Hanya kisah manusia aneh bernama MARTABAK dengan para antek-anteknya.
Martabak di sini bukanlah buatan mamang tukang Martabak.
Martabak hanyalah seorang manusia biasa yang tidak pernah luput dari kesalahan.
🎶 Martabak juga manusia...
Puny...
HANYA MAU MENGINGATKAN, SATU VOTE DAN KOMEN KALIAN SANGAT BERPENGARUH BAGI KELANGSUNGAN HIDUP MARTABAK.
CUS
HAPPY READING MOODBAKERS _______
"Perkenalkan, aku adalah Waktu. Aku tak pernah mengeluh saat kamu salahkan. Aku tak pernah marah saat kamu jadikan aku alasan. Karena sejatinya, aku selalu punya jawaban. Kenapa ada senja? Agar kamu dapat melihat bintang dalam gelapnya malam. Kenapa ada malam? Agar kamu tahu habis gelap terbitlah terang. Ya, aku memang sebaik itu untuk kamu yang selalu menyia-nyiakanku." - Time -
______________________________________
Reza Arap Oktober 📞 panggilan suara tak terjawab
Martabak yang mendapati ada panggilan tak terjawab dari Reza lantas mengernyit heran. Pasalnya, Reza ini tipe teman yang akan menghubungi jika ada maunya saja. Jika sedang tidak butuh, ya W-h-a-t-e-v-e-r, a.k.a masa bodo.
Anda Ada apa bromiscall gue?
Oh, iya. Kabar baiknya Martabak yang dulu bukanlah Martabak yang sekarang. Dulu tidak pernah online sekarang online setiap saat. Tentu ini merupakan sebuah kemajuan pesat bagi seorang Martabak walaupun tujuan online-nya pun masih abu-abu. KALIAN PASTI PAHAM, MBLO.
Reza Arap Oktober Gapapa, Bak, cuma tertekan
Anda Lu ada masalah?
Reza Arap Oktober Enggak, gapapa kok cuma tertekan
Anda Yaude kalau ga mau cerita, lu yang sabar aje ye
Reza Arap Oktober DIBILANGIN CUMA TERTEKAN! GW LG AMBIL HP DI KANTONG, TERUS NOMOR LU TERTEKAN ANJG!!
Anda Tinggal bilang kepencet apa susahnya si BANGSAT
"Mas?"
Panggilan dari mbak-mbak pegawai Indomarco menyadarkan Martabak yang misuh-misuh sendiri chattingan dengan Reza. Martabak yang masih terbawa emosi lalu menoleh, menatap sinis mbak-mbak yang selalu mengekor ke mana pun Martabak melangkah. "Apa?!" jawabnya reflek.
"Masnya udah selesai belanjanya?" tanya Mbak Indomarco tetap berusaha ramah, meski Martabak tahu betul mbak-mbak ini punya dendam kesumat terhadapnya. Apalagi dilihat dari wajahnya yang menahan kesal. Bahkan Martabak berani bertaruh bahwa semua pegawai di Indomarco ini punya dendam lahir batin pada dirinya.
Kalau kalian tidak percaya, terbukti dengan adanya poster bergambar foto Martabak terpampang jelas di pintu masuk Indomarco. Bukan. Bukan poster orang hilang, melainkan poster peringatan disertai embel-embel ala sinetron azab.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.