Cheongdam
-Naeun POV-
Tiinnggg .. tiinngg ... ttiinngg ...
"Sudah jam 8." Akupun menengok ke sebelah kiriku.
Ada sesorang yang sangat aku cintai terlelap menghadap ke arahku. Inilah hal-hal yang paling aku rindukan saat dia tidak ada. Kukecup pelan
keningnya,lalu akupun bergegas ke kamar mandi.
Akupun keluar dari kamar setelah mandi.Memasak sarapan pagi untukku dan Taemin .Hari ini aku hanya membuat roti panggang,telur mata sapi,dan susu saja.Selesai membuat sarapan,aku menyapu rumah
sebentar.Saat aku menuju ke ruang tamu,aku lihat ada sebuah amplop di depan pintu.
"Salam hangat kepada semuanya yang kami cintai.Tujuan kami memberikan surat ini selain untukmenanyakan kabar kalian,juga untuk mengundang kalian pada hari Sabtu tanggal 12 november di
Seoul Hotel,jam 18 KST.Kami akan senang sekali jika kalian bisa datang di acara WEDDING ANNIVERSARY .Terima Kasih,kami tunggu kalian disana
Salam hangat dari Keluarga Ji Chang Wook& Lee Yoona
"Uh?Acara anniversary ?Mengapa sangat mendadak besok?" ucapku sambil memasukkan kembali undangan itu ke dalam amplopnya.
"Uuooohhh .... Kenapa sayang ?" tiba-tiba ada suara seorang pria bertanya sambil menguap.
"Oppa,kau sudah bangun?Kau mau makan dulu atau mandi dulu?" tanyaku sambil berjalan menuju ke arahnya.
"Aku akan makan dulu" ucapnya sambil tertawa.
"Cuci dulu mukamu baru makan ..." Akupun menaruh roti panggang yang tadi aku buat ke piring yang ada dihadapannya.
Lalu ia pergi ke wastafel didepan kamar untuk mencuci mukanya dan kembali lagi ke meja makan.
"Oppa,ini ada surat.Tadi aku menemukannya di depan pintu." Ucapku sambil memberikan surat itu padanya.
"Uh? Dari siapa?" tanyanya lalu menghentikan aktifitasnya itu.
"Bacalah dulu." Ucapku.
"Anniversary Noona?Tapi mengapa begitu mendadak?" tanyanya padaku.
"aku tidak tahu... apa kamu akan kesana oppa?" tanyaku tidak yakin.
"pasti ... dan kau harus ikut tentunya" ucapnya sambil mencubit pipiku.
***
Keesokan harinya ...
"Oppa,bangun !! Apa kau mau terlambat datang ke acaranya?" uapku sambil membangukan Taemin oppa yang sedang tidur siang itu.Karena sekarang sudah jam 16.30 tapi ia malah belum siap sama sekali.
"baiklah!!5 menit lagi," ucapnya sambil menutupi kepalanya dengan selimut.
"Oppppaaa!!!!" teriakku sambil menggoyang - goyangkan tubuhnya.
"Arraseo !!!! Aku bangun." Ucapnya lalu bangit duduk.
Dan
PLUK ~ Ia kembali
membaringkan tubuhnya di kasur.
"Heeeemmmm...."
MMmuuuuuaaacchhhh .....
"Sayang .... Aku sudah segar sekarang.Mengapa kau hanya mencium pipiku?Tidak mencium ini? " ucapnya sambil menunjuk bibirnya dan langsung terperanjat bangun lalu duduk dihadapanku dengan muka memelas.
"Tidak mau!! Oppa kan paling suka buat pulau di bantal,dan otomatis masih ada sisa di bibirnya." ejekku padanya.
" Anieyo .. aku tidak suka buat pulau ! " jawabnya sambil merengek padaku seperti bayi yang ingin susu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Remember Me As A Time of Day✅
Fan-FictionTidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hi...
