"Memangnya ada apa Jungkook aa?" tanya Yoongi.
"Dia mengorbankan dirinya untuk mencari uang dan membayar hutang Appa, benar begitu Hyung?" Jungkook terus mendesak kakaknya untuk menjawab pertanyaannya.
"Apa Appa yang menceritakannya kepadamu?" tanya Taehyung.
"Iya, dan aku juga orang terakhir yang tau hal itu. Bagaimana Hyung mendapatkan uang itu? Dan akan ke mana Hyung dengan motor Jimin Hyung? Apa Hyung menjadi preman untuk mendapatkan uang? Dan uang yang aku bilang sudah aku buang, aku tidak membuangnya, aku hanya berharap Hyung menceritakan apa yang terjadi dengan uang sebanyak itu, tapi Hyung tidak menceritakannya," jelas Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
PROMISE (KTH)
Fanficperjuangan seorang kakak untuk menjaga adiknya. Berjanji untuk selalu ada untuknya dan berjanji akan selalu menjaganya, dan semua berubah saat rahasia besar terungkap. Jeon Taehyung, bocah 8 tahun yang harus menjaga Jeo Jungkook, adiknya, usia 5 tah...
