[Di harapkan folow akun ini terlebih dahulu sebelum membaca, beberapa part banyak yang di privat]
[SERIES LOVE 1]
※※※※※
"LO YANG TADI NABRAK GUE SAAT BERTUGAS KAN?!" ucap Novi dengan nada penuh penekanan dan membuat siswa-siswi yang ada di kelas men...
Biar aku sering update nih kalo vote nya banyak hehe.
S E L A M A T M E M B A C A !!
Adiya Alfiyansyah:V
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
, , , , , , , , , ,
HANLE terasa sangat bosan seharian ini. Entah itu tentang pelajaran yang tadi sempat mengerecoki otaknya. Dan juga tentang hal-hal lainya, pria berlesung itu berjalan ingin menuju kekantin. Tapi, niat nya ingin melewati koridor kelas ia urungkan. Karna, di sana banyak sekali kaum hawa yang sedang mengumpul. Tak ambil pusing, Hanle kembali membalikan badanya untuk menuju lewat koridor UKS.
Yah, meskipun jarak ke kantin dan UKS lumayan jauh. Sepertinya itu tidak masalah. Bagi Hanle, dirinya memang sudah biasa menghindari kaum hawa. Pria itu memasukan kedua tangannya di saku celana terkesan sangat coll. Apalagi dengam rahang nya yang terlihat sangat tegas itu.
Brak!
Indra pendengarnya mulai mendeteksi. Saat mendengar suara aneh tadi, dengan cepat Hanle mencari dimana suara tersebut berasal. Dirinya mulai meneliti ke kanan dan kirinya namun, hasilnya nihil. Dan akhirnya pria itu membalikan badanya.
"Maura." Sentak terkejut, saat melihat Maura yang baru saja terjatuh sambil memeggang kepalanya. Maura mendongak.
"Kak Hanle," gadis itu berusaha berdiri namun, lagi-lagi gadis itu kembali terjatuh. Akhirnya Hanle pun membantu Maura berdiri.
"Lo kenapa?" tanya nya dengan nada yang masih dingin Hanle masih menatap Maura yang mukanya sudah sangat pucat itu. Namun, gadis itu menggeleng.
"Aku gak papa kak, aku bisa jalan sendiri kok ke UKS. Udah Kakak tinggalin aku aja." Gadis itu masih berusaha berdiri sudah tau kondisinya seperti itu masih saja ngeyel. Dengan terpaksa Hanle memapah gadis itu.
"Kenapa setiap saat gue ngelihat lo. Lo mirip banget sama Dyla." Ucap Hanle dalam hatinya.
"Sini." Hanle meraih lengan Maura dan menaruh nya di tengkuk nya, Maura tersenyum tipis.
"Makasih kak," ucap nya walaupun Hanle gak akan pernah menjawabnya dengan kalimat 'sama-sama'.
***
"Dok." Panggil Hanle kepada Dokter di ruang UKS ini. Sementara dokter UKS itu menoleh menatap Maura yang sedang di papah.
"Eh Maura kenapa Han?" tanya dokter UKS itu. Jika kalian bertanya mengapa dokter itu sudah mengetahui nama Hanle? Yah, karna Hanle kan petugas OSIS. Dan dia juga sering membawa anak-anak yang pingsan ke UKS saat upacara tengah berlangsung.