A.2

1.1K 75 24
                                        

Siap-siap buat tim Ziva Biel 😆

Semenjak Zava mengajak Arkila untuk ikut bersamanya pulang sekolah, itu menambah kedekatan antara keduanya.

Ditambah lagi sudah dua hari Zava tidak bisa menghalangi Ziva untuk menemui Gabriel karena mereka berdua masih terikat permainan konyol yang diciptakan oleh Zero.

"Akhirnya ya zav selesai juga"Ujar Arkila setelah mereka pergi dari rumah teman Zava.

Beberapa hari ini Zava disibukkan oleh tugas kelompok dan karena itulah Arkila harus ikut bersamanya sebelum diantar pulang.

"Lo emang ga bosen tadi?"

"Lebih bosen kalau dirumah, makanya gue milih nebeng lo aja daripada dijemput sopir"

Arkila naik keatas motor Zava. Memegang pundak pria itu agar dia tidak terjatuh.

"Eh Zav bentar hape gue bunyi" Arkila memukul punggung Zava karena merasakan ponsel yang dia taruh di saku banyunya berdering.

Gadis itu turun lagi dari atas motor dan menerima panggilan.

Terpampang jelas disana nama Zero.

"Apaan?"

"Lo dimana?"

"Mau pulang sama Zava"

"Weitss kok bisa Lo sama Zava?"

"Korban terperangkap haha"

"Kenapa Lo ketawa-tawa? Siapa yang nelfon?"Sahut Zava melihat Arkila yang tertawa entah apa yang dia dengar ditelepon.

"Zero" jawab Arkila lalu kembali mengamati apa yang Zero katakan.

"Bilang ke mama papa, gue sama Zanna ke puncak dulu. Besok Lo nyusul sama mereka. Sekalian ajak Zava sama Nadin. Besok ya jangan malam ini! Gue pengen berduaan!"Tutur Zero panjang lebar .

"Kok mendadak? Eh Lo mau ngapain sama Zanna disana!!!!"

"Mau..."

"BANG WOY JANGAN ANEH ANEH LO!"

"Enggaklah, ada Ziva sama Gabriel juga"

"OMEGAT MALAH MENJADI-JADI ITU"

"Lo apaan sih La!"

"Hehe, yaudah nanti gue bilang ke mama papa. Gue tutup."

Arkila menurunkan ponselnya dari telinga kemudian memberitahu apa yang Zero katakan pada Zava.

"Zav besok Lo jemput gue ya"

"Kemana?"

"Ke puncak."

"Ngapain?"

"Nyusul Zero sama Zanna. Oiya Nadin sekalian" jawab Arkila sembari kembali naik keatas motor Zava.
Zava pun melepas jagang motornya dan menyalakan mesin.

"Ziva gimana?"

"Udah kesana sama Gabriel."

"APA?!"

"Santai aja ada Zero sama Zanna kok. Udah aman aman"

"Yaudah besok gue aja yang nyetir" Zava melanjutkan kembali perjalanan yang sempat terhenti karena Zero.

----

"Loh Biel kok putar balik?" Ziva mengerutkan keningnya saat Gabriel memutar balik mobil lawan arah.

"Ke puncak"Jawab Gabriel singkat setelah menutup ponselnya.
Ia baru saja mendapat ajakan dari zanna dan Zero untuk ke puncak hari itu juga dan besok semua orang baru menyusul.

UNTIL TOMORROW [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang