💕happy reading💕
☃
☃
☃
Hari ini tepat 2 minggu jaziya bersekolah di mandala, selama dua minggu hidup jazy biasa biasa saja tanpa ada gangguan, namun sepertinya sekarang kehidupan kembali tidak menginginkan jazy baik baik saja seperti yang sekarang kejadian di kantin
"Gue udah pernah bilangin ke lo ya jangan deketin atla, lo paham gak sih?" Ucap mona dengan menunjuk jazy, sementara jazy hanya memandang mona santai
"Dasar emang lo itu murahan bitch, suka ngrebut laki orang" Ucap teriak mona, jika sudah begini jangan salahkan jazy jika ia berbuat kasar pada mona, gak akan ada asap kalau gak ada api
Kemarin pas pulang sekolah jazy emang di hampiri atla dan ternyata itu semua tak luput dari perhatian mona
Flassh back on
Atla berjalan menghampiri gadis yang sedang menunggu jemputan di halte
"Ehem"
Jazy menoleh ke sumber suara "ngapain?
" Minta maaf"
"Buat apa? "
"Pasal gue nabrak lo waktu itu dan keributan yang di ciptain mona sama lo" Jelas atla dengan perlahan duduk di samping jazy
"Iya udah gue maafin"
"Bareng? "
"Ha?" Beo jazy pasalnya ia tak paham maksud atla
"Mau bareng?,gue anter"
"Gak usah gue udah di jemput itu udah sampai" Jazy berdiri dan sedikit tersenyum ke arah atla kemudian berjalan menuju mobilnya
Atla hanya memandang tubuh mungil jazy yang mulai menjauh dari hadapanya, dan menyunggingkan senyuman devilnya
Flassh back off
Jazy bergerak selangkah maju dan berbisik pada mona "sebenarnya julukan itu pantas buat lo dan mama lo, yang udah ngrebut seorang suami dan papa dari keluarga kecilnya yang bahagia" Kemudian jazy mundur kembali dan tersenyum smirk
Mona kembali diam rasanya sulit untuk berkata kata ia menatap jazy dan melayangkan tangannya
Plakkk
Bukan, bukan jazy yang terkana tamparan itu melainkan lelaki jangkung yang berada di hadapan jazy
"Atla aku gak ada maksud buat nampar kamu" Ucap mona gemeteran
Jazy yang berada di belakang atla sedikit kaget dengan kejadian ini kemudian tersenyum sinis ke arah mona
Atla memjamkan sebentar matanya sebelum berucap "bisa gak sekali lo gak cari masalah" Ucap atla dingin
"Gak gitu tla dia duluan yang mulai, dia deketin kamu, aku gak suka ada yang deket sama kamu, kamu cuma punya aku" Ucap mona berusaha menjelaskan
"Siapa bilang gue punya lo, asal lo tau ya udah banyak korban yang lo giniin gue tau bokap lo emang donatur disini, tapi gue yang punya skolah ini gue bisa keluarin lo kapan aja kalau gue mau" Ucap atla tetap datar
"Tla tapi dia udah ngehina mama aku, aku gak trima" Ucap mona dengan di buat sesedih mungkin
"Emang itu kenyataannya, lo pikir gue gak tau lo dari keluarga yang gimana" Jawab jazy yang masih terhalang oleh tubuh tegap dan tinggi milik atla
Semua murid mandala saling tatap tak paham apa yang mereka bicarakan
Kemudian jazy beralih menatap atla sedikit mendongak "dan lo, urusin fans fanatik lo ajarin jadi cewek yang bener jangan cuma bisanya jadi jalang, oh ya satu lagi pacarin aja biar gak semakin banyak korban yang dia bully" Jelas jazy kemudian berjalan meninggalkan kantin yang di susul ke empat temannya
Sementara atlaka hanya memandang tubuh mungil jazy. Ada rasa sedikit tidak ikhlas pada diri atlaka ketika jaziya mengucapkan perktaan itu. dan semua murid mandala di buat bingung dengan ucapan jazy
Gimana bosen sama ceritanya ya maaf ya soalnya ini cerita pertama aku❤
KAMU SEDANG MEMBACA
JAZIYA (On Going)
JugendliteraturBukan menceritakan tentang gadis lemah ataupun kuat, tapi menceritakan seorang gadis yang dapat rapuh dan kuat dengan bersamaan. Kisah seorang gadis yang akan tetap kuat meski di balik itu ada kata kata lelah setiap tindakannya. Keadaan yang mengaja...
