Ara menutup mulutnya saat Jeff melintas di depannya.Jeff lalu membuka ruangan itu.Dan mendapati teman teman Ara terkapar dengan mulut berbusa.Ara ingin berteriak saat melihat kondisi teman temannya.
Jeff tertawa.Ia seperti menghitung namun tawanya hilang saat menghitung bahwa Ara tidak ada disana.Jeff keluar dari ruangan itu tanpa menutup pintu.Dan setelah memastikan Jeff ke lantai atas Ara menghampiri teman temannya.
Semua teman temannya tewas.Ara menduga makanan yang tadi ia bawa dari meja ulang tahun sudah diberi racun oleh Jeff sendiri.Dan Ara beruntung belum memakannya.Harapannya hanya satu Ten.Hanya laki laki itu yang masih hidup dan Ara menduga di masih bersembunyi di suatu tempat.Ara yakin itu.
Ara kembali bersembunyi di bawah meja ketika mendengar suara langkah mendekat.Jeff kembali dan dia menyegel pintu yang berisi mayat teman temanya.Apa yang harus dilakukan Ara sekarang?hanya ia dan Ten yang tersisa di ruangan ini dan Ten,ia tidak tahu keberadaan Ten.
Ara mengendap ngendap saat malam hari mencari tempat persembunyian Ten.Dan Ara berjalan mengendap ngendap ke lantai atas.Tadi Ara melihat Jeff keluar dari rumah namun Jeff dengan segera mengunci pintu.Kesempatan yang tepat untuk mencari Ten.
Ara berjalan ke sekeliling ruangan di lantai dua.Dan ia bingung mulai dari mana dan ia terkejut dan hampir berteriak saat Ten tiba tiba di belakangnya.Ara terkejut sekaligus lega.Ten berjalan lebih dahulu,ia mengajaknya ke salah satu ruangan.Kamar mandi.
"Kamu kemana aja?"tanya Ara kepada Ten.Ten tertawa kecil.
"Bersembunyi.Kamu nggak papa?"
"Semua temen aku---"
"Mati.Aku tahu.Sekarang tinggal kita."
Ara menghela napas lega.Setidaknya ia masih memiliki Ten dan masih ada Ten yang menjaganya.Ara yakin Ten baik.Ten mengatur strategi namun Ara juga tidak ada ide memilih mendengarkan.
"Gimana kalau waktu Jeff balik kamu pukul dia waktu dia buka pintu?"
"Terlalu berbahaya gimana kalau Jeff bisa ngehindar dan malah mukul aku?"
"Gimana kalau kita pura pura mati dan dengan gitu mayat kita dibuang di luar dan kita bisa bebas?"
"Ten kamu nggak lihat apa mayat temen temen aku dibiarin membusuk di ruangan itu?kita juga bisa bernasib sama kalau gitu caranya.Apa Jeff bodoh buang mayat sembarangan?kalau tercium orang orang dia bisa ketangkap."
"Kamu benar tapi kamu punya ide lain nggak?"
"Sayangnya aku juga gak tahu apa yang harus kita lakuin Ten."
Ara menghela napas.Akhirnya mereka berdua memilih bersembunyi di lemari kamar.Dan bodohnya mereka,ternyata mereka bersembunyi di kamar Jeff.Jeff baru saja kembali dengan membawa makanan.Jeff membeli makanan dari luar karena makanan makanan di meja ulang tahunnya sudah ia racuni semua.
Jeff berpikir bahwa teman temannya yang lain pasti memakannya dan mereka mati.Namun ada satu yang lolos,Ara yang sekarang masih ia cari keberadaanya.Ara hanya bisa meneguk ludah melihat Jeff makan.Ara takut bila Jeff menemukannya bersembunyi di lemari.
Namun mereka tidak bisa bersembunyi disitu seterusnya.Saat Jeff tertidur mereka berdua akan pergi dan mencari persembunyian lain sambil memikirkan cara untuk keluar dari sana secepat yang mereka bisa.
Ara sempat mencuri makanan Jeff yang tersisa.Mereka berdua turun ke lantai bawah dan Ara melihat pintu yang mengarah ke ruang bawah tanah.Mereka berdua segera memakai ruangan itu.Ruang bawah tanah sangat pengap dan berdebu namun itu satu satunya ruangan yang bisa dipakai mereka untuk bersembunyi.
Ara menawarkan makananya kepada Ten namun Ten mengatakan bahwa Ten kenyang.Ara memakannya dengan lahap membuat Ten tertawa.Ara memalingkan wajahnya malu saat melihat Ten tertawa melihat cara makannya yang rakus.
****
Tbc.
Jangan lupa voment.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost Around Us
Misteri / ThrillerMereka yang tak terlihat akan selalu ada menghantui mereka. [My annoying boyfriend but make it horror]
