💕happy reading💕
Jangan lupa share cerita aku😘
Fllash back on
Gadis yang sudah siap dengan pakaian seragam yang rapi sedang berjalan menuruni tangga terlihat paras ayunya yang sedikit pucat
Anita yang sedang menyiapkan sarapan mengalihkan perhatian ke arah anak gadisnya "siapa yang nyuruh kamu sekolah?"
"Jazy udah gak papa ma, jazy mau sekolah" Jawabnya setelah duduk di meja makan
"Kamu masih sakit, nurut sama mama bisa kan?"
"Mama jazy gak mau di rumah, nanti kalau tiduran terus bisa sakit semua badan jazy. Jadi mama gak usah khawatir ya ada abang juga kan" Jelas jazy berusaha membuat anita percaya
"Ya udah tapi kamu mama yang anterin ya"
"Iya mama ku sayang" Ucap jazy dengan senyuman lebarnya
Dan berakhirlah jazy tetap sekolah dan berbaring di bangkar UKS
Flassh back off
"Gimana jazy?" Tanya gallen yang baru tiba di UKS
"Ada di dalam kak, masih belum sadar" Jawab mitha
Gallen langsung memasuki ruang UKS dan melihat gadisnya terbaring di bangkar dengan wajah picatnya
"Kenapa sih selalu buat abang khawatir?" Gumam lirih gallen pada jazy
Selang beberapa menit sesorang yang terbaring lemah di bangkar menggerakan jarinya perlahan "bang" Lirih jazy setelah membuka mata
"Alhamdulillah"
Setelah itu kelima lelaki dengan paras tampannya datang di depan UKS
"Jazy?" Tanya atla
"Di dalam" Jawab sasa
"Tla_" Belum sempat mitha melanjutkan ucapannya atla sudah membuka knop pintu UKS. Dan pertama kali yang atla lihat adalah jazy sedang tertawa ke arah gallen
"Gallen?" Batin atla di ambang pintu. Entah kenapa hatinya seperti tidak rela melihat jazy tersenyum pada gallen. Namun ia berusaha menepis pikiran dan perasaan itu
Oh kalian harus tau, Gallen itu satu tingkatan di atasnya atlaka jadi sekarang Gallen kelas 12. Jika kalian tanya kenapa atla dan temannya memanggil Gallen tanpa embel embel kak ya karena mereka memang gak pernah manggil kakak tingkatnya pakek kak
"Tuh kan gue belum selesai ngomong sih, jadi nyesek sendiri kan" Ucap mitha yang telah sampai di samping atla, bermaksud memanas manasi atlaka
Kedua gadis yang tadi pergi untuk membeli makan sekarang telah sampai kembali di UKS "aaaaaa jazy gue khawatir sama lo"
"Bussyettt, tan biasa aja dong tan kuping gue nging nging nih" Ucap baben karena rani berteriak pas di samping baben
"Bodo, siapa suruh di samping gue" Balas rani ketus
"Lah gue dari tadi di sini tan, lo gak lihat apa?" Balas baben tak mau kalah dari mantan nya.
"Nyenyenye" Ejek rani pada baben dengan memaju majukan bibirnya. Kemudian menghampiri jazy dengan ke tiga temannya
"Sabar sabar, untung lo pernah gue sayang ran!" Baben mengelus dadanya dramatis
"Ti ati CLBK lo!" Bisik ojan. Baben hanya memandang ojan datar tak berniat meladeni ojan.
Sedangkan dua sejoli yang berada di dalam UKS mengalihkan tatapan ke arah pintu karena mendengar kebisingan dari sana. Yups netra hazel milik jazy tak sengaja bertubrukan dengan netra biru milik atlaka. Ada rasa tidak enak pada diri jazy ketika menatap lelaki itu, namun ia sesegera mungkin menepis pikiran itu. Ada apa dengan dirinya?, toh ia bukan siapa siapa atlaka
Kelima lelaki itu telah pergi dari UKS
"Jani aa' arden pergi dulu ya" Pamit arden pada jani dengan mengedipkan sebelah matanya kemudian berjalan pergi. Sang empu yang mendapat itu hanya menatap datar dan bergidik ngeri
"Di makan, lain kali kalau sakit gak usah masuk" Ucap Gallen. Namun sepertinya ia tak mendengar nasehat Gallen
"Denger?" Tanya Gallen membuyarkan lamunan jazy
"Iya bang denger"
"Abang ingetin jangan deketin, apapun atau siapapun yang ada hubungannya sama keluarga sanjaya" Bisik Gallen
"Iya bang paham"
"Yaudah gue pergi dulu, jagain jazy ya" Ucap Gallen pada jazy kemudian menatap ke empat sahabat jazy
Beneran nanya ini tulisannya pinsan itu PINGSAN/PINGSAN sih yang bener?, serius nanya ini authornya😌🙏
Masih di tunggu jawabannya❤
KAMU SEDANG MEMBACA
JAZIYA (On Going)
Roman pour AdolescentsBukan menceritakan tentang gadis lemah ataupun kuat, tapi menceritakan seorang gadis yang dapat rapuh dan kuat dengan bersamaan. Kisah seorang gadis yang akan tetap kuat meski di balik itu ada kata kata lelah setiap tindakannya. Keadaan yang mengaja...
