Di malam hari mereka semua bersiap.Beberapa tetangga mereka datang.Bukan orang biasa melainkan golongan orang kaya dan terkenal.Adit memang sangat terkenal dia pemilik perusahaan besar dan merupakan orang terkaya.Wajar jika banyak sekali orang yang mengenalnya bahkan kalangan artis pun ada tetapi banyak dari mereka yang tidak bisa datang karena sibuk.
Aldrich bahkan sedang berbincang bincang dengan selebgram terkenal ,sedangkan Adrian sedang bermain billiard di lantai dua rumah mereka.Adriana dan Ara sedang duduk manis sambil membicarakan laki laki tampan yang Adit undang ke acara pestanya.
"Eh itu Kak Johan ganteng banget gak sih?"Ara menyenggol lengan Adriana.
"Masih gantengan juga Kak Malik!"sahut Adriana.
"Eh mereka berdua mau kesini!"
Ara dan Adriana langsung merapikan rambut mereka dan berkaca satu sama lain sambil mengatakan apakah mereka sudah cukup cantik.Sontak saat kedua artis tampan itu menyapa Ara dan Adriana mereka berdua langsung meleleh.
"Hai Kak Johan gimana kabarnya?"
"Kabar baik."
"Kakak kenapa Kakak ganteng banget sih?"celetuk Ara.
"Kamu juga cantik kok Ara,"ucap Johan sambil melempar wink kepada Ara."Aku kesana dulu ya!"
"Eh-iya kak."Ara mengerjap ngerjap sambil menyentuh pipinya yang memerah.Ia menengok Adriana yang sudah selangkah lebih cepat.Bahkan Adriana dan artis bernama Malik itu tidak berhenti berhentinya berbicara membuat Ara iri.Andai saja Johan berbicara dengannya semudah itu.
Lalu kembang api bermunculan menghiasi langit.Tulisan happy new year bermmunculan di langit disusul dengan angka 2042. Semua bersorak menyambut tahun baru.
Tidak seperti yang lainnya yang menikmati kembang api dan perayaan tahun baru yang mewah,Ansell yang sedang melamun sambil memegang gelas berisi minuman terkejut saat seseorang menyenggolnya lalu tersenyum ke arahnya.
"Hai Ansell apa kabar?"Rasya menyapa.Rasya adalah teman sekelas Ansell yang sangat sangat menyukai Ansell.Papa Rasya juga teman Adit.Rasya sangat senang bertemu Ansell.Tetapi Ansell terlihat sangat tidak nyaman.
"Baik,Kamu gimana?"Ansell balik bertanya karena sepertinya tidak enak jika Ia juga tidak menanyakan kabar Rasya.
"Baik,baik banget kok."Ansell tersenyum tipis.
"Kamu masih sama ya?"
"Maksud kamu?"
"Masih gak suka sama aku."
Ansell meletakan gelasnya dan menatap Rasya dengan alis terangkat.
"Kamu tau dari mana kalau aku enggak suka sama Kamu?"tanya Ansell.
"Ya sikap kamu.Dari dulu nggak berubah."Rasya tersenyum."Aku udah mundur kok,Aku udah nggak suka sama kamu lagi.Ya meskipun itu susah tapi aku nggak mau terus terusan bikin kamu risih.Maaf ya dulu aku ngejar ngejar kamu banget.Aku kesana dulu ya!"Rasya tersenyum lalu pergi.Ansell menatap punggung Rasya yang mulai menghilang.Ia ingin mengejarnya tetapi..
Rasya bisa membuatnya lupa dengan Alya bukan?Ansell mengepalkan tangannya lalu mencari Rasya.Cowok itu harus benar benar melupakan Alya.Bagaimana bisa Ia jatuh cinta dengan orang yang sudah meninggal?memang benar menghilangan bayangan Alya itu tidak mudah.Cewek cantik itu sulit menghilang dari kepalanya.
"Dasar Kak Ansell!dulu aja nolak Kak Rasya terus sekarang dia kejar maunya apa sih?dasar cowok!"
Alice melipat tanganya di dada.Lalu saat band ternama di Indonesia mengisi panggung dan menyanyikan lagu barulah mereka semua berkumpul dan menyanyikan lagu.Namun ada satu orang yang malah menjauh dari kerumunan itu.
Aurell.Aurell sudah mencari tetangganya dari tadi namun sepertinya orang itu tidak datang padahal tidak ada orang yang pernah menolak undangan dari Aditya Anggara kecuali orang itu benar benar sibuk.
Aurell masih dengan gaun putihnya yang indah keluar dari rumah dan berjalan.Saat sampai di rumah tetangganya Ia mendadak merinding.Pertemuannya terakhir tadi pagi tidak berjalan dengan lancar.Aurell juga tidak tahu apa yang membuatnya penasaran dengan tetangganya yang satu ini.
Aurell mengetuk pintu dengan hati hati Alice tidak melihat jika rumah itu mempunyai bel rumah.Lalu seseorang muncul dari pintu.Pria itu tidak mau keluar sedikitpun.Hanya wajahnya yang muncul dari pintu.
"Kamu lagi?!"
"Em i-iya saya cuma mau bertanya---"
"Enggak enggak terima kasih saya tidak mau datang!"
"Em--"
"Sudah kan?yaudah kamu pergi.Saya tidak mau datang!Saya sibuk!"
Blammm
Pintu itu tertutup dengan keras membuat Aurell terlonjak.
****
TBC.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost Around Us
Misteri / ThrillerMereka yang tak terlihat akan selalu ada menghantui mereka. [My annoying boyfriend but make it horror]
