Hidup Ara tidak lama lagi?Ara tidak mempercai ucapan Jeff.Ara menganggap bahwa Jeff gila.Sangat sangat gila.Ara bahkan meronta ronta ingin dilepaskan.Begitu pula teman temannya yang lain.
Jeff tersenyum miring.Bahkan sampai saat ini Ara masih tidak tahu apa maksud Jeff mengikat mereka semua di kursi di hari ulang tahunnya.Ara masih tidak tahu apa maksud Jeff mengundang teman temannya yang sering melakukan pembullyan terhadapnya di sekolah.Dan Ara tidak tahu apa maksud Jeff melakukan semua ini.
Ara mendengus keras keras.Membuat Jeff menoleh.Jeff tersenyum saat melihat Ara kesal kepadanya.Itu tujuan utama Jeff.Jeff melipat tangannya di dada dan menatap mereka semua dengan sedikit rasa sombong.
"Kalian tahu kenapa kalian disini?"
"Gak usah main tebak tebakan deh cupu.Cepet lepasin kita lo bakal selamat oke?"sahut Alan terdengar sebal.
"Diam Alan!"
"Udah mulai berani ya?"Alan menyindir teman temannya tertawa keras.Alan menatap mereka semua marah.Ia ingin semua orang takut terhadapnya bukan malah menertawakannya.Ia langsung menendang kardus yang tergeletak di sekitarnya dengan marah.Membuat mereka semua diam.Sejenak.Hanya sejenak karena mereka semua kemudian tertawa lagi.Termasuk Ara.
Tapi Ara menatap Ten yang hanya diam dan tidak bereskpresi.Ten kan memang aneh,Batin Ara.Ia tidak mempermasalahkannya.Ara tersenyum miring.Dan Jeff kali ini benar benar tidak bisa menahan emosinya.Ia mengagkat pisaunya ke arah Alan dan menancapkannya ke dada Alan.
Ara memikik kaget.Ia tidak menyangka Jeff melakukannya.Ia merinding.Dan merasa ketakutan.Begitu pula yang lain.Yang awalnya mengejek Jeff.Menjadi diam dan merasa takut.Jeff menatap Alan yang sudah berlumuran darah dengan puas.Ia menatap semua orang yang ada di ruangan itu.
"Kalian tahu kan akibatnya kalau kalian nantangin?"
Ara memalingkan wajahnya.Berusaha terlihat berani namun gagal.Bagaimana tidak takut jika kamu melihat temanmu dibunuh tepat di hadapanmu.Dengan orang yang tidak terduga.Ara mencoba melepaskan ikatannya.Ia takut bila Ia selanjutnya yang jadi sasarannya.
Ara mencoba melepaskan ikatan di tangannya dengan usaha keras.Sonya dan Reina malah menangis dan tidak mencoba melakukan hal apa apa minimal untuk membuat mereka terbebas dari ikatan itu.
Ara mengigit bibir cemas.Bagaimana ini?Ia tidak bisa melepaskan ikatan di tangannya.Ia bisa mmebukanya jika Ia memiliki pisau.Dan hanya ada pisau Jeff.Itu jika Ara berhasil selamat jika mengambil pisau itu darinya.Atau Ia akan terbunuh terlebih dahulu sebelum Ia mengambil pisau itu.
Jeff senang namun Ara juga melihatnya sedikit gugup.Karena Jeff mungkin tidak menyangka Ia bisa melakukan itu dengan berani.Di hadapan teman temannya yang selalu memperlakukan buruk dirinya.Jeff ingin semua orang yang memperlakukannya dengan sangat buruk mendapat balasan yang setimpal dan dengan ini caranya.Mengumpulkan mereka semua disini.Dan membunuh mereka satu per satu.
Ara masih tidak bisa mengeluarkan suara sekata pun.Ara sadar bahwa orang kedua yang paling tidak diinginkan Jeff adalah dirinya.Jadi Ia mengantisipasi dengan tidak membuat Jeff marah padanya atau Ia akan mengucapkan selamat tinggal pada semuanya.
Ara memutar otak.Ia menatap Ten.Ten sudah melepaskan tangannya dari kursi dengan baik.Dan Ara menatap Ten agar mau membantunya.Karena Jeff sedang sibuk membanggakan dirinya dan berkoar koar seperti orang gila.Ara mengikuti cara Ten untuk lepas dari tali.Setelah Ia berhasil melepaskan itu Ara menyenggol Sonya dan Reina.Sahabatnya untuk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Ara.Namun sebelum hal itu terjadi Jeff sudah menangkap basah dirinya.
Jeff menatap Ara dan amarahnya memuncak.Ia menatap Ara dengan tajam.Ia lalu menarik Ara.Ara ketakutan setengah mati.Tangan Jeff terangkat.Pisau dengan lumuran dara Alan akan menghujaninya sebentar lagi,dan Ara belum sempat mengatahkan sepatah kata untuk perpisahan.
***
Tbc.
Jangan lupa voment!
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost Around Us
Mystery / ThrillerMereka yang tak terlihat akan selalu ada menghantui mereka. [My annoying boyfriend but make it horror]
