Naya Pov
Setelah dua tahun putus akhirnya gue bertemu kembali dengan Kak Arka. Kami memang tidak langsung lost contact tapi perlahan kami pun tidak saling mengirim pesan lagi. Hal yang wajar bukan? Apalagi tahun lalu nomor gue terblokir dan harus ganti nomor baru. Dan gue tidak memberitahu Kak Arka. Aneh rasanya tiba-tiba mengirim pesan dengan nomor baru disaat kami sudah tidak berhubungan lagi.
Meskipun sudah tidak bertukar kabar gue masih mendengar kabar Kak Arka dari temen-temen gue, Denis dan Ines tentunya. Mereka berdua terkadang membicarakan Kak Arka, dari mulai bisnis Kak Arka yang berkembang, Kak Arka yang menolak menjadi ketua BEM, Kak Arka yang mengejar lulus 3,5 tahun, bahkan hingga cewek yang dekat dan pacar Kak Arka. Hal itu juga yang membuat gue tidak menghubungi cowok itu lagi.
Tidak ada yang salah bukan jika Kak Arka memulai hubungan yang baru? Lagian saat itu gue juga sedang dekat dengan senior gue. Rafa yang lebih sering mengalihkan pembicaraan saat kedua anak itu membahas percintaan Kak Arka. Sepertinya Rafa menjaga perasaan gue, meskipun cuek dan dingin Rafa itu cowok yang baik. Hingga tiba-tiba Rafa memberikan kabar jika Kak Arka akan sidang bulan lalu. Cowok yang tidak pernah memberikan info tentang sepupunya itu mengabari kami di grup.
Tujuan Rafa memang mengajak kami untuk pergi ke Bandung. Tetapi itu hal yang mustahil untuk gue bukan? Mengingat Kak Arka dulu selalu mendukung gue akhirnya membuat gue berpikir untuk memberikan hadiah untuk Kak Arka. Secara pribadi gue menghubungi Rafa dan menitipkan hadiah gue. Setidaknya Rafa tidak akan menggoda gue seperti kedua anak ajaib itu. Gue cuma tidak ingin ada salah paham nantinya, apalagi jika itu terjadi pada pacar Kak Arka, membayangkannya saja sudah membuat gue pusing.
Setelah mendapat hadiah, Kak Arka mulai menghubungi gue lagi lewat instagram. Ia mengucapkan terimakasih dan mengajak gue untuk bertemu. Padahal gue hanya bercanda meminta ditraktir cowok itu. Kak Arka mengatakan akan ke Jogja bulan depan, mungkin Kak Arka hanya ingin bertemu dan mengobrol sebentar setelah sekian lama. Gue tidak ingin salah paham, Kak Arka memang selalu ramah kepada semua orang bukan?
Satu hal yang menganggu pikiran gue adalah saat Kak Arka mengirimkan sebuah postingan foto kata-kata yang berasal dari happiness in jar yang gue berikan. Hal yang pertama gue pikirkan gue tidak boleh kegeeran. Lagian kami sudah lama tidak berkomunikasi, mungkin hanya perasaan gue saja. Saat itu gue sedang ada masalah dengan Rio pacar gue dari fakultas lain. Bagaimana cowok itu bisa pergi ke hotel bersama dengan cewek lain. Mungkin eyang benar gue harus segera mengakhiri hubungan gue.
Gue putus dari Rio dan mulai menjalani hari-hari gue seperti biasa. Meskipun kadang Rio masih suka menganggu gue. Cowok itu tidak terima kami putus dan menyalahkan gue karena gue alasan yang membuat dia selingkuh. Rasanya gue lelah menghadapi Rio di kampus entah apa yang harus gue lakukan untuk membuat cowok itu menyerah. Dari mengikuti gue ke sana kemari, sengaja memamerkan teman ceweknya, bahkan mengajak gue balikan. Tami temen gue menyuruh gue untuk mencari cowok lain supaya membuat Rio menyerah. Tapi cowok-cowok di kampus tidak ada yang berani dengan Rio.
Belum lagi dirumah eyang suka membahas soal Rio. Soal yang gue harusnya berhati-hati dengan cowok dan lainnya. Ah kalo saja Mas Vino tidak keceplosan soal perselingkuhan Rio, eyang pasti tidak akan membahas cowok itu terus. Rasanya gue rindu hidup gue yang tenang tanpa harus memusingkan masalah cowok. Hingga sesuatu hal yang menurut gue tak mungkin terjadi malam itu.
Gue melihat Kak Arka dirumah gue. Mas Vino memang mengatakan teman-temannya akan menginap dirumah dan meminta gue menyiapkan kamar untuk mereka. Tapi siapa yang sangka jika teman-teman Mas Vino itu adalah Kak Arka and the genk. Melihat reaksi Kak Arka sepertinya cowok itu pun terkejut. Ah pasti ini ulah Mas Vino, harusnya gue mulai curiga saat cowok itu menanyakan soal brand ARHANA dan berniat membuka usaha pakaian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Selebgram Fall in Love
Teen FictionArkana Dwi Alexander, seorang remaja SMA yang aktif dan energik. Selain aktif disekolah sebagai wakil ketua OSIS, ia juga aktif sebagai selebgram. Dia juga banyak melakukan endorse untuk beberapa produk. Arka belum pernah merasakan jatuh cinta, ia t...
