Pagi sekali Seokjin di buat khawatir dengan kondisi Taehyung. Dia memang tidak pernah bilang tentang rasa sakit yang di rasakan. Tadi saat Seokjin ingin melihat kondisi Taehyung, dia melihat Taehyung yang sedang terduduk di samping tempat tidurnya dengan wajah pucat pasi, keringat membasahi wajah dan tubuhnya, sambil menahan rasa sakit.
Tubuhnya dingin seperti es, dengan tatapan sayu Taehyung menatap Seokjin yang ada di depannya. Tatapan mata yang menandakan rasa sakit yang sangat menyakiti tubuhnya itu membuat Seokjin tidak berpikir 2x untuk membawa Taehyung ke rumah sakit.
Setelah mendapatkan penangan, Taehyung sudah lebih tenang karena obat yang dokter berikan kepadanya. Dia sudah tidak kesakitan lagi seperti tadi saat Seokjin menemuinya. Hal yang tidak ingin Seokjin lihat lagi, anaknya kesakitan seperti itu.
Walau memejamkan mata, tapi masih terlihat kerutan kening yang menandakan rasa sakit itu masih saja menghantui Taehyung dalam tidurnya. Seokjin masih berada di samping Taehyung menatap wajah pucat. Ingin sekali dia menggantikan Taehyung yang sedang terbaring lemah di depannya. Sesekali terdengar Taehyung merintih kesakitan, walau lirih, tapi Seokjin masih mendengarnya.
"Ibu ..." Taehyung memanggil Ibunya dalam tidur, hal yang menyakitkan untuk Seokjin yang mendengarnya.
"Sayang, buat anakmu kuat. Jangan biarkan dia pergi. Maaf, aku memang Ayah yang tidak baik untuknya. Aku tidak bisa menjaganya dengan baik, tolong maafkan aku."
Ikatan kimia radiasi alpha terpisah-pisah di sel hidup, menyebabkan kerusakan DNA dan menciptakan banyak ion radikal bebas yang sangat reaktif dan dapat melakukan kerusakan lebih lanjut.Salah satu efeknya adalah pengurangan jumlah sel darah putih, dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi, dan membutuhkan transfusi darah serta trombosit.
Mirip kanker stadium akhir.
Jika seseorang menelan polonium-210, sekitar 50-90 persennya akan keluar melalui feses. Yang tertinggal akan masuk ke aliran darah.Sekitar 40 persen polonium yang tertinggal akan masuk ke limpa, ginjal, dan liver. Sementara 10 persennya merasuk ke sumsum tulang. Radiasi keracunan polonium-210 terlihat seperti kanker stadium akhir..
Akibatnya, akan terjadi kerusakan liver dan ginjal, diikuti mual dan sakit kepala ekstrem. Korbannya kerap mengalami muntah, diare, dan kerontokan rambut. Kematian akan datang dalam hitungan hari, kadang-kadang dalam beberapa minggu atau juga beberapa bulan tergantung dosis yang diberikan.
Dan parahnya, tak ada obat buat mereka untuk keracunan radiasi parah. Sebenarnya, telah ada sejumlah perawatan eksperimental agar korban bertahan hidup, tapi belum mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Makanan dan Obat AS, FDA.
(Sedikit kasih tau yaaa..)
Efek itu yang terjadi di dalam tubuh Taehyung. Belum lagi efek lain yang dia rasakan setiap harinya, membuat Taehyung sangat tersiksa, tapi dia tetap tidak ingin menunjukkan dirinya tersiksa oleh rasa sakit yang terus menyakitinya.
"Apa anakmu baik-baik saja Seokjin aa?" tanya Dong Min yang baru datang."Kenapa Hyung datang ke sini?" Seokjin menunjukkan tatapan tak senang saat melihat Dong Min datang.
"Aku hanya ingin melihat kondisi keponakanku saja. Hoseok tadi bilang jika dia dilarikan ke rumah sakit, dan ternyata benar. Apa dia akan selamat?" Dong Min merasa senang saat melihat kondisi Taehyung menurun.
"Aku harap dia tidak berakhir seperti Ibunya," timpa Dong Min.
Jaga ucapanmu, Hyung. Hyung terlihat sangat senang melihatnya seperti ini," sahut Seokjin.

KAMU SEDANG MEMBACA
PROMISE (KTH)
Fanfictionperjuangan seorang kakak untuk menjaga adiknya. Berjanji untuk selalu ada untuknya dan berjanji akan selalu menjaganya, dan semua berubah saat rahasia besar terungkap. Jeon Taehyung, bocah 8 tahun yang harus menjaga Jeo Jungkook, adiknya, usia 5 tah...