Dua hari berlalu sejak Adriana yang masuk ke hutan terlarang untuk menyelamatkan Alice.Mereka berdua memutuskan untuk tidak menceritakan semuanya kepada siapapun.Pasti tidak ada yang percaya dengan mereka berdua terlebih lebih dianggap gila oleh Adrian.
Sekarang mereka semua bisa kembali ke negara asal mereka.Seluruh dunia juga mulai kembali normal.Dan sekarang keluarga Adit sudah sampai di rumah besar mereka.Tidak ada yang membahagiakan selain kembali ke rumah.
Adrian dan Adriana sudah akur meskipun masih sempat berdebat kecil.Adit bahkan nanti malam hendak menggelar pesta tahun baru besar besaran di rumahnya.Semua tetangganya di undang.Ini semua Adit lakukan hanya untuk membuang uangnya agar tidak terlalu banyak.
Beberapa orang sedang sibuk mengatur hiasan hiasan pesta di halaman yang sangat amat luas.Adrian bahkan sedang menjahili Al dengan meniup peluit di telinganya.Aldrich sedang live instagram bersama Ara.
"Kakak tau nggak tetangga baru yang pindah di samping rumah kita?"tanya Aurell kepada Adriana.Adriana memicingkan matanya.
"Nggak tahu tuh,"jawab Adriana cuek.
"Kasihan banget tinggalnya sendirian bapak bapak lagi."
"Emang kenapa?"
"Em enggak.Emang istrinya sama Anaknya dimana ya?"
"Lo kok kepo banget sih?tanya aja noh sama orangnya."
"Ya santai dong kak!"
"Ya lagian gue juga nggak tahu gue bukan anaknya.Udah mending dari pada lo terlanjur penasaran mending lo kasih undangan pesta kita nanti malem ke dia nah tuh terus tanyain ke dia kemana istrinya,Anaknya.Beres kan?"
"Bener banget tuh!"
Aurell lalu mengambil undangan dari meja dan keluar dari rumah untuk menyerahkannya ke tetangga barunya.Aurell mengetuk pintu rumahnya sebanyak tiga kali namun tidak ada sahutan dari dalam padahal kan tadi orangnya baru saja memindahkan barangnya ke rumah.
Aurell tidak patah semangat dia mengetuk pintu itu lagi namun kali ini lebih keras.Si pemilik rumah akhirnya keluar.Seorang Pria gemuk,kepalanya botak,dia menatap Aurell dengan tatapan menilai.
"Lagi nggak punya uang lewati,"ucapnya.Aurell menaikan alisnya emang dia seperti orang meminta sumbangan ya?
"Em bukan bukan saya kesini mau ngasih undangan pesta di rumah Saya.Saya berharap Bapak bisa datang dan berkenalan dengan kami."
"Oh."Pria itu lalu mengambil undangan dari tangan Aurell.
"Udah gitu doang kan?nggak ada yang lain?"tanyanya lagi.Saat Aurell berjinjit ingin melihat ke dalam Pria gemuk itu menghalanginya."tidak ada apa apa di dalam.Sebaiknya kamu pergi."
"Em Saya,nama Saya Aurell."
"Iya udah tahu."
"Em--"Aurell nampak berpikir agar mereka berdua bisa berbicara banyak.Namun sepertinya pria gemuk di depannya ini seperti menghindari beribicara dengannya."em--nama Bapak siapa?"
"Sepertinya saya lupa mematikan kompor!sampai bertemu lagi!"ucapnya lalu menutup pintu dengan keras membuat Aurell terlonjak.Kenapa dia sangat aneh sekali?Aurell menggeleng lalu keluar dari rumahnya.Ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Apakah tadi Ia salah bicara?Aurell menendang kerikil yang menghalangi jalnnya.
"Awas!"Aurell mundur saat orang membawa papan besar lewat.Aurell lalu menghampiri Adriana lagi.Kali ini Adriana sedang memakai masker di wajahnya sambil membuka majalah fashion.
"Kak?"
"Hm?"
"Bapaknya aneh banget.Masa ngga mau diajak kenalan.Aurell dikira minta sumbangan lagi."
"Dia lagi sibuk kali."
"Mungkin.Kan Aurell belum tanya tentang keluarganya!"
"Ya besok lo coba dateng lagi ke rumah dia."Adriana menutup majalah fashionya dan berjalan ke kamar mandi.
Aurell menghempaskan diri di sofa lalu berpikir.Baiklah besok dia akan datang lagi dan kali ini dia harus berhasil!
****
Tbc.
Jangan lupa voment!
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost Around Us
Mistero / ThrillerMereka yang tak terlihat akan selalu ada menghantui mereka. [My annoying boyfriend but make it horror]
