"Jadi kamu udah 10 tahun tinggal di apartemen ini?"tanya Alice.Anak kecil di depannya ini mengangguk.
Alice membaca berita di mana mana dan Ia menemukan fakta bahwa apartemen lantai dua merupakan bekas kebakaran 10 tahun yang lalu.Maka dari itu tidak ada orang yang menyewa apartemen lantai dua selain keluarga Alice.
Alice baru baru ini memulai berbicara kepada sosok anak laki laki yang menghantuinya belakangan ini.Ternyata Ia juga korban dari kebakaran apartemem.Alice mulai menghilangkan ketakutannya dan berusaha berbicara lebih banyak dan menggali informasi.
"Ada yang lebih seram lagi kak dari aku dan semua hantu disini.Dia paling berkuasa,dia benar benar mengerikan.Aku saja tidak dekat dengannya meskipun dia kembaranku."ucap anak kecil laki laki itu yang bernama Jeremy.
"Siapa dia?"
"Kembaranku,dia juga mati disini namun dia masih berkeliaran.Dia tinggal di sebelah kanan apartemen ini.
"Apartemen Kak Ansell?"tanya Alice.
"Yang ada banyak anak laki lakinya kak."Alice menutup mulut dan mulai begidik ngeri."dia sekarang masih di apartemen kak Ansell?"tanya Alice dan berharap Jeremy menjawab tidak.
"Jerome tinggal disana kak.Dia tidak akan pergi."Alice semakin takut.
"Apa Jerome mengganggu?"
Jeremy tersenyum misterius.Dan kemudian dia mengangguk."kerjaan Jerome memang menganggu Kak."
Alice tidak tahan lagi bahkan meskipun Alice belum pernah bertemu dengan Jerome,tetap saja.Jeremy saja sangat menyeramkan apalagi Jerome.Apa tidak cukup pemilik villa yang psikopat itu?rasanya kota ini memang tak aman.Alice jadi ingin cepat cepat pulang ke Indonesia.
"Tapi Jerome nggak sampai melukai orang kan?"
Jeremy terdiam cukup lama.Alice berharap Jeremy menjawab tidak untuk kedua kalinya.Ia ingin hidup tenang sementara.Ia tidak ingin dihantui lagi meskipun Ia bisa melihat apapun yang tidak bisa dilihat manusia biasa namun tetap saja Alice masih memiliki rasa takut.
"Sayangnya Jerome tidak akan membiarkan mangsanya dalam keadaan utuh."
***
"Yah kamera gue ketinggalan tolong ambilin kamera gue di apartemen dong kak,"pinta Adrian yang sedang bermain kejar kejaran dengan Aurell dan Ara.
Karena Ansell tidak melakukan apa apa dan hanya mengawasi Adiknya akhirnya Ia berjalan ke lantai atas untuk mengambil kamera Adrian yang tertinggal.Saat Ansell ingin membuka pintu apartemen Alice tiba tiba menarik tangannya.
"Eh Alice Kakak mau ambil kamera bentar."
"Iya kak sebentar aku mau ngomong hal penting!"
"Nanti aja Alice mereka nungguin."
"Kak bentar urgent banget nih!"
"Alice sabar dikit."
"Oke aku ikut masuk kak!"
"Jangan!"
Ansell menahan Alice yang berupaya ikut masuk.Alice tidak tahu bahwa pakaian dalam masih berserakan dimana mana.Ansell lalu mendorong Alice dan menutup apartemennya bisa gawat jika Alice melihatnya.
Padahal Ansell sudah membersihkannya tetapi Al,Aldrich dan Adrian yang tidak pernah menggubrisnya.Ansell mencari kamera Adrian di tas Adrian namun tidak ada.Dimana Adrian meletakan kameranya?Ansell berjalan ke lemari pakaian barang kali Adrian lupa atau bagaimana namun tidak ada.
Ansell mencarinya lagi di nakas namun tidak ada.Ansell menghela napas mungkin Adrian menaruhnya di bawah ranjang.Adrian memang tidak bisa ditebak apapun yang tidak mungkin menjadi mungkin untuk Adrian.
Dan yang benar saja Adrian meletakanya di bawah tempat tidur.Apa tidak ada tempat lain selain di bawah tempat tidur?Ansell berusaha menggapai kamera yang diletakan Adrian di bawah tempat tidur,Adrian meletakannya terlalu ke dalam sehingga membuat Ansell susah menjangkaunya.
"Sedikit lagi,"gumam Ansell dan dia mendapatkannya.Ansell mencoba menarik kamera itu,Namun Ansell merasa sebuah tangan ikut menyentuhnya.Tangan kecil yang sangat dingin.Ansell membeku.Tangan itu masih memegangnya.Dan kemudian Ansell merasakan tangan itu mencakar tanganya dengan sangat dalam.Dan selanjutnya Ansell berteriak membuat Alice yang masih menunggu Ansell di depan pintu apartemen mendobraknya dan memastikan apa yang terjadi.
******
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost Around Us
Misteri / ThrillerMereka yang tak terlihat akan selalu ada menghantui mereka. [My annoying boyfriend but make it horror]
