Sejak kejadian di mana Taehyung ingin menghajar teman Jungkook, dia banyak diam saat jam istirahat pun dia memilih menghabiskan waktu untuk berlatih. Karena kepala sekolah mengatakan kalau Taehyung akan mengikuti pertandingan taekwondo beberapa minggu lagi seperti yang di katakan Yook Ssaem kepadanya.
"Apa dia akan baik-baik saja?" tanya Jimin.
"Aku tidak bisa melarangnya lagi. Dia benar-benar keras kepala," jawab Jungkook.
Jungkook dan Jimin sedang melihat Taehyung yang sedang berlatih setelah pulang sekolah. Taehyung benar benar memaksakan dirinya. Jungkook tidak berani untuk melarang Taehyung apalagi Jimin. Setelah selesai berlatih Taehyung duduk dan sesekali mengerutkan dahinya saat merasa perutnya kembali sakit.
"Sudahlah, Tae. Kau hanya akan menyiksa tubuhmu," ujar Jimin.
"Jungkook aa, pulanglah bersama Jimin. Hyung akan bekerja setelah ini." Taehyung menyudahi latihannya dan menghampiri mereka berdua.
"Hyung tidak pulang lagi? Oh ya Hyung, uang kemarin Appa sudah mengembalikannya. Hutang Appa lunas. Maaf--"
"Aku harus bersiap," sahut Taehyung memotong ucapan Jungkook dan berjalan meninggalkan mereka.
"Hyung ... kalau aku harus memilih, aku ingin kau kembali menjadi Hyungku saat kecil dulu. Kau selalu membuat dirimu terluka sekarang," tutur Jungkook, Taehyung tetap tidak mendengarkan apa yang dikatakan Jungkook kepadanya.
"Sudahlah, sebaiknya kita pulang sebelum Hyungmu marah," timpa Jimin.
Taehyung beberapa hari ini memang jarang membantu Yoongi, dia memilih bekerja di luar seperti menjadi Valet atau pelayan di Hotel. Taehyung melakukan pekerjaan yang benar, tidak menjadi preman seperti kata Jungkook kemarin. Dengan wajah yang masih ada bekas lebam di beberapa bagian tak membuat ketampanan Taehyung berkurang. Tapi kali ini Taehyung sedang bekerja paruh waktu di salah satu tempat hiburan menjadi bartender. Ini dilakukannya masih beberapa hari ini saja. Itupun karena dia mendapatkan pekerjaan dari orang yang tidak sengaja di kenalnya. Dan Jungkook tidak pernah tau dengan apa yang dikerjakan Taehyung.Bekerja menjadi pelayan di tempat hiburan tak membuatnya buruk, Taehyung berpikir melakukan hal itu hanya untuk bekerja tidak lebih. Biarkan orang lain menganggapnya tidak baik karena Taehyung tidak peduli. Dia bekerja di sana hanya menggantikan seseorang yang sedang mengambil cuti.
"Bukankah kamu, Taehyung?" tanya seseorang yang baru masuk dan duduk di bangku bartender.
"Oh Hoseok Hyung," jawab Taehyung.
"Kenapa kau bekerja disini? Maaf maksudku--"
"Tidak apa-apa. Santai saja aku disini hanya sebagai bartender tidak lebih," Taehyung.
"Bagaimana kondisi perutmu? Apa jauh lebih baik?" Hoseok juga mengkhawatirkan kondisi Taehyung.
"Ya, jauh lebih baik."
"Kenapa dengan wajahmu?" tanya Hoseok.
"Ahh ini. Tidak apa-apa, hanya luka bekas latihan saja," jawab Taehyung.
"Latihan?"
"Iya, aku suka hal yang berbau olahraga. Taekwondo atau juga boxing," jelas Taehyung.
"Wahh keren ya.."
"Apa yang Hyung lakukan di sini?" tanya Taehyung.
"Tidak ada. Aku hanya ingin menikmati waktuku saja."
"Ah begitu."
Mereka saling berbincang sambil sesekali Hoseok meneguk minuman yang dipesannya. Hoseok juga banyak menceritakan tentang kehidupannya dari hal yang membuatnya senang sampai hal yang sangat memiluhkan menurut Taehyung.

KAMU SEDANG MEMBACA
PROMISE (KTH)
Fanfictionperjuangan seorang kakak untuk menjaga adiknya. Berjanji untuk selalu ada untuknya dan berjanji akan selalu menjaganya, dan semua berubah saat rahasia besar terungkap. Jeon Taehyung, bocah 8 tahun yang harus menjaga Jeo Jungkook, adiknya, usia 5 tah...