black dress and her red lip

2.6K 377 48
                                        

Manik mata Lisa berbinar seakan di dalamnya terdapat ratusan cermin yang memantulkan cahaya.

Senyumnya ditarik hingga telinga saat mendengar perkataan dua insan yang berada di hadapannya.

"Kau harus menanyakan pendapatnya lebih dulu." Kata Sehun sembari melipat kedua tangannya dan bersandar.

"Tentu saja aku setuju." Lisa mengangguk mantap tanpa ragu.

mendengar jawaban Lisa, Sehun segera menatap gadis itu dengan alis yang sudah beradu, "Ya! kenapa kau semudah itu menerima ajakan orang lain?"

"Apa salahnya? Jika kau tak ingin mengajakku ke pesta itu, biarkan aku pergi dengan Suho oppa. Dan ia bukanlah ORANG LAIN."

"Tidak. Kau tak tahu konsepnya."

"Suho oppa akan memberitahu, iya kan?" Lisa tertawa ke arah Suho yang segera dibalas lelaki itu dengan anggukan semangat.

"Tidak. Itu bukan pesta untuk anak kecil."

"Hei, apakah kau lupa jika aku sudah berusia 18 tahun dan memiliki ktp? Ah, tentu saja kau lupa, kau  kan tak turut merayakannya bersamaku di taman bermain saat itu."

Sehun segera menutup mulut dan berdeham pelan. Sepertinya sampai mati Lisa akan terus mengungkit kesalahannya yang satu itu.

"Lagipula aku akan menjaganya. Apa kau tidak mempercayaiku?" Suho berdecak sebal ke arah Sehun yang menghalangi rencanya untuk mengajak Lisa ke pesta

"Bukan masalah itu. Kau tahu ada tradisi...itu kan?"

"Tradisi apa?" Tanya Lisa penuh selidik.

"Ah... benar. Tapi aku bisa saja mengakalinya dengan membuat Lisa mabuk."

"Dan kau akan bermalam dipenjara karena membiarkan gadis SMA meminum minuman keras."

"Tradisi apa???" Lisa yang semakin penasaran menginjak-injak lantai dibawahnya dengan semangat.

"Atau kami bisa berpura-pura seperti melakukannya."

"Kenapa kau tidak ajak saja Jisoo. Dia single dan sangat menyukai alkohol."

"Melakukan apasih???"

"Tidak. Tidak. Ia sangat menyeramkan jika mabuk."

"Jadi kau berniat membuat Lisa mabuk?"

Suho menggeleng mantap, "Takkan kubiarkan ia menyentuh air haram itu."

Lisa mulai jengah dengan suaranya yang tak di dengar. Gadis itu hanya memutar bola matanya dan bersandar pada sofa yang empuk di ruangan Suho.

"Kau kan punya banyak teman wanita."

"Enak saja. Kau tahu aku bukanlah lelaki sembarangan sepertimu yang bisa mengajak wanita manapun ke dalam pesta dansa ITU."

"Apa perlu kucarikan wanita 'manapun' itu?"

"Hei, kalian berdua berhentilah. Walau aku tidak tahu pesta seperti apa ITU. Tapi untukmu Sehun-ssi, kenapa kau repot-repot menolak ajakan Suho oppa padahal akulah yang ditawarkan untuk ikut."

"Kau lupa jika kau adalah kekasihku?"

Lisa memaki sebal. Namun tidak dengan Suho yang terkejut oleh perkataan Sehun yang dikenalnya sangat anti mengucapkan kalimat itu terutama untuk seorang Lisa, "Berhentilah berkata omong kosong begitu!"

"Kau yang memulai. Intinya, jika kau pergi ke pesta itu, ibu akan kuberitahu bahwa kau pernah meminum sebotol soju."

"T-tunggu, aku tak perduli dengan soju itu. Ttapi apa aku tidak salah mendengar sesuatu yang seharusnya takkan pernah keluar dari mulut seorang Oh Sehun? Kekasih?"

Enchanted By YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang