4 - He is Selebgram

107 5 0
                                        

Naya Pov

Entah bagaimana ceritanya sekarang gue masuk ke kelompok Ines. Inestya Putri Tiara biasa dipanggil Ines. Cewek yang super aktif dan supel banget. Dari gak sengaja jadi temen sebangkunya sekarang gue berakhir di kantin bersama dia, Rafa, dan Denis.

Kalo diperhatikan Ines sama Denis ini seperti saudara ketemu gede. Bagaimana bisa keduanya memiliki sifat yang sama. Bahkan keduanya sama-sama tergabung dalam fans club Ka Arka. Gue terdiam memikirkan nasib gue kedepannya. Dari 3 orang ini sebenarnya gue lebih nyaman sama Rafa, karena anak itu gak terlalu banyak bicara jadi gue gak perlu berbasa-basi. Berbeda dengan Ines dan Denis yang super aktif dan bawel.

Kami berempat sedang duduk di kantin dan Denis Ines sedang heboh membahas instagram Ka Arka. Gue rasa sebentar lagi kedua orang itu akan benar-benar membuat fans club Ka Arka. Untung mereka masih tahu diri ini tempat umum sehingga mereka masih mengontrol suara mereka. Coba kalian bayangkan kalo kedua anak ini berbicara seperti di kelas. Gue pasti udah langsung melarikan diri dari mereka saking malunya.

"Akhirnya gue bisa liat F4 nya NHS secara langsung." Kata Ines senang. Matanya tak pernah luput dari pintu masuk kantin. Dari tadi memang tanda-tanda kehadiran Ka Arka and the geng belum terlihat.

"Kalo menurut gue, Bang Arka masih terdebest. Panutan gue banget." Kata Denis tak kalah senang.

Gue menghela nafas pelan melihat kelakuan kedua orang ini. Kenapa gue malah temenan sama fans nya Ka Arka? Rafa tampak cuek tak menanggapi ucapan kedua orang ini. Padahal Rafa lebih kenal Ka Arka dibanding mereka berdua. Tapi kenapa Rafa bersikap seperti tak kenal dengan cowok itu? Yasudahlah biarkan saja lagian gue juga gak mau berurusan lagi sama Ka Arka. Kejadian MOS sudah sangat cukup untuk gue. Bahkan sampai sekarang masih ada beberapa senior cewek yang memandang gue dengan tatapan sinis.

"Nay, lo tau gak selain anggota F4 NHS Ka Arka tuh selebgram juga loh. Lo liat aja followersnya udah lebih dari 3jt." Kata Ines menunjukkan profil IG Ka Arka.

Gue sempat terdiam melihat angka followers Ka Arka. Bahkan cowok itu sudah mendapatkan centang biru. Setelah gue pikir-pikir kayanya wajar dia punya followers banyak apalagi kerjaannya suka tebar pesona. "Mungkin satu sekolah disuruh follow dia kali." Kata gue asal. Gue malas memberikan komentar lain karena gue gak mau terlibat lagi dengan seorang Arka.

Rafa tampak menahan tawa mendengar ucapan gue. Lalu dia berusaha bersikap tak acuh lagi. "Naya tanpa disuruh pun orang-orang follow Ka Arka. Apalagi cewek-cewek pada masuk sini karena mau liat Ka Arka. Emang lo gak?" Kata Ines tak percaya.

"Iya bener, jangan-jangan lo follow Ka Arka ya diem-diem?" Tanya Denis curiga. Kedua anak ini memang benar-benar patut mendapat julukan saudara ketemu gede. Bagaimana bisa mereka sekompak ini menyudutkan gue?

Gue menatap mereka tak percaya. Fiks gue salah masuk kelompok. Dengan malas gue membuka instagram gue dan memperlihatkan kalo gue gak follow Ka Arka. "Nih liat gue gak follow dia kan?" Kata gue sebal.

"Nah udah follow sekarang." Kata Ines tersenyum setelah mengklik tombol follow di layar gue.

"Ines lo ngapain mencet tombol follownya." Kata gue kaget melihat tingkah anak ini. Gue gak nyangka Ines berani melakukan hal itu.

Belum sempat gue melanjutkan marah gue tiba-tiba Denis menunjuk sekelompok orang yang masuk kantin. Ka Arka and the geng. Gue melihat Ka Arka sedang melihat ponselnya dan mata kami saling bertemu. Ka Arka tersenyum sambil menggerakkan ponselnya ke arah gue. "Mati gue." Kata gue membuang muka lalu menutupi wajah gue.

"Gue yang follow kenapa lo yang di notis." Keluh Ines.

"Makanya jangan iseng." Kata Rafa mengacak-acak rambut Ines. Ines yang sebal pun langsung marah-marah karena rambutnya dibuat berantakan Rafa. Kedua anak itu sedang bertengkar disaat yang tidak tepat. Bagaimana nasib gue? Ka Arka pasti kegeeran karena gue follow dia.

Selebgram Fall in LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang