Maaf gaes aku baru up sekarang, karena kemarin aku ke asikan nonton drakor hehe jadi baru bisa up-nya sekarang
Happy reading:)
Bel istirahat baru saja berbunyi membuat anak-anak didalam kelas itu bersyukur didalam hatinya masing-masing. Guru yang tadinya sedang mengajar pun langsung keluar dari kelas tersebut
"phobia gue liat rumus-rumus kaya gitu" ucap kayla
"coba aja otak gue sepinter ziya! Pasti gue bakalan suka sama pelajaran ini" sambungnya
"lo semua mau pada ke kantin ga? Kalo gamau gue duluan nih! Bukannya gue ga setia kawan tapi urusan perut itu nomor satu" ujar naura
"ayo! Otak gue juga butuh nutrisi setelah belajar rumus-rumus yang bikin kepala gue berasap" ujar audrey
Mereka semua langsung berdiri dari tempat duduknya dan langsung berjalan keluar kelas, baru saja sampai diambang pintu tangan ziya langsung ditarik dengan kencang hingga ziya menabrak dada bidang milik pria itu
Ziya sedikit meringis karena habis menabrak dada bidang pria itu ziya merasa menabrak sebuah dinding dengan kencang, tiba-tiba ziya merasakan ada sebuah tangan yang mengusap-usap keningnya dengan lembut, reflek ziya langsung mendongkak agar bisa melihat wajah pria tersebut
"k-kak rio?" rio hanya tersenyum
"sorry gue tadi nariknya ke kencangan ya?" ujar rio lembut, ziya langsung menundukan kepalanya ziya tidak mau rio melihat kedua pipinya yang memerah, bahkan jantungnya sudah berdetak lebih cepat dari biasanya
Bagaimana pun juga ziya sama seperti wanita pada umumnya yang salting bila diperlakukan manis seperti itu apa lagi diperlakukan manis dengan sang ketua osis yang memiliki wajah cukup tampan
"gemesin benget sih kalau lagi salting kaya gini" rio langsung mencubit kedua pipi ziya
"gue masih bisa diliat ga si?" tanya kayla pada naura bermaksud untuk menyindir rio dan ziya
"gue minta izin ngajak temen lo buat makan bareng sama gue dikantin" setelah mengatakan itu rio langsung menarik tangan ziya untuk bergegas menuju kantin tanpa menunggu jawaban dari teman-teman ziya
"woyy!! Kita semua belum jawab apapun! Lo mau bawa ziya aja!" teriak kayla lantang tetapi rio sama sekali tidak mengubris ucapan kayla
*****
Disatu sisi al dan radit sedang berada dikantin ia juga sudah menempati tempat duduk yang berada dipojok paling belakang, radit juga sudah menyuruh chandra dan hafizh untuk ke kantin
"hayy teman-teman laknat!!" teriak hafizh saat baru saja sampai dimeja yang diduduki oleh al dan radit
"berisik banget si lo!" chandra langsung menoyor kepala hafizh
"spesial untuk hari ini! gue yang pesenin makanan untuk lo semua, lo ga perlu teriakin anak culun untuk lo suruh pesenin makanan" ucap hafizh, al sedikit heran dengan sikap hafizh biasanya dia yang paling malas kalau disuruh membeli makanan, tapi sekarang.. Ah sudah lah lupakan.
"mau makan apa?" tanyanya
"baso" ujar al dingin
"gue juga!" sambung chandra dan radit bersamaan
"oke tunggu, klo minumnya lo suruh si culun aja! gue males beliin lo minuman" setelah mengatakan itu hafizh langsung pergi untuk memesan makanan
KAMU SEDANG MEMBACA
ALDRIC [END]
Fiksi Remaja[SEBAGIAN CERITA DI PRIVATE, FOLLOW UNTUK BISA MEMBACA KESELURUHAN CERITA] ••• "DILAPANGAN INI! DAN DISAKSIKAN OLEH SELURUH SISWA SMA ATHALA! BAHWA GUE!! AZKA ALDRIC ATHALA ANAK DARI PEMILIK SEKOLAH INI! MENEMBAK CLARISSA ZIYA ALEXI UNTUK MENJADI PA...
![ALDRIC [END]](https://img.wattpad.com/cover/212553714-64-k627608.jpg)