Aurell,Al,Adrian dan Aldrich melongo menatap isi rumah.Mereka berempat berpencar.Al dan Aurell belok ke kiri dan Aldrich dan Adrian belok ke sisi rumah kanan.Aurell langsung menarik tangan Al ke dalam sebuah ruangan saat mendengar tetangganya itu masuk kembali ke dalam rumahnya.
Aurell menutup mulut Al dan menyuruhnya diam.Setelah tetangganya itu melewati ruangannya barulah Al dan Aurell menghela napas.Aurell mengitari isi ruangan.Ruang tidur yang penuh dengan foto keluarga yang bahagia.Disini Aurell melihat foto si pemilik rumah dan seorang wanita yang kemungkinan adalah istrinya.Al juga ikut melihat.
Pemilik rumah ini memiliki dua anak laki laki dan perempuan.Berusia sekitar 8 tahun dan 9 tahun.Aurell mengambil bingkai foto dan menatapnya dengan antusias.Yang Ia tanyakan adalah kemana perginya keluarganya.Mengapa hanya tinggal seorang diri?
Al menunjuk sebuah gambar yang digambar oleh anak si pemilik rumah.Si pemilik rumah bernama Dean,istrinya bernama Alisa,anak perempuannya bernama Ira dan anak laki lakinya bernama Lee.
Saat Aurell dan Al sedang mengamati bingkai foto pintu ruangan itu terbuka dan menampilkan Pria paruh baya yang gendut dan besar bernama Dean.Dia terlihat marah sekali saat melihat Aurell dan Al di kamarnya.Dean berlari hendak menangkap Aurell dan Al namun Al dan Aurell segera menghindari dan segera keluar dari rumah.Mereka menemukan Adrian dan Aldrich yang sudah berdiri di depan pagar sambil melambaikan tangannya.
Aurell dan Al segera menyusul mereka berdua dan kembali ke rumah.Mereka semua terduduk di sofa.Mereka letih habis berlari.
"Gue sama Aldrich ketauan,"ucap Adrian dengan nafas terengah engah.
"Gue denger suara anak laki laki teriak mau gue samperin di lantai atas pas mau gue samperin Kak Adrian ga sengaja nginjek kucing.Dan akhirnya kita ketangkep tapi untung aja kita cepet cepet lari.Pasti dia mikirnya kalian juga ada disini makanya dia cari ke seluruh ruangan."
"Yah Kakak!"
"Gue sama Aurell cuma nemuin foto keluarganya."
"Seriusan?"tanya Aldrich antusias.
"Iya ternyata namanya Dean,punya istri dan dua anak.Tapi yang jadi pertanyaan kemana Istri dan dua anaknya?"
"Gue mungkin denger suara anak laki lakinya!"sahut Aldrich.
"Iya mungkin aja."
"Gimana kalo besok kita balik lagi?"saran Adrian.
"Nggak ah kak cari mati itu namanya,"ucap Aurell.
"Pokonya lo harus ikut Rell."
"Nggak mau.Serem tau entar kalo kita ditangkap terus orang itu lapor polisi terus kita masuk penjara?"
"Jangan mikir yang berlebihan gak bakal terjadi kok."Al mengusap rambut Aurell.
"Kan ada kita iya nggak?"ucap Al,Aldrich dan Adrian bersamaan.Aurell terkekeh dan mengangguk menatap kakak kakaknya.
"KALIAN KENAPA BELUM TIDUR?"teriak Salsa sambil berkacak pinggang.
Sontak Al,Aldrich,Aurell dan Adrian berlari ke kamar masing masing.Salsa hanya geleng geleng kepala.Ia tadi hanya ingin mengambil air minum namun Ia malah menapati keempat anaknya sedang mengoceh di sofa malam malam begini.
Entah apa yang dilakukan mereka.Salsa menggelengkan kepalanya.Mereka ada ada saja.Aurell menutup pintu kamarnya dengan hati hati lalu berjalan ke ranjang dan langsung merebahkan dirinya ke kasur.Ia sangat lelah sekali.
Bipp
Suara notifikasi dari ponsel Aurell.Aurell segera membuka ponselnya dan menekan roomchat yang baru dibuat Adrian 1 menit yang lalu.
Mision Imposible
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : Oke,besok jam 12 kalo ga ada yang keluar dari kamar bakalan gue samperin
Kak Aldrich sok keren : Aurell tuh yang biasanya telat
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : Catokan lo gue buang kalo ga keluar Rell
Aurell : iya
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : kemana si Al?
Kak Al ganteng : y?
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : singkat banget lu kaya cewe lagi ngambek
Kak Al ganteng : ap?
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : Dateng lu!
Kak Al ganteng : iy
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : sekarang semua tidur jangan lupa baca doa,didatengin pocong baru tau rasa lo
Kak Al ganteng : iya lo pocongnya kak
Kak Adrian udah jelek playboy lagi : otw ke kamar lo Al
*****
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghost Around Us
Mystery / ThrillerMereka yang tak terlihat akan selalu ada menghantui mereka. [My annoying boyfriend but make it horror]
