let me let you go

2.7K 351 20
                                        

Lisa memutus panggilannya dengan kesal walau sang lawan bicara di seberang sana masih belum menyelesaikan kalimatnya.

Ya, siapa lagi kalau bukan ibunya yang masih berusaha meyakinkan Lisa untuk menerima 'calon ayah barunya'.

Setelah semua hal yang terjadi dan apa yang dilakukan lelaki itu terhadapnya?

Lisa tidak gila.

Yang kusukai adalah dirimu.

Kalimat itu terngiang di telinga Lisa dan membuatnya bergidik ngeri.

Memori akan kejadian tak mengenakkan yang terkadang membuat Lisa ingin menjatuhkan diri dari lantai lima itu sering kali masih mengahantui dalam mimpi buruknya.

Lisa masih belum berani membicarakan 'hal itu' pada siapapun, karena pikirnya Kim Wo Bin juga masih belum mengusiknya kembali.

Jikapun harus bercerita, ia tak tahu harus dari mana dan pada siapa.

Dan Lisa harap tendangannya pada lelaki itu mampu mengembalikan pikiran jernih Wo Bin agar tak berani macam-macam padanya lagi.

Gadis cantik berambut sebahu itu menghela nafas dengan berat.

Jika malam seperti ini tiba, malam dimana ia bertengkar dengan ibunya, malam dimana ingatan buruk akan pelecehan yang ia terima dari kekasih sang Ibu, sudah dipastikan Lisa takkan bisa tidur nyenyak malam ini.

Biasanya Sehun adalah obat dan penyemangatnya. Namun belakangan khasiat Sehun sudah berbeda.

Bagaimana tidak? Lisa yang masih kesal itu telah menghindari Sehun selama hampir satu bulan penuh.

Tentu saja Lisa masih sakit hati. Bahkan lelaki itu tak pernah meminta maaf atau repot-repot mengajaknya bicara.

Brengsek memang.

Jadilah hingga detik ini, walau terkadang mereka bertemu ketika sarapan, Lisa menghindari berbicara dan menatap wajah lelaki itu.

Walau terkadang mereka berpapasan, keduanya tak saling bertegur sapa.

Jika Sehun punya hati nurani dan merasa bersalah setidaknya lelaki itu akan meminta maaf, tapi apa yang Lisa dapat? Lelaki itu terlihat bahagia karena sudah tak diusik olehnya.

Lisa menampar pipinya keras saat otak kecilnya itu menambahkan pikiran akan Sehun padahal memorinya sudah sesak.

Gadis cantik itu menghela nafas kesal dan kembali masuk ke dalam kamar untuk berbaring di sebelah sahabatnya.

Ketika ia mencoba menutup mata, dengkuran Somi yang seperti ingin mengajak berkelahi membuat kepalanya semakin pening.

Lisa berdecak sebal dan beranjak dari sana setelah mengacak-acak rambutnya sendiri.

Jam dinding menunjukkan pukul dua dini hari. Lisa berani keluar dari kamarnya karena ia tahu Sehun sedang tak berada di rumah.

Entah kemana lelaki itu pergi, Lisa sudah malas bertanya kepada Somi yang nampaknya akan gagal menjadi adik iparnya.

Ia menuruni tangga dan menyalakan beberapa lampu yang sebelumnya padam.

Gadis itu menuju dapur dan membuka lemari pendingin yang menunjukkan berbagai makanan serta minuman disana.

Memastikan tak ada siapapun yang akan memergokinya, Lisa mengambil satu botol soju lalu berjalan santai menuju ruang tengah untuk menyalakan televisi.

Suara desisan botol soju yang dibuka menyapa telinga Lisa dan berhasil membuatnya terkekeh senang.

Terakhir kali dirinya akan mencicipi soju adalah saat Sehun memergokinya. Dan kali ini takkan ada yang mengganggunya.

Gadis berambut sebahu itu bersandar dan menyetel Chibi Maruko-chan, kesukaannya.

Enchanted By YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang