Bab 23

661 64 3
                                        

Taehyung kembali terlelap setelah membuat keributan, hampir 5 jam Taehyung kembali pingsan dan sekarang Taehyung mulai membuka mata nya perlahan. Kepalanya masih terasa sakit saat dia baru membuka mata. Tidak hanya kepalanya, tapi seluruh tubuhnya terasa remuk.

"Hyung sudah sadar?" tanya Jungkook yang memang sejak tadi berada di samping Taehyung.

"Hyung," panggil Jungkook lagi saat Taehyung tidak merespon panggilannya.

"Hyung mau ke.mana?" tanya Jungkook.

Taehyung mencoba untuk bangun dari posisi tidurnya, tapi karena tubuhnya masih sangat lemah dia kembali terbaring. Kepala terasa sangat sakit.

"Hyung memerlukan sesuatu?" Jungkook tak hentinya bertanya, padahal sang kakak tidak menjawabnya

"Katakan sesuatu Hyung. Apa terasa sakit?" tanya Jungkook lagi.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya Taehyung kepada Jungkook dengan lirih. Harusnya yang bertanya seperti itu Jungkook, tapi ini malah kebalikannya.

"Aku? Ya, aku baik baik saja. Bagaimana dengan Hyung, apa terasa begitu sakit?" Taehyung kembali diam dan memilih memejamkan matanya, kepalanya masih terasa sakit karena dia memaksakan diri tadi.

"Maafkan aku, Hyung. Maafkan aku." Walau tidak mendapatkan jawaban dari sang kakak, Jungkook tak diam.

Sejak bangun dari tidurnya, Taehyung tidak bicara apa-apa. Dia hanya menanyakan keadaan Jungkook, setelahnya dia tidak bicara lagi. Dia tetap memejamkan mata walau dia tidak tidur.

Saat Jimin dan Yoongi datang pun, Taehyung tetap diam. Dia memilih untuk memejamkan mata. Tak peduli dengan kedatangan mereka. Jujur saja Taehyung ingin mengeluhkan tubuhnya yang terasa sakit, tapi dia tetap memilih diam. Walaupun sudah cukup lama tidak bertemu, mereka berpikir Taehyung tetaplah sama, tapi tidak dengan tubuhnya. Ada beberapa bekas luka di beberapa bagian tubuhnya. Entah dia mendapatkan luka itu dari mana, tapi Jungkook bersyukur Taehyung sudah kembali lagi.

Kalau saja tidak ada yang mengancam Taehyung untuk mencelakai Jungkook, dia tidak akan kembali. Ada seseorang yang ingin mencelakai Jungkook bahkan pelaku itu menunjukkan Jungkook yang sedang dalam perjalanan ke rumah sakit tempatnya bekerja dengan di ikuti beberapa orang yang akan menyerang Jungkook, tapi nyatanya Taehyung terjebak oleh rencana pelaku itu. Walau yang sebenarnya dia yang ingin di celakai bukan Jungkook. Dia tidaj bisa fokus karena tekanan yang pelaku itu berikan, apalagi ini tentang Jungkook.

***


Flashback..

Saat baru selesai bertugas menjadi seorang bodyguard dan kebetulan Taehyung sedang di Korea, Taehyung mendapatkan pesan dari seseorang yang mengancamnya dan segera melihat kondisi Jungkook. Saat di perjalanan Taehyung malah di hadang oleh beberapa orang yang sepertinya memang sejak lama mengincar dirinya. Taehyung selalu lolos dari mereka, tapi kali ini mungkin bukan hari keberuntungan Taehyung jadi dia kalah melawan mereka belum lagi Taehyung kalah jumlah.

Mereka membawa Taehyung kesebuah tempat dan menghajarnya. Tapi Taehyung berhasil lolos, walau sempat terjadi pengejaran antar Taehyung dan pelaku, tapi sebelumnya Taehyung memang sudah terluka parah. Taehyung mendapatkan beberapa luka dan mengalami pendarahan karena luka tembak yang di dapat membuatnya tidak sanggup melajukan mobilnya. Pelaku itu menabrak mobil Taehyung yang sedang berhenti dan membuatnya terlihat korban kecelakaan.

Pelaku itu bilang ingin membunuh Taehyung karena mereka tau kalau Taehyung adalah putra dari Kim Seokjin, pewaris harta kekayaan keluarga Kim. Seseorang menginginkan Taehyung mati sebelum Seokjin mengetahui keberadaannya lagi. Karena Taehyung merubah identitas membuat Seokjin susah untuk mencari nya belum lagi Yook Ssaem membantunya untuk menutupi Taehyung dari keluarganya karena itu juga permintaan Taehyung. Mungkin saja ini hari di mana dia harus kembali.

PROMISE (KTH)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang