Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat?
Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu.
Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi.
Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama.
Hi...
“Sampai kapan aku harus bekerja seperti ini, ini sudah dua tahun dan selama itu seorang Lee Taemin tidak juga berpaling kepadaku?” tanya seorang wanita kepada wanita lainnya yang sedang duduk di depannya.
“Kendalikan saja dulu dirimu itu.” ucap wanita yang sedang duduk di singasananya itu sambil menaruh cangkir tehnya.
“Tidak, bukan aku yang harus mengendalikan diri, tapi dia. Dia itu tidak tau terima kasih, aku sudah melakukan semua untuk dia, jangankan tunangan intensitas percakapan kita itu sangat sedikit.” Ucap wanita berambut panjang sambil mendengus kesal.
“Itu tandanya, kamu harus evaluasi dirimu sendiri, apa yang kurang, apa yang harus dilebihkan. Supaya dia bisa berpaling dari seorang Son Naeun kampungan itu kepada seorang Kim Seolhyun yang ternyata hanya seorang orang suruhan dari…”
“Seulgi cukup! Aku sudah melakukan apa yang kamu mau, jangankan aku bisa mendapatkan seluruh harta dari keluarga itu, dia mau di ajak bicara berdua aja denganku tidak pernah mau. Lihat, rencanamu gagal untuk menghancurkan seorang Lee Taemin dan karena dirimu aku tidak bisa menguasai harta mereka.”
“Tidak usah bertele-tele, katakana saja apa maumu datang kesini?”
“Aku ingin segera bertunangan dengan Taemin, secepatnya!”
Benar juga yang dikatakan Seolhyun, sampai kapan aku bisa melihat kehancuran Taemin dan memuaskan balas dendamku ini, sampai aku mati pun dia terlalu untuk aku kalahkan. Ucap seulgi dalam hati.
Tok.. tok.. tok..
Suara ketukan pintu itu membuyarkan lamunan Seulgi
“Masuk!”
“Permisi, Nona ini ada paket dari anak buah anda” ucap petugas keamanan yang ternyata mengantarkan sebuah paket dan menaruhnya di atas meja kerja Seulgi.
“Kalau begitu Seulgi, aku pergi dulu. tolong dipikirkan baik-baik ucapanku tadi, dan aku ingin segera melihat hasil dari rencanamu ini.”
Seolhyun langsung berbalik tanpa menunggu jawaban dari Seulgi.
Seulgi segera membuka isi paket itu, dan tangannya seketika menjadi berat ketika melihatnya. Sebuah foto yang dapat mengubah nasib seseorang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Ini tidak mungkin!!! Aku sudah meleyapkan wanita ini 2 tahun yang lalu, wanita ini bukan Son Naeun, aku yakin itu!!”
“Tapi, Nona…”
“Suruh anak buahku menangkap dokter yang menangani wanita ini, dan segera seret dia ke hadapanku sekarang juga! Aku harus mengetahui identitas wanita ini! cepat!!”