Bab 29

601 61 0
                                        

Setelah berbicara dengan Ahn Jong, Taehyung memilih meninggalkan rumah ke tempat dirinya bisa menenangkan hati yang sedang gunda. Ahn Jong membuat hati Taehyung sakit karena ucapannya mengenai sang Ibu, bagaimana Ahn Jong dengan terang-terangan mengatakan kalau Ibu Taehyung perempuan murahan. Walaupun Taehyung tidak tau bagaimana Ibunya, tapi dia tetap Ibunya dan Ahn Jong tidak berhak untuk bicara seperti itu tentang Ibunya.

Hidup di rumah Seokjin memang sangat berat, karena Taehyung merasa asing di sana belum lagi yang  mereka bicarakan hanya harta dan kedudukan. Perebutan harta terlihat jelas di sana. Kalau saja Taehyung tidak ingin mencari tau tentang masalah kematian Ibunya, dia tidak akan mau tinggal di sana. Dia lebih memilih untuk hidup menjadi preman, daripada harus menjadi pewaris dengan keluarga yang gila harta. Namun, Taehyung juga tidak bisa terus membiarkan Ayahnya di sana sendiri. Sekarang siapa lagi kalau bukan Taehyung yang menjaga Seokjin dari orang-orang yang ingin menjatuhkannya.

Taehyung memilih berlatih bela diri untuk melampiaskn emosi, hidupnya terasa berat setelah bertemu dengan Seokjin. Banyak tekanan yang dia dapatkan, tapi tetap Taehyung harus bertahan demi Ibu dan Ayahnya. Taehyung berlatih sendiri di ruang latihan milik Yook Ssaem, walau sebenarnya tidak sendiri juga karena ada beberapa penjaga yang terus mengikutinya.

Hatinya terasa sakit saat mengingat apa yang Ahn Jong katakan kepadanya. Hal yang mungkin tidak akan terjadi saat Taehyung dulu benar-benar meninggal saat kecelakaan yakni membuat masalah semakin rumit. Namun, nyatanya dia selamat dari kecelakaan itu dan hidup sampai sekarang. Ingin sekali dia tidak terlibat dengan masalah ini, tapi ini sudah takdir untuknya.

"Bisa kalian tinggal kan aku?" Setelah latihan, Taehyung coba untuk mengusir pengawal pribadinya

"Maaf, tapi Tuan Besar menyuruh saya--"

Belum menyelesaikan ucapanya, Taehyung meninggalkan 2 bodyguard itu dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikhkan tubuh setelah berlatih beberapa jam untuk melampiaskan emosi. Akan percuma, karena mereka tetap tidak akan pergi meski Taehyung memintanya.


"Apa kalian sudah lama bekerja di sini?" tanya Taehyung.

"Kita masih 8 bulan bekerja di sini, Tuan," jawab Ryuji salah satu penjaga Taehyung.

"Apa kalian pernah membunuh lawan kalian?" tanya Taehyung. Dia ingin tau sehebat apa orang suruhan Seokjin.

"Maafkan saya, Tuan ...," sahut Kyu Min yang malu mengatakannya. Dia yang bersama Ryuji menemani Taehyung.


"Bukankah sebelumnya Anda juga seorang bodyguard?" tanya Ryuji tanpa rasa malau kepada Taehyung.

"Ryuji ssi." Kyu Min mencoba mengingat kan Ryuji agar tidak melanjutkan pertanyaannya.

"Tidak apa-apa. Ah ya, bukankah kau anak Chief Kang?" tanya Taehyung kepada Kyu Min. Dia tak sengaja tau tentang putra Chief Kang beberapa waktu lalu.

"Iya, Tuan," jawab Kyu Min.

"Aku sebelumnya memang bekerja seperti kalian. Saat belum menjadi seorang putra keluarga Kim. Aku berharap bisa bekerja seperti kalian lagi, karena itu lebih nyaman daripada hidup seperti ini," jelas Taehyung.

"Bukankah pekerjaan seperti ini membahayakan tuan?" Mereka pikir sikap Taehyung akan kasar pada mereka, ternyata Taehyung bersikap baik.

Ryuji dan Kyu Min adalah bodyguard yang akan menemani Taehyung dan mengurus keperluan Taehyung, walau dia sendiri sebenarnya tidak mau karena menurut Taehyung, dia bisa menjaga dirinya, tapi ini kemauan Seokjin, jadi dia harus menurutinya walau merasa tidak nyaman.

Mereka berdua lebih muda dari Taehyung, kira-kira mereka seumuran dengan Jungkook. Walau lebih tua Kyu Min 1 tahun daripada Jungkook.

"Apa alasan kalian menjadi seperti ini?" Saat hatinya sedang kalut, Taehyung beruntung masih ada yang bisa mengajaknya bicara.

PROMISE (KTH)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang