9.

3.1K 103 1
                                        

💕happy reading💕

Masukin ke perpustakaan kalian ya🥰
Aku up lagi ini. Ikutin terus ya😌

*
*
*

Plaakkk

suara pukulan berhasil mendarat mulus di kepala ojan dengan selamat

"Yeee itu makanan gue monyet kenapa lo makan" Ucap baben ngegas tak Terima karena ojan mengambil makanannya

" Gak usah kayak orang miskin bego" Sahut arden

"Pelit banget sama sahabat sendiri" Balas ojan seraya mengusap hasil geplakan baben

"Eh babik konsepnya itu bukan pelit gak pelit masalahnya itu makanan tinggal satu di kantin" Ngegas beben, yang tentunya membuat semua siswa mengalihkan tatapan ke meja Fuerza

"Bukan sahabat gue" Ucap arden

"Begitupun gue"

"Malu-maluin njir lo" Sahut atla

"Jahat banget sama gue tega lo semua cuma sarkan sahabat gue yang baik" Jawab ojan dengan wajah di buat semelas-melasnya

"Emang lo sahabat kita? " Tanya arden

"Siapa mau? " Jawab sarkan yang sedari tadi diam

"Hahahahaahhaha" Tawa arden dan beben bersamaan, sedangkan atla hanya tersenyum tipis

☃☃☃

"Gue mau kesana" Ucap tiba-tiba jazy

"Uhuukk_uhuukk" Suara batuk mitha yang langsung di sodori minum jani

"Mau kemana lo? " Tanya Rani memastikan

"Minta pertanggung jawabanlah" Jawab jazy

"Emang lo hamil zy? " Tanya mitha polos setelah meminum airnya

Tanpa menunggu jawaban dari teman-teman ia langsung beranjak dari tempat duduknya

"Bego banget sih bukan hamil mitha cantik" Balas rani yang di buat sesabar mungkin

"Udah gk usah ribut susulin jazy" Relai sasa yang sudah berjalan duluan dengan jani

"Dadaaa mitha" Teriak rani berlari menyusul sasa dan jani

"Kebiasaan untung mitha sabar yaAllah punya temen kyak kadal semua" Gerutu mitha pelan seraya berjalan menghampiri sahabatnya

"Eheemm_" Penghuni meja yang tadi asik dengan makanan masing-masing telah mengalihkan perhatiannya pada kelima gadis yang tengah berdiri di samping meja mereka dan tentu kecuali atla dan sarkan

"Wiiihhh ada bidadari dari mana nih? " Tuh kan playboynya baben kumat lagi, pantesan di putusin rani

"Mimpi apa gue semalem sampek di datengin bidadari di siang bolong kayak gini" Sahut ojan dengan mengedipkan sebelah matanya

"Gue mau ngomong sama lo" Ucap jazy ya meskipun orang yang ia ajak bicara nampak tak peduli dan tetap fokus dengan makananya

"Hiiihhh Sumpah nyebelin ya lo, jadi pengen makan lo" Gerutu jazy dengan sewot

Arden yang paham maksud jazy menyenggol sedikit lengan atla "tuh di ajak ngomong tla" Bisiknya

Atla mendongakan kepalanya untuk menatap gadis yang dengan terang-terangan berani datangin fuerza

"Ngomong sama gue? " Tanya atla dengan menaikan sebelah alisnya

"Iya lah bege? " Sewot jazy

Semua pandangan mengalihkan ke sumber suara

"Wihhh brani ya nih cewe" Ucap ojan

"Iyilih bigi" Sahut arden dengan memaju-majukan bibirnya berniat menirukan ucapan jazy

"Hahahahahaha" Suara tawa semua siswa yang ada di kantin

Namun jazy tak terusik dengan tawa mereka ia tetap fokus pada satu orang

"Gue gak mau basa-basi sama lo gue cuma mau lo minta maaf sama gue" Ucap jazy dengan tenang

"He? Minta maaf? Gue kenal lo aja gak gimana gue punya salah sama lo bege" Jawabnya dengan menirukan jazy tadi

Kembali tawa di kantin meledak "hahahaha"

"Eh lo gak usah sok gak tau apa apa, lo kan yang nabrak gue tadi pagi" Jelas jazy dengan menunjuk atla dengan telunjuknya

"Gak usah nunjuk nunjuk" Jeda atla sebentar sebelum melanjutkan ucapannya

"mana gue tau, kalaupun itu iya lo harusnya bersyukur bisa gue tabrak" Lanjutnya dengan tampang tengil namun itu suatu anugrah buat para perempuan penghuni kantin

"Najis, gue gak mau lama lama bentar lagi juga bel cepet bilang maaf ke gue"

" Tla lo gk usah bertele tele apa susahnya sih tinggal minta maaf" Sahut jani yang mulai gregetan dengan atla

"Hooh bener tu"

Maaf ya part yang bagian ini banyak aku belum bisa buat yang pendek❤🙏

Kalau bosen bilang ya all😘

JAZIYA (On Going) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang