S4•Birth and Die•

117 6 0
                                        

"Kalian berdua diapain sama dia,"cecar Adrian.Aurell dan Al menggeleng.Ansell,Adriana,Alice,Aric,Arthur,Ara,Aldrich ikut bergabung dan ingin mendengar cerita Al dan Aurell.

Akhirnya Al dan Aurell menceritakan semuanya.Bahwa Al berhasil meyakinkan Dean untuk menceritakan semua kepadanya dan Dean sangat berterima kasih kepada Al karena telah mendengar ceritanya.

Dean memutuskan untuk memakamkan kedua jasad istrinya dan Ira sepantasnya.Dan Lee,Dean setuju untuk membawa Lee ke rumah sakit jiwa dan akan mengunjungi Dean setiap hari.Dean berterima kasih kepada Al karena membuka mata hatinya.Berkat Al juga beban Dean sedikit berkurang namun Dean mengatakan bahwa Dean akan pindah ke rumah Ibunya.

Al dan Aurell sempat mengucapkan selamat tinggal kepada Dean dan jika ada waktu bisa mampir ke rumah mereka berdua.Rumah mereka sangat terbuka untuk Dean dan Dean sangat berterima kasih atas itu dan meminta maaf atas kesalahannya.

Sayangnya Aldrich dan Adrian tidak sempat mengucapkan salam perpisahan dan permintaam maaf mereka berdua.Adrian mengacak rambut Al dan Aurell dengan sayang.

"Itu baru Adek gue!"ucap Adrian yang lainnya setuju.

"Gimana kalau Mama denger ya kak?"tanya Aurell.

"Mama pasti marah,"jawab Al sambil terkikik.

Adit dan Salsa baru saja pulang untuk mengecek kandungan Salsa.Dan melihat Aurell dan Al duduk bersama yang lain membuat Salsa penasaran apa saja yang dilakukan Al dan Aurell sehingga tidak pulang.

Dan seperti tebakan Al Salsa sangat marah sekaligus bangga kepada Al dan Aurell.Salsa bahkan menraktir Al dan Aurell makan membuat Adrian dan Aldrich iri.

"Kan kita juga termasuk kenapa kita gak dapet traktiran?"sahut Aldrich.

"Iya nih Mama pilih kasih,"celetuk Adrian.

"Kamu ini kemarin kan udah Mama kasih dua puluh juta masa kurang sih?"

Adrian dan Aldrich cekikikan."udah sekarang Al dan Aurell harus mandi kalian belum mandi kan."

Al dan Aurell berjalan ke kamar masing masing.Adrian menarik Aldrich dan mengajaknya duduk di depan ruang kelurga.Adrian mengeluarkan uang dari dalam kantongnya cukup banyak.Aldrich menatapnya dengan alis terangkat.

"Taruhan kalo menang main game ini dapet satu juta,"ucap Adrian dan menyalakan televisinya Aldrich belum sempat menjawab tantangan itu namun Adrian sudah mulai bermain.Aldrich mendengus dan mau tidak mau mengeluarkan uangnya dari kantong.Uangnya satu satunya.Dan kali ini Ia tidak akan membiarkan Adrian menang dan menyesal karena sudah menantangnya.

Aldrich menyenggol tangan Adrian membuat Adrian kesal dan akhirnya Adrian kalah.Aldrich tersenyum bahagia dan mengambil seluruh uang Adrian dan memasukannya ke dalam kantong namun sebelum itu Salsa sudah menjewer telinga mereka berdua.

"Sejak kapan kalian taruhan taruhan gini hah?"Salsa menatap Adrian dan Aldrich dengan marah namun Aldrich dan Adrian hanya cengengesan.Mereka berdua mengaduh saat Salsa menguatkan jeweran ke telinga mereka berdua membuat telinga mereka memerah.Al,Aric dan Arthur tertawa dan menunjuk nunjuk Aldrich dan Adrian yang sekarang menatap mereka bertiga seolah ingin menerkam mereka hidup hidup.

Sedangkan di ruangan yang sama di atas karpet Ansell duduk sambil menatap ponselnya.Ia bingung bagaimana cara mengajak Rasya berkencan.Semenjak pertemuan mereka berdua di pesta tahun baru memang merubah semuanya.

Ansell tidak memiliki pengalaman berkencan dengan siapapun Ia bahkan belum pernah berpacaran bukan berarti dia penyuka sesama jenis namun Ansell tidak tahu apa yang membuatnya tidak tertarik dengan wanita.Belum lebih tepatnya.Dan sekarang ia memiliki Rasya.Dan malah bingung bagaimana cara mengajak Rasya berkencan.Di samping Ansell duduk Adriana,Alice dan juga Aurell yang sedang heboh membicarakan artis barat yang tampan.Kali ini Ara absen.

Ara menatap kartu undangan yang diterimanya barusan dari seseorang yang sangat aneh.Ara menatap lagi undangan ulang tahun salah satu temannya itu.Matanya memincing alamatnya sangat tidak umum dan dalam undangan itu bertuliskan bahwa Ara harus berangkat sendirian dan tidak boleh ditemani siapapun. siapapun yang mendapatkan undangan ini adalah orang yang sangat spesial jadi Ara tentu akan datang.

Dan Ia tidak sadar bahwa tepat pada hari ulang tahun itu nyawanya ikut terancam.

****

Tbc.

Ghost Around UsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang